UCAN Indonesia Catholic Church News

Keluarga korban pembunuhan terkait narkoba dibantu atasi trauma

23/02/2017

Keluarga korban pembunuhan terkait narkoba dibantu atasi trauma thumbnail

Para keluarga korban pembunuhan terkait narkoba di Manila bergabung dalam sebuah pertemuan yang disponsori kelompok-kelompok berbasis agama di Quezon City pada 11 Februari.

 

Sebuah kelompok berbasis agama di Manila sedang melakukan sesi pemulihan bagi keluarga korban pembunuhan terkait narkoba yang trauma dan tertekan dalam upaya kelompok itu “mendukung orang-orang untuk bersuara tentang kebenaran.”

Imam Karmelit Gilbert Billena dari kelompok Rise Up (Bangkit) mengatakan pertemuan keluarga bertujuan mendorong kelompok pendukung guna membantu mereka mengatasi warga yang trauma.

Imam itu mengatakan kelompoknya mengecam penyebaran narkoba, tetapi mengkritik metode yang digunakan oleh pemerintah dengan membunuh para pengguna dan pengedar narkoba yang dicurigai.

“Orang-orang yang menjadi saksi dalam kasus pengedar narkoba dibunuh dengan kejam,” kata Pastor Billena.

Rise Up mengadakan pembekalan pertama pekan lalu, tujuh bulan setelah Presiden Filipina Rodrigo Duterte meluncurkan kampanye intensif untuk melawan narkoba yang mengakibatkan sekitar 7.000 orang tewas.

Nardy Sabino dari Promosi Respons Gereja Rakyat mengatakan sejumlah keluarga “korban” eksekusi juga menghadiri sesi tersebut.

“Kami juga ingin memastikan bahwa mereka akan diberikan proses hukum,” katanya.

Bruder Ciriaco Santiago, seorang misionaris Redemptoris, mengatakan keluarga korban dan korban pembunuhan membutuhkan komunitas yang akan mendengarkan mereka.

“Orang-orang ini adalah yang termiskin dari yang miskin dan mereka takut bersuara dalam masyarakat kita,” kata bruder itu.

“Jika Gereja tidak bertindak, setidaknya memberi mereka kesempatan untuk berbicara, siapa lagi yang akan memberikan kalau bukan Gereja yang menjadi harapan mereka,” tambahnya.

Sumber: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pastor China Dipenjara Kasus Pencurian, Umat Mengatakan Dia Dijebak
  2. Diduga Karena Tekanan, Pemerintah Menutup Sebuah Misi Katolik di India
  3. Gempa Meksiko Menewaskan 11 Orang Saat Acara Pembaptisan
  4. Renungan Hari Minggu XXV Tahun A – 24 Sept 2017
  5. Partai Khunto Mundur, Timor-Leste Dipimpin Koalisi Minoritas
  6. Mgr Adrianus Sunarko Ditahbiskan Uskup Pangkalpinang Akhir Pekan Ini
  7. Paus Ingatkan Uskup Jepang agar Tidak Melupakan Martir
  8. Tidak Diperhatikan, Milisi Ancam Tutup Perbatasan RI-Timor Leste
  9. Uskup Hong Kong Beberkan Cara Menghadapi China
  10. Pastor Salesian Ini Mengisahkan Penangkapan dan Pembebasannya
  1. Terima kasih atas masukannya Romo. Salam hangat...
    Said cnindonewsletter on 2017-09-18 16:37:16
  2. Koreksi: Sejak Oktober 2016, Superior Generale CDD bukan lagi R.P. Jhon Cia, ...
    Said Yustinus CDD on 2017-09-18 11:19:22
  3. Suster, perkenalkan saya Dame. Saya berumur 25 tahun dan saya sudah baptis katol...
    Said Parningotanna Dameria Siahaan on 2017-09-15 14:17:52
  4. kalau ada pohon yang tumbang sebab angin kencang, maka jangan salahkan angin yan...
    Said mursyid hasan on 2017-09-13 00:02:54
  5. Salam Kenal Sahabat seiman, Nama sy Antonius, tinggal di Jakarta Indonesia. Sy...
    Said Antonius on 2017-09-10 21:25:14
  6. Selamat siang Romo Indra Sanjaya. Di Wahyu 13:1 kitab deuterokanonik ada salah t...
    Said agus eko on 2017-09-10 14:04:11
  7. Infonya sangat bermanfaat. Semoga umat Katolik makin mencintai kitab suci.......
    Said Deo Reiki on 2017-09-07 08:31:09
  8. Selamat siang, Jika boleh saya meminta nomer telp ibu Angelic Dolly Pudjowati...
    Said Cornellia on 2017-09-04 15:26:00
  9. sejarah masa lalu, yang masih belum jelas keputusan dari Pemerintah, dan belum j...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:16:52
  10. religius sendiri sangat erat kaitannya kepada seluruh kegiatan umat termasuk lin...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:04:35
UCAN India Books Online