UCAN Indonesia Catholic Church News

Kardinal Tagle merayakan Misa Natal bersama napi

21/12/2016

Kardinal Tagle merayakan Misa Natal bersama napi thumbnail

Kardinal Luis Antonio Tagle berbincang dengan para napi di Manila selama kunjungan ke penjara tahun 2016.

 

Kardinal Luis Antonio Tagle, Uskup Agung Manila, mengatakan narkoba mendorong orang untuk “hidup berfoya-foya”, tetapi ia menambahkan bahwa membunuh juga tidak memberikan harapan kepada mereka yang melakukan kesalahan.

Dalam Misa pagi di penjara pada 17 Desember, Kardinal Tagle mendesak para napi tidak kehilangan harapan.

“Hidup harus berbagi bersama,” kata Kardinal Tagle kepada ratusan napi yang menghadiri hari kedua dari sembilan Misa pagi tradisional menjelang Natal.

“Hidup yang tidak berbagi akan mati,” kata Kardinal Tagle.

Kardinal Tagle menambahkan bahwa pembunuhan mencegah mereka untuk mulai hidup baru.

“Kesalahan harus menjadi kesempatan untuk memulai hidup baru dan kehidupan baru juga dapat menawarkan hidup kepada orang lain,” katanya.

Para pemimpin Gereja Katolik di Filipina secara vokal mengkritik kampanye pembunuhan terhadap pengguna dan bandar narkoba.

Rata-rata 30 orang tewas setiap hari selama 167 hari terakhir setelah Presiden Filipina Rodrigo Duterte memerintahkan “perang habis-habisan” terhadap narkoba.

Tidak ada pembenaran untuk pembunuhan

Pastor Edwin Gariguez, sekretaris eksekutif Caritas Filipina, mengatakan ia mendukung kampanye pemerintah melawan narkoba, namun cara yang digunakan “tidak bisa dibenarkan.”

“Pembunuhan para pengedar narkoba tanpa proses, bahkan dalam nama keadilan, secara moral tidak dapat diterima,” kata imam itu.

Pastor Gariguez membuat pernyataan selama protes menentang perang habis-habisan pemerintah terhadap narkoba di Keuskupan Agung Jaro, Filipina tengah.

Gereja-gereja di 97 paroki di Provinsi Iloilo memasang spanduk yang menyerukan menghormati kehidupan dan berhenti membunuh.

Monsignor Meliton Oso, direktur aksi sosial Keuskupan Agung Jaro mengatakan Gereja lokal sedang membentuk sebuah dewan yang akan mengawasi program rehabilitasi bagi para pecandu narkoba yang telah menyerahkan diri ke pihak berwenang.

“Kami melihat program rehabilitasi berbasis masyarakat berkoordinasi dengan satuan pemerintah daerah,” kata Monsignor Oso.

Berikan pendosa kesempatan

Kardinal Tagle mendesak umat Katolik untuk selalu memberikan kesempatan kepada orang-orang berdosa.

“Iman tidak pernah menyerah pada saat ini, bahkan dalam menghadapi situasi yang mengancam dan tidak pasti,” kata prelatus itu.

“Selalu ada harapan bagi orang miskin, harapan untuk orang-orang berdosa. Jangan menyerah pada mereka. Jangan menyerah pada hidup mereka. Setiap kehidupan memiliki harapan,” katanya.

Kardinal Tagle mengatakan seorang Kristen yang baik memberikan harapan kepada orang yang putus asa, mereka yang telah dilupakan oleh masyarakat, mereka yang ditinggalkan oleh orangtua mereka, para pecandu, orang miskin, dan penjahat.

“Harapan akan mata air abadi. Selalu ada kesempatan berubah menjadi lebih baik karena pusat kehidupan kita adalah Yesus,” kata kardinal.

“Saya tidak akan menyerah bahkan pada penjahat. Kami terus berharap untuk orang-orang terutama orang muda yang telah kecanduan kejahatan seperti narkoba,” katanya.

Misa pagi dengan tahanan adalah “hadiah ulang tahun” Kardinal Tagle untuk Paus Fransiskus, yang merayakan ulang tahunnya ke-80 pada 17 Desember.

Sumber: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pastor China Dipenjara Kasus Pencurian, Umat Mengatakan Dia Dijebak
  2. Diduga Karena Tekanan, Pemerintah Menutup Sebuah Misi Katolik di India
  3. Gempa Meksiko Menewaskan 11 Orang Saat Acara Pembaptisan
  4. Renungan Hari Minggu XXV Tahun A – 24 Sept 2017
  5. Partai Khunto Mundur, Timor-Leste Dipimpin Koalisi Minoritas
  6. Mgr Adrianus Sunarko Ditahbiskan Uskup Pangkalpinang Akhir Pekan Ini
  7. Paus Ingatkan Uskup Jepang agar Tidak Melupakan Martir
  8. Tidak Diperhatikan, Milisi Ancam Tutup Perbatasan RI-Timor Leste
  9. Uskup Hong Kong Beberkan Cara Menghadapi China
  10. Pastor Salesian Ini Mengisahkan Penangkapan dan Pembebasannya
  1. Terima kasih atas masukannya Romo. Salam hangat...
    Said cnindonewsletter on 2017-09-18 16:37:16
  2. Koreksi: Sejak Oktober 2016, Superior Generale CDD bukan lagi R.P. Jhon Cia, ...
    Said Yustinus CDD on 2017-09-18 11:19:22
  3. Suster, perkenalkan saya Dame. Saya berumur 25 tahun dan saya sudah baptis katol...
    Said Parningotanna Dameria Siahaan on 2017-09-15 14:17:52
  4. kalau ada pohon yang tumbang sebab angin kencang, maka jangan salahkan angin yan...
    Said mursyid hasan on 2017-09-13 00:02:54
  5. Salam Kenal Sahabat seiman, Nama sy Antonius, tinggal di Jakarta Indonesia. Sy...
    Said Antonius on 2017-09-10 21:25:14
  6. Selamat siang Romo Indra Sanjaya. Di Wahyu 13:1 kitab deuterokanonik ada salah t...
    Said agus eko on 2017-09-10 14:04:11
  7. Infonya sangat bermanfaat. Semoga umat Katolik makin mencintai kitab suci.......
    Said Deo Reiki on 2017-09-07 08:31:09
  8. Selamat siang, Jika boleh saya meminta nomer telp ibu Angelic Dolly Pudjowati...
    Said Cornellia on 2017-09-04 15:26:00
  9. sejarah masa lalu, yang masih belum jelas keputusan dari Pemerintah, dan belum j...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:16:52
  10. religius sendiri sangat erat kaitannya kepada seluruh kegiatan umat termasuk lin...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:04:35
UCAN India Books Online