Tahun 2017, harus tegas atasi gangguan kebebasan beragama

05/01/2017

Tahun 2017, harus tegas atasi gangguan kebebasan beragama thumbnail

 

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai berharap pada 2017 pemerintah harus tegas terhadap setiap gangguan kebebasan beragama di Indonesia.

“Pemerintah harus tegas terhadap setiap gangguan kebebasan beragama. Salah satu wujud sikap tegas pemerintah adalah evaluasi ulang perda-perda yang mengekang kebebasan agama, memastikan adanya pendirian tempat beribadah, serta melestarikan silaturahmi antarumat beragama,” kata Natalius saat dihubungi satuharapan.com, di Jakarta,  Rabu (4/1), seperti dilansir Satuharapan.com.

Selain itu, kata Natalius, dalam konteks ketertiban masyarakat secara keseluruhan, secara khusus harus mengantisipasi bahaya instabilitas nasional dan penetrasi kelompok radikal.

“Namun, jika kita melibat ketertiban internal (internal order) justru kita hadapi problem serius, khususnya guncangan instabilitas nasional yang dipicu oleh adanya kelompok radikal, ekstremis, dan kelompok sipil yang eksklusif,” kata dia.

Menurut Natalius, penetrasi kelompok juga secara faktual telah membonsai kekuasaan negara. Pemerintah lebih cenderung lunak menghadapi kelompok sipil intoleran tersebut.

“Kita juga melihat beberapa wilayah pemerintah juga berkoalisi dengan kelompok intoleran ini untuk membuat dan menetapkan peraturan yang mengandung doktrin syariah sebagaimana terjadi di Aceh dan beberapa daerah. Demikian pula dalam skala nasional kita hadapi adanya diskriminasi secara serius berdasarkan atas rasa kebencian terhadap suku, agama, ras dan antargolongan. Adanya proses hukum terhadap dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) adalah perwujudan nyata bagaimana kelompok radikal (intoleran) telah mampu mempengaruhi sistem peradilan pidana (criminal justice system) di Indonesia, dengan membiarkan adanya proses hukum yang berbasis pada opini massa (trial by the mob). Maka kami sudah bisa menyatakan adanya proses hukum yang tidak jujur dan adil (unfair trial),” kata dia.

Untuk itu, kata Natalius, sikap pemerintah yang cenderung tidak tegas ini bertentangan dengan prinsip dan kewajiban utama pemerintah dalam perspektif hak asasi manusia, yaitu sebagai pemangku kewajiban untuk memastikan adanya perlindungan terhadap semua warga negara.

“Untuk tahun 2017, saya melihat problem intoleransi yang kita akan hadapi lebih serius dan kompleks jika sedari awal pemerintah tidak mampu mengeliminasi ancaman-ancaman laten atas kebinekaan bangsa, karena saat ini sel-sel intoleran atau radikal telah aktif bahkan diaktifkan kembali dan secara nasional telah bersatu dan mengkristal,” kata dia.

Foto: Tempo.co




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pro dan kontra seputar rencana pembangunan patung Yesus di Papua
  2. Vatikan desak pemerintah global melibatkan masyarakat adat dalam pembangunan
  3. Otoritas Cina menggerebek Misa komunitas bawah tanah
  4. Gereja Indonesia dan aktivis mencari cara melindungi anak dari pornografi
  5. Misionaris Filipina menjadi pemimpin Konferensi Yesuit Asia Pasifik
  6. Pemimpin Partai Kristen Pakistan tidak diijinkan berobat dalam tahanan
  7. Kardinal Bo minta tokoh agama Myanmar aktif berdialog
  8. Survei: Umat Katolik di Hong Kong tidak paham tugas diakon
  9. Kehadiran umat di gereja Filipina cendrung menurun
  10. Orang Kristen menjadi kelompok teraniaya paling banyak di dunia
  1. Kira kira Yesus akan bilang apa?...
    Said Jenny Marisa on 2017-04-28 20:01:14
  2. Riset Wahid Foundation dan Kemenag Mei 2016 dan riset terpisah oleh Forum Keruku...
    Said fred on 2017-04-27 09:10:22
  3. Setuju Grace. Patut disayangkan dana sebesar itu "hanya" untuk membangun sesuatu...
    Said fred on 2017-04-27 08:34:15
  4. Admin, nggak salah tu orang kristen paling teraniaya. orang islam kali yg paling...
    Said Yesi on 2017-04-27 08:15:21
  5. Secara pribadi....sebaiknya bagi calon pemimpin jangan didukung oleh ormas agama...
    Said Ansel on 2017-04-26 14:41:04
  6. Terlalu bombastis dananya, lebih baik untuk kesejahteraan rakyat. Bisa jadi mala...
    Said Setyo on 2017-04-26 11:54:30
  7. Menurut saya, idenya sih boleh boleh saja tapi agak berlebihan. Duit sebanyak i...
    Said Grace on 2017-04-25 15:08:34
  8. Wajar saja kalau timbul kekhawatiran di kalangan minoritas karena kelompok radik...
    Said Aan Monterado on 2017-04-21 12:14:35
  9. Salut tuk kerja keras tim, tapi kritik utk peran pastor/suster, tetep aja yg kat...
    Said andreas jacob on 2017-04-17 14:16:16
  10. Menurut saya jika kita melihat dengan kondisi bangsa saat ini lebih bagus waktu ...
    Said Nick on 2017-04-15 10:04:04
UCAN India Books Online