Gereja Katolik akan gelar konferensi perdamaian di Myanmar

14/02/2017

Gereja Katolik akan gelar konferensi perdamaian di Myanmar thumbnail

Sejumlah biarawati berpartisipasi dalam aksi damai menyerukan untuk menghentikan perang saudara di Myanmar. Aksi itu diadakan di kota Myitkyina, ibukota Negara Bagian Kachin, 22 Oktober.

 

Gereja Katolik akan mengadakan konferensi perdamaian di Yangon, Myanmar, pada April 2017 dan telah mengundang semua faksi di Myanmar untuk menghadiri acara tersebut.

“Gereja akan berpartisipasi dalam proses perdamaian tidak hanya dengan doa-doa, tapi dengan konferensi perdamaian karena pemerintah yang dipimpin Aung San Suu Kyi mengutamakan perdamaian dan dia mendorong untuk itu,” kata Pastor Maurice Nyunt Wai, sekretaris eksekutif Konferensi Waligereja Myanmar, kepada ucanews.com.

Proses perdamaian merupakan prioritas bagi Suu Kyi yang memprakarsai konferensi perdamaian Panglong pada Agustus 2016 yang bertujuan untuk mengakhiri puluhan tahun konflik internal. Tapi pertempuran baru di Negara Bagian Kachin dan Negara Bagian Shan adalah pukulan nyata bagi pemerintahan Suu Kyi menjelang konferensi perdamaian Panglong kedua, yang akan diselenggarakan pada 28 Februari.

Peraih hadiah Nobel perdamaian itu telah berjanji untuk mengakhiri permusuhan di negara itu, yang telah diganggu dengan konflik selama hampir 70 tahun.

Kardinal Charles Maung Bo, uskup agung Yangon baru-baru ini mengungkapkan kekhawatirannya terkait pertempuran di Kachin dan Shan dan telah menawarkan doa dan menyatakan solidaritasnya kepada semua orang di Myanmar, terutama di Negara Bagian Kachin, Negara Bagian Shan, dan Negara Bagian Rakhine.

“Mari kita terus melanjutkan ziarah perdamaian dan tidak kembali ke perang,” kata Kardinal Bo dalam sebuah pernyataan 6 Februari.

Sumber: ucanews.com

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Paus meminta para kardinal agar menjadi ‘kakek yang baik’
  2. Keuskupan Dili ingatkan partai politik agar mengutamakan kesejahteraan rakyat
  3. Umat ​​Katolik khawatir dengan meningkatnya tindakan ekstremis di Goa
  4. Vatikan buka suara tentang uskup China yang dibawa paksa
  5. Vatikan tetapkan Pastor Adrianus Sunarko OFM sebagai uskup Pangkalpinang
  6. Umat Kristen mengutuk serangan teror saat Idul Fitri di Sumatra Utara
  7. Vietnam mengusir seorang aktivis Katolik ke Prancis
  8. Akhiri mogok makan biarawati China tetap menuntut kompensasi
  9. Imam Filipina yang ditawan teroris terlihat masih hidup
  10. Paus ingatkan orang Kristen agar tidak bergantung pada ramalan
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online