Para uskup Korea memperkenalkan program diagnosis pastoral

22/02/2017

Para uskup Korea memperkenalkan program diagnosis pastoral thumbnail

Konferensi Waligereja Korea memperkenalkan "Program Diagnosis Pastoral" guna membantu umat paroki menghidupkan iman mereka.

 

Konferensi Waligereja Korea telah meluncurkan program diagnosis pastoral yang akan membantu para imam membuat perencanaan terbaik untuk membina umat mereka dan mengetahui bagaimana tingkat kedewasaan iman umat mereka.

Pada 8 Februari, lembaga pastoral para uskup mengadakan demonstrasi komputerisasi,” Indeks Pastoral Paroki” setelah berkembang selama tiga tahun. Program itu membuat visualisasi bagaimana ajaran Gereja dan semangat Konsili Vatikan IIĀ  direalisasikan di paroki-paroki untuk membantu mereka menyesuaikan kegiatan mereka.

Hingga saat ini, Gereja Katolik Korea telah mengumpulkan statistik eksternal terkait jumlah umat, tingkat evangelisasi dan partisipasi umat dalam Misa hari Minggu. Namun, hal itu sulit bagi indeks itu mengenai bagaimana ajaran Gereja mempengaruhi umat atau bagaimana persekutuan komunitas paroki dibentuk. Program baru ini bertujuan untuk mengatasi masalah ini.

Lembaga ini telah bersama-sama meneliti indeks dan membahas penggunaannya dengan lembaga asing termasuk Institute Pastoral Asia Timur di Filipina, Ruhr-Universitas Bochum dan Missio-Aachen di Jerman. Melalui Jaringan Pastor Internasional, yang disponsori oleh Missio-Aachen, lembaga ini akan menyebar program ini ke negara-negara lain.

Mgr Basil Cho Kyu-man, Uskup Wonju mengatakan, “Hal ini bisa bermakna kalau program tersebut berbasiskan pada ajaran Gereja dan semangat Konsili Vatikan II. Program ini akan membantu para pastor melakukan pekerjaan mereka dengan lebih bersemangat.”

Sumber: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Sri Lanka batal mengikuti Asian Youth Day di Indonesia
  2. Uskup Pakistan menuntut tindakan tegas pada teroris
  3. Ratusan katekis belajar cara berbicara tentang seks kepada remaja
  4. Perempuan Katolik Bangladesh akhirnya mendapat jabatan tinggi
  5. Delegasi India ingin berbagi pengalaman iman di AYD Yogyakarta
  6. Surat Dari Roma: Pemecatan prefek Kongregasi Ajaran Iman
  7. Aktivis kecam Jokowi terkait perintah menembak penyelundup norkoba
  8. PM Singapura ingatkan ancaman kelompok ekstrimis
  9. Warga Timor-Leste inginkan koalisi pemerintahan yang pro-rakyat
  10. Kardinal Zen kritik pengadilan yang mendiskualifikasi anggota parlemen
  1. Semoga masalah ini cepat selesai....
    Said meldy on 2017-07-27 08:51:19
  2. Setuju Aurel....Gereja semestinya menjadi teladan dalam transparansi dan akuntab...
    Said puji astuti on 2017-07-26 15:28:50
  3. Biarin aja dah bapak pastor terhormat. Gk usa ikut campur. Langakh yang bagus ka...
    Said Narfin on 2017-07-26 15:12:19
  4. Sebagai awam Katolik saya sangat prihati dengan kemelut yang tengah terjadi di ...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-07-26 07:00:27
  5. Syalom, semua saudara. Tolong baca baik-baik, Pal Alex Marwata tidak mengatakan ...
    Said Aurel on 2017-07-24 16:04:09
  6. KPK ingin audit Gereja ? Gak salah, ada udang dibalik batu, ada unsur politik bs...
    Said Bonbon on 2017-07-23 21:19:37
  7. KPK tentunya tak berwenang mengaudit keuangan lembaga agama seperti gereja karen...
    Said Willy Nggadas on 2017-07-23 16:22:59
  8. Apapun undang-undangnya, soal perbuatan baik dalam hal ini gereja bebas korupsi...
    Said Alexander on 2017-07-23 07:02:14
  9. Good morning...
    Said Bienvenhu on 2017-07-23 05:19:23
  10. Pandangan yg rasional bila keterbukaan itu di mulai dari Gereja Katolik seperti ...
    Said Matias on 2017-07-22 21:51:12
UCAN India Books Online