Kardinal Darmaatmadja merayakan Misa untuk orang sakit

16/02/2017

Kardinal Darmaatmadja merayakan Misa untuk orang sakit thumbnail

Kardinal Julius Riyadi Darmaatmadja SJ mengurapi seorang pasien di RS St. Elisabeth Semarang, Jawa Tengah, 12 Februari, pada Hari Orang Sakit Sedunia.

 

Kardinal Julius Riyadi Darmaatmadja SJ, Uskup Agung Emeritus Keuskupan Agung Jakarta, merayakan Misa Hari Orang Sakit Sedunia bersama ratusan pasien di rumah sakit St. Elisabeth di Semarang, Jawa Tengah.

Di usia 82 tahun, Kardinal Darmaatmadja mengatakan bahwa ia masih semangat untuk melayani umat, walaupun ia mengalami kesulitan terkait pendengaran dan penglihatan.

“Jika Anda belum sembuh dari penyakit Anda, jangan menyerahkan iman Anda. Penyakit dan rasa sakit dapat mendorong kita lebih dekat dengan Tuhan,” kata Kardinal Darmaatmadja kepada para pasien Katolik selama Misa untuk orang sakit pada Hari Orang Sakit Sedunia (HOSS) pada 12 Februari, di Rumah Sakit St. Elisabeth, yang dikelola oleh Kongregasi Suster-suster Fransiskan di Semarang, Jawa Tengah.

Kardinal Darmaatmadja juga memberikan Sakramen Pengurapan Orang Sakit, yang menghadiri Misa HOSS tersebut.

“Setelah saya diurapi oleh kardinal saya merasa pikiran saya menjadi tenang,” kata Ronald Aiditya Erlangga, salah satu pasien yang menghadiri Misa HOSS itu.

St. Paus Yohanes Paulus II mengangkat Kardinal Darmaatmadja pada November 1994 setelah Kardinal Justinus Darmojuwono wafat.

Kardinal Darmaatmadja mengundurkan diri pada 28 Juni 2010 sebagai Uskup Agung Jakarta dan sejak itu ia menghabiskan masa tuanya di Wisma Emaus Girisonta, Semarang.

Kardinal itu melayani Keuskupan Agung Jakarta selama 14 tahun, ia diganti Uskup Agung Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo.

Sumber: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Sri Lanka batal mengikuti Asian Youth Day di Indonesia
  2. Uskup Pakistan menuntut tindakan tegas pada teroris
  3. Ratusan katekis belajar cara berbicara tentang seks kepada remaja
  4. Perempuan Katolik Bangladesh akhirnya mendapat jabatan tinggi
  5. Delegasi India ingin berbagi pengalaman iman di AYD Yogyakarta
  6. Surat Dari Roma: Pemecatan prefek Kongregasi Ajaran Iman
  7. Aktivis kecam Jokowi terkait perintah menembak penyelundup norkoba
  8. PM Singapura ingatkan ancaman kelompok ekstrimis
  9. Warga Timor-Leste inginkan koalisi pemerintahan yang pro-rakyat
  10. Kardinal Zen kritik pengadilan yang mendiskualifikasi anggota parlemen
  1. Semoga masalah ini cepat selesai....
    Said meldy on 2017-07-27 08:51:19
  2. Setuju Aurel....Gereja semestinya menjadi teladan dalam transparansi dan akuntab...
    Said puji astuti on 2017-07-26 15:28:50
  3. Biarin aja dah bapak pastor terhormat. Gk usa ikut campur. Langakh yang bagus ka...
    Said Narfin on 2017-07-26 15:12:19
  4. Sebagai awam Katolik saya sangat prihati dengan kemelut yang tengah terjadi di ...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-07-26 07:00:27
  5. Syalom, semua saudara. Tolong baca baik-baik, Pal Alex Marwata tidak mengatakan ...
    Said Aurel on 2017-07-24 16:04:09
  6. KPK ingin audit Gereja ? Gak salah, ada udang dibalik batu, ada unsur politik bs...
    Said Bonbon on 2017-07-23 21:19:37
  7. KPK tentunya tak berwenang mengaudit keuangan lembaga agama seperti gereja karen...
    Said Willy Nggadas on 2017-07-23 16:22:59
  8. Apapun undang-undangnya, soal perbuatan baik dalam hal ini gereja bebas korupsi...
    Said Alexander on 2017-07-23 07:02:14
  9. Good morning...
    Said Bienvenhu on 2017-07-23 05:19:23
  10. Pandangan yg rasional bila keterbukaan itu di mulai dari Gereja Katolik seperti ...
    Said Matias on 2017-07-22 21:51:12
UCAN India Books Online