Presiden Taiwan menyambut baik pesan Paus Fransiskus tentang perdamaian

26/01/2017

Presiden Taiwan menyambut baik pesan Paus Fransiskus tentang perdamaian thumbnail

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen

 

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menanggapi pesan Paus Fransiskus pada Hari Perdamaian Sedunia dengan mengatakan bahwa negaranya akan mendukung komitmen Vatikan terkait isu-isu seperti penghapusan senjata nuklir dan mencari solusi untuk mengatasi kerusakan lingkungan.

Sesuai tradisi, presiden Taiwan menanggapi pesan Tahun Baru Vatikan yang tahun ini bertema “Non-violence: a Style of Politics for Peace.”

“Saya sangat menghormati, dan setuju sepenuh hati dengan pesan Anda yang bagus dan mendalam, yang menyerukan perlucutan senjata dan penghapusan senjata nuklir, serta mencari solusi untuk mengatasi konflik regional, terorisme, isu migran, dan kerusakan lingkungan,” kata Presiden Tsai, melalui suratnya yang dikeluarkan pada 20 Januari dalam menanggapi pesan Paus Fransiskus yang dirilis dalam rangka Hari Perdamaian Sedunia ke-50, 1 Januari.

Sebagai bagian dari suratnya, Presiden Tsai menjelaskan komitmen pemerintahannya untuk perdamaian sejak ia menjadi presiden pada Mei lalu, terutama sikapnya yang tegas untuk mempertahankan status quo mengenai demokrasi dan perdamaian Taiwan di seluruh selat itu.

Sementara menyambut baik seruan Takhta Suci untuk bantuan kemanusiaan, Presiden Tsai mencatat bahwa Taiwan akan terus “menegakkan seruan serupa ke depan” dan membantu Gereja Katolik dalam karya pastoral di seluruh dunia.

Surat itu adalah pertama dari presiden itu kepada Paus setelah ia menjabat presiden, namun respon Tsai tersebut sebagai sesuatu yang lumrah.

Pernyataan Tsai adalah “faktual dan formal, bukan kejutan,” kata Paulus Kuo, seorang komentator tentang urusan internasional, kepada ucanews.com.

Sumber: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Delegasi India ingin berbagi pengalaman iman di AYD Yogyakarta
  2. Surat Dari Roma: Pemecatan prefek Kongregasi Ajaran Iman
  3. Aktivis kecam Jokowi terkait perintah menembak penyelundup norkoba
  4. PM Singapura ingatkan ancaman kelompok ekstrimis
  5. Warga Timor-Leste inginkan koalisi pemerintahan yang pro-rakyat
  6. Kardinal Zen kritik pengadilan yang mendiskualifikasi anggota parlemen
  7. Pendukung Mgr Hubertus Leteng meminta umat membela uskup
  8. Paus sumbang €25.000 untuk membantu warga di Afrika Timur
  9. Setelah kelompok teroris, ini target serangan Duterte berikutnya
  10. India memberikan pelatihan bagi jutaan PRT
  1. Setuju Aurel....Gereja semestinya menjadi teladan dalam transparansi dan akuntab...
    Said puji astuti on 2017-07-26 15:28:50
  2. Biarin aja dah bapak pastor terhormat. Gk usa ikut campur. Langakh yang bagus ka...
    Said Narfin on 2017-07-26 15:12:19
  3. Sebagai awam Katolik saya sangat prihati dengan kemelut yang tengah terjadi di ...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-07-26 07:00:27
  4. Syalom, semua saudara. Tolong baca baik-baik, Pal Alex Marwata tidak mengatakan ...
    Said Aurel on 2017-07-24 16:04:09
  5. KPK ingin audit Gereja ? Gak salah, ada udang dibalik batu, ada unsur politik bs...
    Said Bonbon on 2017-07-23 21:19:37
  6. KPK tentunya tak berwenang mengaudit keuangan lembaga agama seperti gereja karen...
    Said Willy Nggadas on 2017-07-23 16:22:59
  7. Apapun undang-undangnya, soal perbuatan baik dalam hal ini gereja bebas korupsi...
    Said Alexander on 2017-07-23 07:02:14
  8. Good morning...
    Said Bienvenhu on 2017-07-23 05:19:23
  9. Pandangan yg rasional bila keterbukaan itu di mulai dari Gereja Katolik seperti ...
    Said Matias on 2017-07-22 21:51:12
  10. Sudah saatnya gereja accountable. https://www.naulinovation.com:8443/onebody/...
    Said Leonard on 2017-07-22 17:15:48
UCAN India Books Online