Duta Besar Vatikan yang baru tiba di India

21/02/2017

Duta Besar Vatikan yang baru tiba di India thumbnail

 

Duta Besar Vatikan yang baru untuk India dan Nepal, Uskup Agung Giambattista Diquattro, tiba di New Delhi pada 16 Februari dan diperkirakan mempersiapkan kunjungan Paus Fransiskus ke India tahun 2017.

Para pejabat Konferensi Waligereja India, termasuk ketuanya, Kardinal Baselios Cleemis, berada di Bandara Internasional New Delhi Indira Gandhi untuk menyambut diplomat Vatikan itu.

Uskup Agung Diquattro mengambil alih posisi tersebut dari Uskup Agung Salvatore Pennacchio, yang pindah ke Polandia, pada Agustus 2016.

Kedatangan nuncio itu setelah Paus Fransiskus mengatakan bahwa ia “hampir pasti” mengunjungi negara tersebut tahun 2017. Para pemimpin Gereja Katolik bertemu dengan Perdana Menteri Narendra Modi pada 7 Februari.

“Paus diundang ke India dan kami berharap bahwa Duta Besar Vatikan itu akan mewakili Takhta Suci di sini dan akan melakukan pekerjaan persiapan untuk kunjungannya,” kata Mgr Kuriakose Bharanikulangara, Uskup Faridabad.

Tugas baru itu akan dilakukan pertama oleh Uskup Agung Diquattro di negara Asia, kata Uskup Theodore Mascarenhas, sekjen Konferensi Waligereja India, kepada ucanews.com.

Sebelum datang ke India, Uskup Agung Diquattro mengunjungi perguruan tinggi dan komunitas agama di mana imam dan orang India tinggal di Roma dan mempromosikan budaya India.

“Dengan pengalaman dan kemampuannya, ia akan menjadi mitra yang sangat baik antara pemerintah India dan Vatikan,” kata Uskup Mascarenhas.

Nuncio ini akan bekerjasama dengan para pemimpin Kristen di India yang terus mengeluh bahwa pemerintah mengikuti kebijakan pro-Hindu dengan mengorbankan orang-orang Kristen dan agama minoritas lainnya.

“Konferensi Waligereja India adalah terbesar keempat di dunia, dan kami berharap nuncio akan membina hubungan baik antara Gereja-gereja di India dan Vatikan,” kata Uskup Agung Bharanikulangara.

Uskup Agung Bharanikulangara, merupakan bagian dari pelayanan diplomatik Vatikan, mengatakan “hubungan sangat baik antara berbagai Gereja di India dan Vatikan akan diperkuat” dengan bantuan nuncio baru.

Sumber: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Begini cara Arab Saudi mendanai Islam radikal di Bangladesh
  2. Serangan Marawi menimbulkan penganiayaan karena agama
  3. Mengkhawatirkan, satu dari dua anak India alami pelecehan seksual
  4. Pastor di Sikka mendukung upaya pelestarian mata air
  5. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  6. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  7. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  8. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  9. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  10. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  1. Bahasa kotor, makian, hujatan, ujaran rasa kebencian ras, golongan, agama, dsb b...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 22:07:09
  2. Toleransi seharusnya bisa dilakukan & diterima oleh semua umat beragama di s...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 21:02:37
  3. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  4. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  5. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  6. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  7. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  8. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  9. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  10. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
UCAN India Books Online