Polisi memperketat pemantauan terhadap para pastor di Vietnam

13/02/2017

Polisi memperketat pemantauan terhadap para pastor di Vietnam thumbnail

Seorang polisi Vietnam.

 

Polisi berpakaian preman di kota Hue, Vietnam bagian tengah, menghalangi sekelompok imam Katolik untuk mengadakan pelayanan di gereja pada 2 Februari, kata salah satu imam.

Pastor Phan Van Loi mengatakan kepada Radio Free Asia bahwa para aparat kembali memantau aktivitasnya setelah lima hari libur Tet, perayaan Tahun Baru Vietnam, pada 28 Januari hingga 1 Februari tahun ini.

“Saya bertanya kepada mereka mengapa mereka menghalangi saya untuk menghadiri pelayanan Gereja,” kata imam itu. “Saya bertanya apakah mereka polisi. Tentu saja, saya tahu mereka adalah polisi karena sebelumnya saya telah melihat mereka di sekitar rumah saya.”

Pastor Loi mengatakan polisi telah memperketat pemantauan mereka di rumahnya selama dua bulan terakhir karena ia telah berbicara dengan orang-orang di biara Thien An di Hue, yang tanah mereka telah dicaplok selama beberapa tahun terakhir.

Alasan lain adalah bahwa ia termasuk dalam kelompok tiga imam Katolik di Hue yang dituduh pemerintah sebagai pembangkang, katanya. Dua imam lainnya adalah Pastor Nguyen Van Ly dan Pastor Nguyen Huu Giai.

Pastor Loi adalah kritikus vokal terhadap pemerintah komunis Vietnam dan tindakan represif terhadap kelompok masyarakat sipil.

Pastor Ly, ditangkap tahun 1977, 2001, dan 2007 dituduh melakukan berbagai kejahatan terhadap negara. Ia  dihukum penjara hampir dua dekade. Pihak berwenang membebaskan dia dari penjara menjelang kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke negara itu pada Mei tahun 2016.

Pastor Giai telah menjadi kritikus vokal terkait pelecehan pemerintah terhadap kelompok agama tertentu.

Sumber: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Otoritas Cina menggerebek Misa komunitas bawah tanah
  2. Gereja Indonesia dan aktivis mencari cara melindungi anak dari pornografi
  3. Misionaris Filipina menjadi pemimpin Konferensi Yesuit Asia Pasifik
  4. Pemimpin Partai Kristen Pakistan tidak diijinkan berobat dalam tahanan
  5. Kardinal Bo minta tokoh agama Myanmar aktif berdialog
  6. Survei: Umat Katolik di Hong Kong tidak paham tugas diakon
  7. Kehadiran umat di gereja Filipina cendrung menurun
  8. Orang Kristen menjadi kelompok teraniaya paling banyak di dunia
  9. FPI: Penyampaian dakwah jelang Pilkada DKI Jakarta efektif
  10. Petani Asia menolak uji coba padi hasil rekayasa
  1. Riset Wahid Foundation dan Kemenag Mei 2016 dan riset terpisah oleh Forum Keruku...
    Said fred on 2017-04-27 09:10:22
  2. Setuju Grace. Patut disayangkan dana sebesar itu "hanya" untuk membangun sesuatu...
    Said fred on 2017-04-27 08:34:15
  3. Admin, nggak salah tu orang kristen paling teraniaya. orang islam kali yg paling...
    Said Yesi on 2017-04-27 08:15:21
  4. Secara pribadi....sebaiknya bagi calon pemimpin jangan didukung oleh ormas agama...
    Said Ansel on 2017-04-26 14:41:04
  5. Terlalu bombastis dananya, lebih baik untuk kesejahteraan rakyat. Bisa jadi mala...
    Said Setyo on 2017-04-26 11:54:30
  6. Menurut saya, idenya sih boleh boleh saja tapi agak berlebihan. Duit sebanyak i...
    Said Grace on 2017-04-25 15:08:34
  7. Wajar saja kalau timbul kekhawatiran di kalangan minoritas karena kelompok radik...
    Said Aan Monterado on 2017-04-21 12:14:35
  8. Salut tuk kerja keras tim, tapi kritik utk peran pastor/suster, tetep aja yg kat...
    Said andreas jacob on 2017-04-17 14:16:16
  9. Menurut saya jika kita melihat dengan kondisi bangsa saat ini lebih bagus waktu ...
    Said Nick on 2017-04-15 10:04:04
  10. Saya harap juga setiap gereja di Jakarta dipersiapkan keamanannya.....
    Said Jenny Marisa on 2017-04-12 13:14:03
UCAN India Books Online