Kekerasan seksual di India meningkatkan ketakutan keselamatan perempuan

12/01/2017

Kekerasan seksual di India meningkatkan ketakutan keselamatan perempuan thumbnail

Sekelompok orang di India menggelar demonstrasi memprotes pembebasan pelaku perkosaan mahasiswi di dalam bus di New Delhi.

 

Dua kasus kekerasan seksual terhadap perempuan di kota-kota besar di India telah menimbulkan kekhawatiran keamanan di kalangan perempuan, dan memicu kemarahan terhadap para pelaku.

Pada 1 Januari, seorang gadis diserang oleh sekelompok pria di Bangaluru, Negara Bagian Karnataka.

Rekaman CCTV menunjukkan gadis itu berusaha membebaskan dirinya dan meninju seorang penyerang.

Pada 5 Januari polisi menangkap enam orang terkait serangan itu.

Insiden itu menyusul serangan pada malam perayaan Tahun Baru di New Delhi, ibukota negara itu. Serangan itu tergolong sangat berani karena kota itu telah mengerahkan 1.500 polisi untuk menjaga keamanan acara tersebut.

Rekaman CCTV yang ditayangkan pada 5 Januari menunjukkan seorang gadis dianiaya oleh sekelompok pria mabuk. Para pria juga menyerang polisi yang berusaha melindungi gadis itu.

Hingga 9 Januari tidak ada pelaku yang ditangkap terkait insiden tersebut.

“Ada izin tertulis yang diberikan kepada anak laki-laki di India, di mana apa pun yang mereka lakukan dapat diterima dan moralitas hanya berlaku untuk perempuan,” kata Suster Mary Scaria, seorang pengacara yang berbasis di Delhi, kepada ucanews.com.

Insiden ini menunjukkan masyarakat, lembaga peradilan dan anggota parlemen telah gagal melindungi perempuan di India, kata suster dari Kongregasi Suster-suster Cinta Kasih Yesus dan Maria.

Insiden ini menimbulkan pertanyaan tentang keamanan perempuan di negara itu setelah undang-undangĀ  disahkan menyusul kasus pemerkosaan tahun 2012 di New Delhi, di mana enam pria secara brutal menyerang seorang mahasiswi kedokteran berusia 23 tahun di dalam sebuah bus. Wanita itu meninggal dua minggu setelah serangan itu karena mengalami luka-luka.

“Tidak ada pelajaran yang telah dipelajari dari insiden tahun 2012 tersebut. Kasus Bangaluru bisa berubah menjadi perkosaan,” kata Jyotsna Chatterjee, direktur Program Mitra Perempuan, kepada ucanews.com.

Dia mengatakan pola pikir orang-orang di masyarakat patriarkal belum berubah dan masyarakat tidak peduli tentang apa yang terjadi.

“Ada kebutuhan untuk memberdayakan laki-laki bersama dengan perempuan karena ini adalah masalah yang menyangkut masyarakat kita. Kita harus memastikan bahwa anak-anak kita berupaya belajar dan memahami kedudukan konstitusional pria dan wanita. Masyarakat harus dilatih untuk menanggapi,” tambahnya.

Mengungkapkan kecemasan atas insiden itu, Uskup Theodore Mascarenhas, sekjen Konferensi Waligereja India, mengatakan kepada ucanews.com bahwa cara pria India berpikir tentang perempuan harus diubah.

“Sebuah norma sosial telah dibuat di mana perempuan tidak mendapatkan rasa hormat dan martabat yang layak. Ini harus diubah,” katanya.

Sumber: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pro dan kontra seputar rencana pembangunan patung Yesus di Papua
  2. Vatikan desak pemerintah global melibatkan masyarakat adat dalam pembangunan
  3. Otoritas Cina menggerebek Misa komunitas bawah tanah
  4. Gereja Indonesia dan aktivis mencari cara melindungi anak dari pornografi
  5. Misionaris Filipina menjadi pemimpin Konferensi Yesuit Asia Pasifik
  6. Pemimpin Partai Kristen Pakistan tidak diijinkan berobat dalam tahanan
  7. Kardinal Bo minta tokoh agama Myanmar aktif berdialog
  8. Survei: Umat Katolik di Hong Kong tidak paham tugas diakon
  9. Kehadiran umat di gereja Filipina cendrung menurun
  10. Orang Kristen menjadi kelompok teraniaya paling banyak di dunia
  1. Kira kira Yesus akan bilang apa?...
    Said Jenny Marisa on 2017-04-28 20:01:14
  2. Riset Wahid Foundation dan Kemenag Mei 2016 dan riset terpisah oleh Forum Keruku...
    Said fred on 2017-04-27 09:10:22
  3. Setuju Grace. Patut disayangkan dana sebesar itu "hanya" untuk membangun sesuatu...
    Said fred on 2017-04-27 08:34:15
  4. Admin, nggak salah tu orang kristen paling teraniaya. orang islam kali yg paling...
    Said Yesi on 2017-04-27 08:15:21
  5. Secara pribadi....sebaiknya bagi calon pemimpin jangan didukung oleh ormas agama...
    Said Ansel on 2017-04-26 14:41:04
  6. Terlalu bombastis dananya, lebih baik untuk kesejahteraan rakyat. Bisa jadi mala...
    Said Setyo on 2017-04-26 11:54:30
  7. Menurut saya, idenya sih boleh boleh saja tapi agak berlebihan. Duit sebanyak i...
    Said Grace on 2017-04-25 15:08:34
  8. Wajar saja kalau timbul kekhawatiran di kalangan minoritas karena kelompok radik...
    Said Aan Monterado on 2017-04-21 12:14:35
  9. Salut tuk kerja keras tim, tapi kritik utk peran pastor/suster, tetep aja yg kat...
    Said andreas jacob on 2017-04-17 14:16:16
  10. Menurut saya jika kita melihat dengan kondisi bangsa saat ini lebih bagus waktu ...
    Said Nick on 2017-04-15 10:04:04
UCAN India Books Online