Nilai-nilai Natal untuk semua

23/12/2016

Nilai-nilai Natal untuk semua thumbnail

 

Anda tidak perlu menjadi seorang Kristen taat untuk percaya pada nilai-nilai Natal. Nilai-nilai tersebut adalah universal. Nilai-nilai itu menjunjung tinggi martabat manusia dan hak setiap manusia tanpa memandang agama, ras atau status.

Percaya atau tidak, Yesus dari Nazaret yang kelahirannya akan kita rayakan adalah seorang yang bijaksana dengan menjalankan prinsip-prinsip yang luar biasa dan ia membawa pesan harapan, damai, kasih, keadilan dan martabat manusia ke dunia. Orang-orang percaya bahwa dia adalah Putra Allah yang diagungkan.

Perayaan Natal adalah penguatan iman Kristen yang positip dalam nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang dia bawa ke dunia yang berlaku saat ini karena nilai-nilai itu ia telah berbicara kepada manusia.

Berbahagialah orang miskin karena mereka memiliki hak atas tanah, katanya. Berbahagialah orang yang tertindas karena mereka memiliki hak untuk keadilan dan kebebasan. Berbahagialah mereka yang tertindas dan diancam akan dibunuh karena mereka layak memperoleh kebebasan dan kehidupan serta masih banyak lagi.

Ia dipuji sebagai seorang Mesias, Juru Selamat dunia untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Dia adalah seorang anak yang ditakdirkan untuk menjadi nabi keadilan dan kebenaran, cinta dan pembela martabat manusia. Dia dituntun sebagai pengungsi dan migran keluar dari rumahnya karena ancaman kekerasan dan pembunuhan. Berpijak pada hal ini, semua pengungsi dan migran memiliki hak untuk disambut dengan adil dan bantuan.

Berbahagialah mereka yang mengalami seperti Keluarga Kudus ini pada hari kelahirannya. Anak ini lahir di antara hewan, keluarganya dikeluarkan dari penginapan dan kemudian hari ia ditolak dan diusir dari sinagoga di kota kelahirannya.

Dia adalah salah satu yang berbicara dan menentang penguasa masyarakat untuk berubah, menghormati orang miskin dan berbagi kekayaan dan sumber daya nasional untuk membuat masyarakat yang adil. Dia tak gentar oleh kritik dan tantangan, meskipun dihina dan difitnah, ia membawa misinya untuk perhatian nasional dan memikat dunia serta mengubahnya.

Anak dari Bethlehem itu mendirikan hak asasi semua. Dia adalah anak yang akan menempatkan anak-anak sebagai yang paling penting dalam kerajaan di mana hak dan martabat mereka  dijunjung dan dihormati. Tapi, mereka tidak dihormati oleh para politisi, para pemimpin, dan masyarakat, dan juga disalahgunakan, disiksa dan ditolak.

Dia adalah anak yang ditakdirkan untuk memanggil orang-orang berdosa untuk bertobat dan mengubah dunia. Dia menyampaikan pesan kepada kelompok orang yang datang untuk percaya, menghormati dan menjalani nilai-nilai tersebut dalam praktek sehari-hari. Jadi kita semua ditantang menerima dan hidup dengan setia dalam kehidupannya sendiri, dalam keluarga dan dalam masyarakat.

Nilai terbesar dari semua adalah kasih dari orang asing yang tidak diketahui, seperti yang ditunjukkan oleh orang Samaria yang baik, hormat, pengampunan, belas kasih, penyembuhan dan menyelamatkan sesama manusia. Melatih mereka dan membujuk masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai adalah misi serta memberi makna dan tujuan hidup kita.

Jika kita percaya pada nilai-nilai maka kita dipanggil untuk mengangkat orang miskin dari penderitaan dan kemiskinan, membawa kesetaraan sosial dan martabat serta hidup dalam damai dan mengakhiri perang. Setiap kita dapat menemukan cara membuat nilai nyata bagi mereka dan bagi orang di sekitar mereka. Masing-masing harus bertindak sesuai dengan kemampuan kita.

Tantangan Natal adalah hampir mustahil untuk dipenuhi di dunia komersial dan politik. Mereka berada di jalur tabrakan. Tidak ada kompromi dengan hak asasi manusia. Pembunuhan tersangka dan pembunuh bayaran adalah salah secara moral.

Kepentingan komersial dan berita palsu bahwa Natal bukan berpesta dan bersenang-senang mengurangi makna Natal, tapi Natal adalah warta sukacita. Tapi, kita bisa mengubah bahwa dalam kehidupan kita dengan mempraktekkan nilai-nilai yang kita imani.

Jadi apa gunanya Natal jika pesannya dan intinya, Yesus lahir di Betlehem, diabaikan? Pesan Yesus  ditolak dan diabaikan oleh orang-orang penting dalam korupsi, maksiat dan kejahatan. Bagi mereka, seruan untuk bertobat dan merangkul nilai-nilai dan prinsip-prinsip keadilan, cinta, kejujuran dan menghormati hak asasi manusia hanya lelucon menggelikan. Itu adalah pilihan mereka dan itu adalah akar dari kejahatan di dunia.

Kita bisa berlandaskan pada nilai-nilai tersebut dan harus melakukan semua yang kita bisa untuk tetap menghidupkan pesan itu, menegakan prinsip-prinsip dan hidup bersih, kejujuran dan kesetiaan, kebajikan dan nilai-nilai Natal.

Pastor Shay Cullen SSC, misionaris Irlandia, mendirikan Yayasan Preda di Olongapo City di Filipina tahun 1974 untuk mempromosikan HAM dan hak-hak anak, terutama korban pelecehan seksual.

Sumber: ucanews.com

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Dampak ‘Buruk’ Poligami Bagi Wanita Bangladesh
  2. Dua Kardinal Asia Protes atas Penahanan Politikus Muda Hong Kong
  3. OMK Harus Menumbuhkan Nilai-nilai Kemanusiaan
  4. Peresmian Pemerintah Baru Timor-Leste Tertunda
  5. Katolik dan Muslim di Purwokerto Bertekad Memerangi Hoax
  6. Prihatin dengan Kondisi Filipina, Kardinal Tagle Tawarkan Dialog Nasional
  7. Uskup Kirim Tim untuk Melindungi Warga dari Pembunuhan
  8. Pemerintah China Perintahkan Pemakaman Berbeda untuk Dua Uskup Ini
  9. Ketika Upaya Damai Dibayangi Ketakutan akan Perang Nuklir
  10. Uskup Militer Ajak Anggota TNI/POLRI Katolik Wujudkan Nilai-nilai Kristen
  1. Dengan hormat, Bisakah saya mendapatkan nomor telepon untuk menghubungi Ibu P...
    Said Djatu on 2017-08-21 15:55:06
  2. Lau kita selalu di teror sama roh jahat kita tidak perlu takut untuk melawan roh...
    Said Tuhan besertaku on 2017-08-19 22:15:11
  3. Di dalam alkitab tidak ada tertulis bahwa salib mempunyai kuasa..yang benar hany...
    Said Tuhan besertaku on 2017-08-19 22:00:45
  4. Saya ingin dapatkan versi Bahasa Indonesia buku panduan Legionis Maria( Legion o...
    Said Maria Ithaya Rasan on 2017-08-15 14:22:31
  5. Visitator Apostolik itu tugasnya adalah mengunjungi pihak-pihak yang dianggap me...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-14 11:40:48
  6. Ada asap PASTI karna ada api... Tontonlah film 'Spotlight' yg brdasarkn kisah n...
    Said RESI Kurniajaya on 2017-08-12 22:38:30
  7. Teman-teman saudara-saudariku yang ada di dan berasal dari Keuskupan Ruteng. Saa...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-12 15:12:04
  8. Berita menggembirakan, shg para imam tak memberi eks komunikasi bagi yang berce...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 20:10:43
  9. Permasalahan di Keuskupan Ruteng sampai mencuat seperti ini, tentu tidak main ma...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 16:19:26
  10. Keberadaan uskup bukan seperti presiden hingga kepala desa, yang dilakukan melal...
    Said aloysius on 2017-08-11 10:53:19
UCAN India Books Online