Uskup tolak distribusi kondom di sekolah

09/12/2016

Uskup tolak distribusi kondom di sekolah thumbnail

 

Uskup Filipina telah meminta pemerintah menghentikan penjualan kondom di super market dan toko-toko.

“Kami ingin pemerintah benar-benar melakukan yang terbaik untuk tidak menyediakan kondom,” kata Uskup Sorsogon Mgr Arturo Bastes.

Dia mengatakan kondom seharusnya tidak disediakan “di toko-toko” sehingga orang muda tidak akan akses ke sana.

Uskup Bastes mengatakan penyediaan alat kontrasepsi buatan tersebut untuk orang-orang muda hanya akan mendorong mereka terlibat dalam hubungan seks “pranikah dan kegiatan tidak bermoral lainnya.”

Uskup membuat pernyataan itu menyusul pengumuman Departemen Kesehatan yang akan mendistribusikan kondom ke sekolah-sekolah mulai tahun depan.

Menteri Kesehatan Paulyn Ubial mengatakan Departemen Kesehatan akan bekerja sama dengan Departemen Pendidikan menjalankan program tersebut guna memerangi penyebaran HIV di kalangan orang muda.

Menteri itu yakin bahwa pihaknya akan menyediakan konseling untuk sekolah, guru, dan siswa guna mendistribusikan kontrasepsi.

Namun, Konferensi Waligereja Filipina menyatakan keprihatinan atas rencana tersebut.

“Mendistribusikan kondom hanya akan mendorong aktivitas seksual di kalangan siswa,” kata Pastor Jerome Secillano, sekretaris eksekutif Komisi Urusan Publik Konferensi Waligereja Filipina.

Ketimbang mendistribusikan kondom, kata Pastor Secillano, lebih baik pemerintah fokus pada pendidikan masyarakat tentang bahaya HIV dan AIDS.

“Pemerintah harus mendidik orang tentang bahaya hubngan seks bebas ketimbang pengadaan dan pendistribusian kondom,” kata imam itu.

Pastor Conegundo Garganta, sekretaris eksekutif Komisi Pemuda Konferensi Waligereja Filipina, mengatakan Departemen Kesehatan mendistribusikan kondom karena merupakan satu-satunya program pemerintah.

Imam itu mengatakan Gereja harus terus  “mendidik dan membina umat” tentang martabat setiap orang dan mempromosikan pemahaman tentang “teologi tubuh.”

Namun, Uskup Bastes menyatakan bahwa rencana mendistribusikan kondom kepada orang-orang muda adalah “benar-benar tidak bermoral (dan) benar-benar tidak bertanggung jawab.”

Departemen Kesehatan mengatakan ada 3.112 kasus HIV/AIDS baru didokumentasikan pada Juli-Oktober tahun ini, maka sepnjang tahun 2016 mencapai  7.756 kasus.

Sekitar 62 persen paling sedikit kasus HIV baru tahun 2016 berada di antara orang-orang muda berusia antara 15 hingga 24 tahun, menurut data Departemen Kesehatan.

Sumber: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  2. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  3. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  4. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  5. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  6. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  7. Gereja dibakar, darurat militer diumumkan di Mindanao
  8. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  9. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  10. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  1. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  2. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  3. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  4. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  5. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  6. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  7. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  8. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  9. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  10. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
UCAN India Books Online