25 Ormas dari Pemuda NKRI siap amankan perayaan Natal

22/12/2016

25 Ormas dari Pemuda NKRI siap amankan perayaan Natal thumbnail

Perwakilan dari berbagai ormas mengadakan foto bersama Uskup Agung Palembang Mgr Aloysius Sudarso SCJ (duduk, ketiga dari kiri di barisan kedua)

 

Perayaan Sukacita Natal semakin dekat, berbagai persiapan telah dilakukan khususnya persiapan keamanan di masing-masing gereja.

Pemuda NKRI yang terdiri dari 25 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) menyatakan siap untuk ikut serta bersama TNI dan POLRI menjaga keamanan.

Adapun ke-25 OKP yang hadir seperti Pemuda Katolik Komda Sumsel, PMKRI, Pemuda Ansor, Pemuda Muhamamdiyah, Pemuda Hindu (Pradah), Pemuda Patria (Buddha), Pemuda Ipti, PKC PMN Sumsel, Banser, IPPNU, IMM, PMKRI, GMKI, KMBP, Bumi, KMNDI, PC PMU Palembang, MPII, Sekber PMUBI, Bela Negara, HPP Muratara, Himapuri, Imam Sumsel dan beberapa pemuda lain.

“Sebelumnya kami mewakili Pemuda NKRI mengucapkan terimakasih karena telah disambut baik oleh Bapa Uskup di kediamannya ini. Kedatangan kami untuk bersilahturami dengan pemimpin umat Katolik di Sumbagsel dan kami siap untuk membantu menjaga keamanan perayaan Natal umat Kristiani dan khususnya Banser dan GP ANSOR siap mengerahkan anggota untuk hal tersebut, “ kata Mubarok, sekjen GP Ansor ketika membuka audiensi bersama Uskup Agung Palembang Mgr Aloysius Sudarso SCJ, (19/2/2016).

Seperti dilansir Tribunsulsel.com, kegiatan audiensi itu disambut baik oleh Uskup Agung Sudarso dan hirarki lainnya.

Dalam audiensi tersebut terlihat keakraban di antara pemuda NKRI yang terdiri dari berbagai agama,suku dan RAS bersama pemimpin umat Katolik di Sumbagsel.

Mgr Sudarso merasa senang dikunjungi oleh kaum muda yang ingin ambil bagian dalam perayaan Natal.

“Kalau saya tugasnya mengkoordinir umat di Keuskupan Agung Palembang yang terdiri dari Provinsi Sumbagsel, Bengkulu dan Jambi. Saya dibantu oleh para pastor untuk melayani umat di setiap wilayah,“ kata Mgr Sudarso.

Ia berharap agar pemuda yang ada agar melanjutkan semangat Sumpah Pemuda yang mencetuskan lahirnya Negara Indonesia.

Prelatus itu juga menjelaskan dengan perbedaan, hidup itu penuh warna dan manusia harus mencintai perbedaan yang Tuhan ciptakan.

“ Dengan perbedaan itu, saya sekali lagi mengucapkan terimakasih Pemuda NKRI untuk turut ambil bagian dalam perayaan Natal serta yang paling penting semakin mencintai perbedaan dan NKRI ini, dan melalui persatuan ini semakin memperat makna Kebhinekaan yang sedang bergema saat ini,” ujarnya.

Sedangkan DR Baryadi SE MM, ketua Forum Pembaruan Kebangsaan, mengucapkan, terimakasih karena telah disambut baik oleh pemimpin Katolik di Sumatera Selatan di kediamannya.

Pemuda NKRI yang terdiri dari 25 OKP siap menjaga keamanan Gereja bersama TNI dan POLRI.

“Pengamanannya ya bisa dimulai sejak tanggal 24 Desember hingga hari H-nya tanggal 25 Desember. Sehingga jangan sampai umat Kristiani tidak nyaman ataupun tidak khusuk dalam menjalankan ibadahnya,” kata Baryadi saat turut serta audiensi bersama Uskup Agung Palembang.

Ia menambahkan Forum Pemuda NKRI yang terdiri dari seluruh pemuda di Sumsel dan sepakat menjaga perayaan Natal dan Tahun Baru di Sumsel dalam keadaan aman dan nyaman.

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Begini cara Arab Saudi mendanai Islam radikal di Bangladesh
  2. Serangan Marawi menimbulkan penganiayaan karena agama
  3. Mengkhawatirkan, satu dari dua anak India alami pelecehan seksual
  4. Pastor di Sikka mendukung upaya pelestarian mata air
  5. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  6. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  7. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  8. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  9. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  10. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  1. Paham radikalisme sangat membahayakan bagi kaum minoritas dan tdk menutup kemung...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-30 01:41:03
  2. Bahasa kotor, makian, hujatan, ujaran rasa kebencian ras, golongan, agama, dsb b...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 22:07:09
  3. Toleransi seharusnya bisa dilakukan & diterima oleh semua umat beragama di s...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 21:02:37
  4. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  5. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  6. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  7. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  8. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  9. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  10. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
UCAN India Books Online