Otoritas Tiongkok larang umat Kristiani di Xinjiang

01/03/2017

Otoritas Tiongkok larang umat Kristiani di Xinjiang thumbnail

Seorang polisi paramiliter Tiongkok menghalangi seseorang yang mengambil gambar ketika mereka menjaga di pos pemeriksaan di Provinsi Xinjiang.

 

Pihak berwenang Tiongkok di wilayah barat laut Xinjiang yang bergolak telah melarang semua kegiatan Katolik dan Protestan serta melakukan tindakan represif di tempat ibadah tidak resmi atas nama tindakan “anti-terorisme”.

Gereja Katolik bawah tanah dan gereja rumah Protestan telah diperingatkan untuk menghentikan semua aktivitas mereka di seluruh wilayah itu, demikian Radio Free Asia mengutip seorang pejabat urusan agama.

“Ya, itu benar,” kata pejabat, melalui telepon dari biro urusan agama dan etnis minoritas pemerintah Daerah Otonomi Xinjiang Uyghur.

“Mereka semua harus beribadah di (sebuah gereja yang diakui),” kata pejabat itu, yang menunjukkan kepada Katolik dan Protestan.

Tiongkok adalah rumah bagi sekitar 68 juta umat Protestan, termasuk 23 juta beribadat di gereja-gereja yang diakui negara dan sekitar sembilan juta umat Katolik, termasuk 5,7 juta milik organisasi yang diakui negara.

Partai Komunis Tiongkok telah meningkatkan kontrol atas segala bentuk praktek keagamaan antara warga dalam beberapa tahun terakhir, yang menempatkan peningkatan tekanan pada kelompok agama untuk bergabung dengan Tiga Asosiasi Patriotik Protestan atau Asosiasi Patriotik Katolik Tiongkok, yang tidak memiliki hubungan dengan Vatikan.

Pemerintahan Presiden Xi Jinping menganggap Kristen sebagai impor asing yang berbahaya, di mana para pejabat memperingatkan tahun lalu melawan “infiltrasi pasukan musuh Barat” dalam bentuk agama.

Aturan baru itu sudah mulai diterapkan di beberapa wilayah Xinjiang.

Seorang warga Aksu di daerah Shayar mengatakan gereja-gereja di kota-kota Aksu dan Korla berhenti pertemuan sama sekali, dan orang-orang lokal telah diperingatkan tidak bertemu secara pribadi untuk beribadah.

“Mereka memperingatkan kami bahwa kami tidak boleh melakukan ibadat, dan kami akan dikenakan biaya terkait pertemuan ilegal dan kami akan ditangkap dan dikurung,” kata warga tersebut.

Sumber: ucanews.com

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pro dan kontra seputar rencana pembangunan patung Yesus di Papua
  2. Vatikan desak pemerintah global melibatkan masyarakat adat dalam pembangunan
  3. Otoritas Cina menggerebek Misa komunitas bawah tanah
  4. Gereja Indonesia dan aktivis mencari cara melindungi anak dari pornografi
  5. Misionaris Filipina menjadi pemimpin Konferensi Yesuit Asia Pasifik
  6. Pemimpin Partai Kristen Pakistan tidak diijinkan berobat dalam tahanan
  7. Kardinal Bo minta tokoh agama Myanmar aktif berdialog
  8. Survei: Umat Katolik di Hong Kong tidak paham tugas diakon
  9. Kehadiran umat di gereja Filipina cendrung menurun
  10. Orang Kristen menjadi kelompok teraniaya paling banyak di dunia
  1. Kira kira Yesus akan bilang apa?...
    Said Jenny Marisa on 2017-04-28 20:01:14
  2. Riset Wahid Foundation dan Kemenag Mei 2016 dan riset terpisah oleh Forum Keruku...
    Said fred on 2017-04-27 09:10:22
  3. Setuju Grace. Patut disayangkan dana sebesar itu "hanya" untuk membangun sesuatu...
    Said fred on 2017-04-27 08:34:15
  4. Admin, nggak salah tu orang kristen paling teraniaya. orang islam kali yg paling...
    Said Yesi on 2017-04-27 08:15:21
  5. Secara pribadi....sebaiknya bagi calon pemimpin jangan didukung oleh ormas agama...
    Said Ansel on 2017-04-26 14:41:04
  6. Terlalu bombastis dananya, lebih baik untuk kesejahteraan rakyat. Bisa jadi mala...
    Said Setyo on 2017-04-26 11:54:30
  7. Menurut saya, idenya sih boleh boleh saja tapi agak berlebihan. Duit sebanyak i...
    Said Grace on 2017-04-25 15:08:34
  8. Wajar saja kalau timbul kekhawatiran di kalangan minoritas karena kelompok radik...
    Said Aan Monterado on 2017-04-21 12:14:35
  9. Salut tuk kerja keras tim, tapi kritik utk peran pastor/suster, tetep aja yg kat...
    Said andreas jacob on 2017-04-17 14:16:16
  10. Menurut saya jika kita melihat dengan kondisi bangsa saat ini lebih bagus waktu ...
    Said Nick on 2017-04-15 10:04:04
UCAN India Books Online