UCAN Indonesia Catholic Church News
LA CIVILTÀ CATTOLICA

Dekatkanlah Kepalaku dengan Hatiku!

09/01/2017

Dekatkanlah Kepalaku dengan Hatiku! thumbnail

 

Kisah pembaptisan Yesus oleh Yohanes menarik disimak. Mulanya Yohanes merasa enggan. Namun, alasan Yesus bahwa mereka hanya menggenapi kehendak Bapa, membuat Yohanes merasa yakin dengan tindakannya. Dan serentak setelah pembaptisan, Penulis Injil Matius mencatat: ”Pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan” (Mat. 3:16:17). Tindakan Yesus diperkenan Bapa.

Tampak jelas ada kaitan erat antara menggenapi seluruh kehendak Allah dengan pernyataan Bapa. Dengan kata lain, Bapa berkenan kepada setiap orang yang menggenapi seluruh kehendak-Nya.

Pada titik itulah, sebenarnya Yesus telah menggenapi nubuat Yesaya dalam diri-Nya! Yesaya bernubuat: ”Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa” (Yes. 42:1). Tentu, hukum yang dimaksud di sini adalah hukum Allah—kehendak Allah.

Menarik disimak, dalam menjalankan hukum Allah tersebut, hamba Tuhan itu tak akan berteriak atau berseru dengan nyaring, suaranya tak akan terdengar di jalan. Buluh yang terkulai tak akan dipatahkannya, pelita yang kelap-kelip tak akan dipadamkannya. Dengan setia ia akan menyatakan kebenaran, tanpa bimbang atau putus asa, sampai keadilan ditegakkan di bumi (lih. Yes. 42:2-4, BIMK).

Kerendahan hati merupakan gaya hidupnya. Dia tidak merasa perlu berteriak mengabarkan kebenaran. Kebanyakan orang jika merasa diri benar akan berteriak lebih keras ketimbang orang lain. Sekali lagi, karena merasa diri benar.

Nah, ketimbang berteriak, Petrus bersaksi, Yesus yang menggenapi itu dengan ”berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis….” (Kis. 10:38). Perbuatan lebih dari sejuta kata.

Tak hanya itu, Yesus juga sabar terhadap kelemahan orang lain. Bicara soal kelemahan orang, Petrus merupakan sosok yang sungguh merasakan kesabaran hati Sang Guru. Meski pernah disangkal, Yesus tetap menerima Petrus apa adanya. Dan kesabaran berkait erat dengan kerendahan hati.

Berkait kerendahan hati, Paus Yohanes XXIII, mengajarkan doa yang sungguh baik: ”Yesus, hikmat kebijaksaan yang hidup, dekatkanlah kepalaku dengan hatiku!”

Secara harfiah, itu berarti sikap tubuh menunduk, bak padi yang makin berisi makin merunduk. Dan di hadapan Tuhan, tak ada yang bisa dilakukan setiap makhluk kecuali merunduk tanpa syarat. Bagaimanapun, Dialah Sang Pencipta.

Sejatinya, ketika Yesus bersikukuh untuk dibaptis Yohanes, itu juga memperlihatkan kerendahan hatinya. Bayangkan ketika dia menerima baptis berarti Yesus menundukkan kepala-Nya, bahkan tubuh-Nya di hadapan Yohanes. Membungkuk memperlihatkan kerendahan hati yang sebenarnya.

Dan kita hanya bisa membungkuk kepada Allah yang tidak kelihatan jika kita sanggup tunduk kepada manusia yang kelihatan. Karena itulah Daud bermadah: ”Berilah kepada Tuhan kemuliaan nama-Nya, sujudlah kepada Tuhan dengan berhiaskan kekudusan” (Mzm. 29:1-2).

Itulah yang diperkenan Allah!

Tulisan ini telah dimuat di Satuharapan.com.

Email: ymindrasmoro@yahoo.com




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Suster yang dibunuh di India ini akan segera dibeatifikasi
  2. Paus minta calon penerima Krisma agar tidak lakukan ‘bully’
  3. Militer Myanmar hadang bantuan untuk pengungsi
  4. Gereja di NTT dapat nilai merah untuk keterlibatan sosial
  5. Etnis Rakhine tolak status kewarganegaraan Rohingya
  6. Calon terkuat pemimpin Hong Kong ini bicara soal iman Katolik
  7. Vietnam tangkap dua blogger karena melawan pemerintah
  8. Hati yang beku akan membuatmu berpaling dari Tuhan
  9. Pelaku pedofilia berkeliaran di Indonesia, keluarga Katolik cemas
  10. Tokoh Katolik ini calon presiden terkuat Korea Selatan
  1. kesejahteraan fisik, material, harus diperhatikan oleh permerintah. Upaya gereja...
    Said Jenny Marisa on 2017-03-27 10:50:35
  2. Retreat is really helpful and crucial since by having special chance in silence ...
    Said Alot Andreas on 2017-03-26 15:18:10
  3. industri malah sering bikin susah.. di Indonesia saat ini petani menolak dibangu...
    Said Jenny Marisa on 2017-03-23 11:34:22
  4. alam yang subur, tanah pertanian, perkebunan sayang kalau digunakan untuk indust...
    Said Jenny Marisa on 2017-03-23 08:57:04
  5. Tetap maju terus perjuangan hidup di planet ini penjara besar sudah terlepas mak...
    Said NIKODEMUS KOWIP on 2017-03-21 15:38:37
  6. Agak kecewa sih sebenarnya, tapi ya sudahlah apa boleh buat.tetep semangat aja b...
    Said Noendi on 2017-03-21 15:06:40
  7. memang dilema misa perkawinan dengan lagu2 berirama pop. di madah bakti dan puji...
    Said billy suandito on 2017-03-21 11:27:37
  8. profisiat untuk keuskupan agung semarang, yang telah mendapat Uskup Baru....
    Said rony on 2017-03-21 09:49:12
  9. KHususnya pekerja di Indonesia, bahwa Perusahaan adalah segalanya, pemerintah pu...
    Said anterajaya on 2017-03-17 08:49:31
  10. Salam...
    Said Victor WP on 2017-03-15 20:36:20
UCAN India Books Online