UCAN Indonesia Catholic Church News

Akstivis HAM mencari keadilan untuk pembunuhan imam Tamil

09/01/2017

Akstivis HAM mencari keadilan untuk pembunuhan imam Tamil thumbnail

Seorang ibu Tamil menyerukan pemerintah Sri Lanka menginvestigasi orang hilang dan mengungkapkan kebenaran tentang apa yang terjadi bagi orang tercinta selama perang saudara.

 

Para aktivis hak asasi manusia (HAM) Sri Lanka telah mendesak pemerintah memperbaharui penyelidikan pembunuhan seorang imam Katolik dan para aktivis oleh militer tahun 1985.

Pastor Mary Bastian, seorang etnis Tamil, ditembak dan dibunuh di Gereja St. Anna di Vankalai selama tahap awal perang saudara selama tiga dekade.

Pastor Bastian adalah seorang pembela hak-hak etnis Tamil yang vokal yang menjadi sasaran penindasan militer setelah pemberontak Tamil mulai memerangi pemerintah Sinhala untuk sebuah negara terpisah.

Tiga hari setelah pembunuhan imam itu, para pejabat pemerintah mengumumkan mereka tidak bisa menemukan jenazahnya, tapi mengatakan mereka menemukan amunisi di gereja dan para pemberontak telah menggunakan gedung gereja sebagai basis.

Saksi mata setempat telah menentang klaim pemerintah terkait berbagai peristiwa dan mengatakan bahwa pasukan pemerintah mengepung gereja itu pada malam 5 Januari 1985 dan sengaja membunuh imam itu.

Seorang wanita Tamil lansia memberi kesaksian kepada polisi mengatakan dia telah melihat militer membawa jenazah Pastor Bastian, masih berjubah, sementara ia bersembunyi bersama orang lain di dalam gereja itu.

Ruki Fernando, seorang aktivis HAM, mengatakan Pastor Bastian dibunuh karena menentang pelanggaran HAM dan ketidakadilan.

“Belum ada akuntabilitas atau keadilan,” kata Fernando, anggota dari Komisi Keadilan, Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan Konferensi Superior Religius Sri Lanka.

“Ketika Sri Lanka meluncurkan Komisi Kebenaran dan Orang Hilang dan Mekanisme Pengadilan Khusus tahun ini, sangat penting bahwa para pemimpin Gereja dan umat Katolik mendorong kebenaran dan keadilan bagi imam ini serta semua warga Sri Lanka lainnya yang telah tewas, hilang dan haknya telah dilanggar,” kata Fernando.

“Dia termasuk sejumlah imam Katolik lainnya yang tewas atau hilang di Sri Lanka untuk pelayanan kemanusiaan dan aktivisme hak asasi manusia,” katanya.

Tahun 1982 Pastor Bastian menulis kepada Konferensi Waligereja Sri Lanka tentang pengalamannya bersama penduduk Tamil yang menderita. Dia meminta Gereja mengambil tindakan dan tidak membatasi diri pada pelayanan pemakaman untuk orang mati.

Dalam pelayanan publik Pastor Bastian dikenal baik pihak berwenang. Dia adalah anggota Komisi Presiden terkait pembantaian warga sipil Tamil di kota Mannar dan warga dipukuli oleh tentara pemerintah di Murunkan pada Desember 1984.

Sebastian Pillai, seorang guru dari Keuskupan Mannar, mengatakan bahwa setelah 32 tahun, pemerintah berturut-turut telah gagal mengungkapkan kebenaran tentang apa yang terjadi dengan imam ini.

“Kami mengenang dia setiap tahun dan bahkan tanpa jenazah dan makam,” kata Pillai.

“Kebenaran belum terungkap dan belum ada pembicaraan pemerintah terkait rekonsiliasi,” kata Pillai.

Sumber: ucanews.com

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pastor China Dipenjara Kasus Pencurian, Umat Mengatakan Dia Dijebak
  2. Diduga Karena Tekanan, Pemerintah Menutup Sebuah Misi Katolik di India
  3. Gempa Meksiko Menewaskan 11 Orang Saat Acara Pembaptisan
  4. Renungan Hari Minggu XXV Tahun A – 24 Sept 2017
  5. Partai Khunto Mundur, Timor-Leste Dipimpin Koalisi Minoritas
  6. Mgr Adrianus Sunarko Ditahbiskan Uskup Pangkalpinang Akhir Pekan Ini
  7. Paus Ingatkan Uskup Jepang agar Tidak Melupakan Martir
  8. Tidak Diperhatikan, Milisi Ancam Tutup Perbatasan RI-Timor Leste
  9. Uskup Hong Kong Beberkan Cara Menghadapi China
  10. Pastor Salesian Ini Mengisahkan Penangkapan dan Pembebasannya
  1. Terima kasih atas masukannya Romo. Salam hangat...
    Said cnindonewsletter on 2017-09-18 16:37:16
  2. Koreksi: Sejak Oktober 2016, Superior Generale CDD bukan lagi R.P. Jhon Cia, ...
    Said Yustinus CDD on 2017-09-18 11:19:22
  3. Suster, perkenalkan saya Dame. Saya berumur 25 tahun dan saya sudah baptis katol...
    Said Parningotanna Dameria Siahaan on 2017-09-15 14:17:52
  4. kalau ada pohon yang tumbang sebab angin kencang, maka jangan salahkan angin yan...
    Said mursyid hasan on 2017-09-13 00:02:54
  5. Salam Kenal Sahabat seiman, Nama sy Antonius, tinggal di Jakarta Indonesia. Sy...
    Said Antonius on 2017-09-10 21:25:14
  6. Selamat siang Romo Indra Sanjaya. Di Wahyu 13:1 kitab deuterokanonik ada salah t...
    Said agus eko on 2017-09-10 14:04:11
  7. Infonya sangat bermanfaat. Semoga umat Katolik makin mencintai kitab suci.......
    Said Deo Reiki on 2017-09-07 08:31:09
  8. Selamat siang, Jika boleh saya meminta nomer telp ibu Angelic Dolly Pudjowati...
    Said Cornellia on 2017-09-04 15:26:00
  9. sejarah masa lalu, yang masih belum jelas keputusan dari Pemerintah, dan belum j...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:16:52
  10. religius sendiri sangat erat kaitannya kepada seluruh kegiatan umat termasuk lin...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:04:35
UCAN India Books Online