Tiongkok segera terbit peraturan baru terkait agama

18/01/2017

Tiongkok segera terbit peraturan baru terkait agama thumbnail

Kongres Nasional IX dari Perwakilan Katolik diadakan pada 27-29 Desember 2016.

 

Seorang pejabat top Tiongkok telah mengungkapkan bahwa peraturan baru terkait urusan agama yang diubah akan dirilis dalam waktu dekat dan Administrasi Negara Urusan Agama (SARA) berencana fokus pada penegakan hukum.

Pertemuan nasional untuk para kepala departemen agama di seluruh Tiongkok diadakan di Beijing pada 9-10 Januari, di mana ketua SARA Wang Zuoan menyampaikan pernyataan bahwa pihaknya sedang menyusun rencana untuk tahun depan.

Menurut Wenweipo, harian pro Beijing berbasis di Hong Kong, Wang melaporkan bahwa peraturan baru tentang Urusan Agama yang diubah tersebut akan dirilis setelah menerima persetujuan dari pertemuan para eksekutif Dewan Negara yang akan diselenggarakan pada tanggal yang belum diumumkan.

“Perubahan tersebut difokuskan pada penyelesaian masalah yang berkaitan dengan keamanan nasional dan persyaratan tegas pada sektor agama,” kata Wang.

Amandemen itu, setelah konsultasi publik satu bulan yang berakhir 7 Oktober, merupakan bagian dari strategi Presiden Xi Jinping tentang pengelolaan agama diserahkan pada Konferensi Nasional Kerja Keagamaan pada April 2016.

Para pengamat percaya bahwa perubahan ini untuk memperkuat kendali Partai Komunis atas agama, dan setiap potensiĀ  “gangguan sosial.”

Dalam pertemuan SARA, Wang juga menekankan kerja biro itu tahun 2017 akan menerapkan semangat Konferensi Nasional Pekerjaan Agama, memperkuat supremasi hukum dan menegaskan sinisisasi, yaitu, membuat agama asing menjadi lebih Tiongkok.

Pekerjaan agama “harus (terlibat dengan) politik, harus secara politik berpikiran jernih, harus ketat dalam disiplin dan harus berani bertanggung jawab,” kata Wang.

Dalam laporan setiap tahun, untuk tahun 2016, SARA menyatakan bahwa Tiongkok akan melanjutkan pengangkatan dan pentahbisan uskup sendiri untuk Gereja Katolik di Tiongkok.

Pada kuartal terakhir tahun 2016, empat pentahbisan uskup berlangsung di Provinsi Shaanxi, Provinsi Shanxi dan Provinsi Sichuan. Semua uskup baru itu telah disetujui baik Vatikan maupun pemerintah Tiongkok.

Kongres Nasional Perwakilan Katolik IX juga digelar seperti yang direncanakan. Pertemuan pada 27-29 Desember terpilih kepemimpinan baru untuk Asosiasi Patriotik Katolik Tiongkok dan Konferensi Waligereja Tiongkok.

Namun, tidak ada banyak kemajuan terkait pentahbisan semua imam di Tiongkok.

Sumber-sumber Gereja mengatakan kepada ucanews.com bahwa kartu ID untuk para klerus telah ada selama bertahun-tahun, tapi tidak ada yang pernah membawa mereka serius.

Sumber: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Begini cara Arab Saudi mendanai Islam radikal di Bangladesh
  2. Serangan Marawi menimbulkan penganiayaan karena agama
  3. Mengkhawatirkan, satu dari dua anak India alami pelecehan seksual
  4. Pastor di Sikka mendukung upaya pelestarian mata air
  5. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  6. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  7. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  8. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  9. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  10. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  1. Bahasa kotor, makian, hujatan, ujaran rasa kebencian ras, golongan, agama, dsb b...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 22:07:09
  2. Toleransi seharusnya bisa dilakukan & diterima oleh semua umat beragama di s...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 21:02:37
  3. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  4. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  5. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  6. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  7. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  8. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  9. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  10. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
UCAN India Books Online