Komnas HAM: Pelayanan publik jangan dicampur aduk agama

09/01/2017

Komnas HAM: Pelayanan publik jangan dicampur aduk agama thumbnail

 

Koordinator Desk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB) Komnas HAM, Jayadi Damanik, dalam Bincang Perdamaian di Balai Kartini, Jakarta, belum lama ini, meminta kepada segenap pejabat pemerintahan untuk tak mencampur adukkan urusan agama dengan pelayanan publik yang harus dilaksanakan.

“Ketika pejabat melakukan pelayanan publik jangan membawa dan mencampur adukkan dengan agama,” ujar Jayadi, seperti dilansir Satuharapa.com.

Selain itu, ia turut menyayangkan adanya ketidakadilan yang masih terjadi, terutama di ranah hukum. “Hukum tajam ke minoritas, tumpul ke mayoritas,” katanya.

Ia menambahkan, Komnas HAM di awal tahun 2017 ini mempunyai temuan bahwa perilaku intoleransi lebih tumbuh subur di perkotaan daripada di pedesaan. Namun, sebaliknya, dari sisi moderasi, justru di perkotaan lebih mudah dilakukan ketimbang di pedesaan.

“Merespons fakta ini, komunikasi dengan aparat pemerintah dan kepolisian daerah sangat penting,” kata dia.

Dalam Bincang Perdamaian yang diadakan oleh Wahid Foundation itu, Jayadi belum dapat mengungkapkan data pelanggaran hak atas KBB versi desk KBB Komnas HAM tahun 2016.

“Saya memohon maaf bahwa data pelanggaran hak atas KBB versi Desk KBB Komnas HAM tahun 2016 belum dapat disampaikan pada kesempatan ini, sebab data kuantitatifnya secara resmi masih akan disampaikan ke publik pada tanggal 10 Januari 2017 yang akan datang,” katanya.

Namun demikian, ia dapat dikemukakan beberapa hal untuk memberi gambaran umum dari kutipan data tahun 2014 dan 2015.

“Jumlah pengaduan pelanggaran hak atas KBB pada tahun 2015 sebanyak 87 pengaduan; jumlah ini meningkat dari jumlah pengaduan pada 2014, yaitu sebanyak 74 pengaduan. Bagaimana dengan data pada tahun 2016? Tanpa menyebut data kuantitatifnya, dapat dipastikan bahwa jumlah pengaduan pada 2016 lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Selain lebih banyak, pelanggarannya juga lebih massif, sebagaimana yang telah kita saksikan selama tahun 2016 lalu,” ujar dia.

Adapun bentuk-bentuk pelanggaran hak atas KBB pada tahun 2015 itu meliputi melarang, menghalangi, dan merusak rumah ibadah; melarang, menghalangi, mengganggu aktivitas keagamaan; diskriminasi atas dasar agama/keyakinan; intiminasi; pemaksaan keyakinan; pembiaran; kekerasan fisik; melarang, menutup lembaga keagamaan; melarang ekspresi keagamaan; dan kriminalisasi sewenang-wenang.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pro dan kontra seputar rencana pembangunan patung Yesus di Papua
  2. Vatikan desak pemerintah global melibatkan masyarakat adat dalam pembangunan
  3. Otoritas Cina menggerebek Misa komunitas bawah tanah
  4. Gereja Indonesia dan aktivis mencari cara melindungi anak dari pornografi
  5. Misionaris Filipina menjadi pemimpin Konferensi Yesuit Asia Pasifik
  6. Pemimpin Partai Kristen Pakistan tidak diijinkan berobat dalam tahanan
  7. Kardinal Bo minta tokoh agama Myanmar aktif berdialog
  8. Survei: Umat Katolik di Hong Kong tidak paham tugas diakon
  9. Kehadiran umat di gereja Filipina cendrung menurun
  10. Orang Kristen menjadi kelompok teraniaya paling banyak di dunia
  1. Kira kira Yesus akan bilang apa?...
    Said Jenny Marisa on 2017-04-28 20:01:14
  2. Riset Wahid Foundation dan Kemenag Mei 2016 dan riset terpisah oleh Forum Keruku...
    Said fred on 2017-04-27 09:10:22
  3. Setuju Grace. Patut disayangkan dana sebesar itu "hanya" untuk membangun sesuatu...
    Said fred on 2017-04-27 08:34:15
  4. Admin, nggak salah tu orang kristen paling teraniaya. orang islam kali yg paling...
    Said Yesi on 2017-04-27 08:15:21
  5. Secara pribadi....sebaiknya bagi calon pemimpin jangan didukung oleh ormas agama...
    Said Ansel on 2017-04-26 14:41:04
  6. Terlalu bombastis dananya, lebih baik untuk kesejahteraan rakyat. Bisa jadi mala...
    Said Setyo on 2017-04-26 11:54:30
  7. Menurut saya, idenya sih boleh boleh saja tapi agak berlebihan. Duit sebanyak i...
    Said Grace on 2017-04-25 15:08:34
  8. Wajar saja kalau timbul kekhawatiran di kalangan minoritas karena kelompok radik...
    Said Aan Monterado on 2017-04-21 12:14:35
  9. Salut tuk kerja keras tim, tapi kritik utk peran pastor/suster, tetep aja yg kat...
    Said andreas jacob on 2017-04-17 14:16:16
  10. Menurut saya jika kita melihat dengan kondisi bangsa saat ini lebih bagus waktu ...
    Said Nick on 2017-04-15 10:04:04
UCAN India Books Online