Keuskupan Agung Manila bangun pusat rehabilitasi pecandu narkoba

10/01/2017

Keuskupan Agung Manila bangun pusat rehabilitasi pecandu narkoba thumbnail

Kardinal Luis Antonio Tagle, Uskup Agung Manila dan Pastor Hans Stapel (kiri), pendiri Fazenda da Esperanca, menandatangani kesepakatan untuk membangun pusat rehabilitasi untuk para pecandu narkoba pada 8 Januari.

 

Keuskupan Agung Manila akan membangun sebuah pusat rehabilitasi untuk para pecandu narkoba di tengah perang Presiden Filipina Rodrigo Duterte terhadap para bandar dan pecandu narkoba di mana lebih dari 6.000 orang telah tewas.

Langkah ini bertujuan untuk membantu para pecandu menghindari kematian dari regu tembak yang telah membunuh para pecandu dan bandar narkoba dalam kampanye Duterte.

“Kami ingin menunjukkan kepada orang-orang tersebut bahwa ada harapan,” kata Pastor Anton Pascual, kepala pelayanan sosial keuskupan agung itu.

Imam itu mengatakan Gereja akan menawarkan mereka yang telah mengalami kecanduan narkoba dengan “kehidupan baru. Sebuah rumah akan menerima mereka, terlepas dari masa lalu mereka.”

Pastor Pascual mengatakan keuskupan agung itu membeli tanah seluas 20 hektar di luar Manila untuk mendirikan “pusat rehabilitasi narkoba” tersebut.

Fazenda da Esperanca, atau Kehangatan Harapan, sebuah komunitas terapi yang dimulai di Brasil tahun 1983, akan mengelola fasilitas tersebut.

Pastor Hans Stapel, pendiri Fazenda, mengatakan organisasinya menunjukkan “cara hidup yang berbeda dan mengatasi masalah tentang berbagai kecanduan dari individu yang berbeda.”

Dia mengatakan pusat rehabilitasi narkoba itu akan dikelola berdasarkan prinsip-prinsip “spiritualitas, kehidupan komunitas, dan bekerja.”

Pastor Pascual mengatakan fasilitas yang akan dibangun oleh keuskupan agung itu akan menampung 100 “pecandu narkoba” dengan program berkualitas termasuk peternakan.

Dia mengatakan peternakan adalah “salah satu dari banyak program” Gereja di Filipina yang dibuat untuk membantu para pecandu agar mereka tidak menjadi korban dari kampenye pemerintah tersebut.

Sebuah fasilitas serupa didirikan di Provinsi Masbate tahun 2003 dan telah menyembuhkan sekitar 300 pecandu narkoba.

Dalam homilinya selama Misa untuk para pecandu narkoba pada 8 Januari, Kardinal Luis Antonio Tagle, Uskup Agung Manila mengatakan Gereja harus merangkul orang “bersalah dan orang-orang yang mencari harapan dan kehidupan baru”.

“Tidak ada orang yang akan dibuang oleh Yesus. Setiap orang dipersilahkan mengikuti cahaya dan harapan,” kata uskup agung itu selama Misa Hari Raya Penampakan Tuhan.

Sekitar 6.000 pengguna dan bandar narkoba telah tewas dalam enam bulan terakhir setelah Duterte melakukan kampanye  “perang habis-habisan” melawan narkoba.

Sumber: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  2. Menciptakan peradaban cinta di Keuskupan Agung Semarang
  3. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  4. Umat ​​Katolik Laos siap mengikuti AYD di Yogyakarta
  5. Tidak ada perdamaian di Kashmir, bahkan selama Ramadan
  6. Kardinal Quevedo mengaitkan konflik dengan kemiskinan
  7. HRW tuduh polisi Filipina memalsukan data ‘pembunuhan perang narkoba’
  8. Gereja dan LSM di NTT membantu orang dengan HIV
  9. Uskup Macau bertemu dengan uskup China yang tidak diakui Vatikan
  10. Biarawati China mogok makan menuntut kompensasi setelah tarekat dibubarkan
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online