Gereja dukung larangan penggunaan merkuri pada pertambangan

20/03/2017

Gereja dukung larangan penggunaan merkuri pada pertambangan thumbnail

Dalam foto yang diambil di Kereng Pengi, Pontianak, ini seorang penjual menunjukkan potongan emas. Petambang kecil seringkali menggunakan mercuri untuk mempermudah pekerjaan mereka. (Foto: Chaideer Mahyuddin/AFP)

Gereja Katolik menyambut baik larangan presiden tentang penggunaan merkuri di ratusan situs pertambangan emas skala kecil di seluruh Indonesia dan mengatakan langkah itu akan membantu mencegah polusi dan mengurangi risiko kesehatan karena limbah beracun.

Merkuri umumnya digunakan dalam industri pertambangan emas untuk membantu menyuling emas dari bijih.

Baru-baru ini Presiden Joko Widodo melarang rakyat penambang emas dengan  menggunakan merkuri setelah menerima laporan tentang bahaya akibat polusi yang disebabkan oleh elemen di 850 lokasi penambangan emas skala kecil.

Kesehatan 250.000 penambang dan keluarga mereka serta orang-orang yang tinggal di sekitarnya berdampak buruk akibat polusi udara. kata laporan itu.

“Merkuri akhirnya masuk ke tanah dan mengendap ke sungai, danau, teluk dan lautan. Hal ini kemudian dicerna oleh ikan. Dan jika ikan yang dimakan oleh manusia, akan berdampak buruk bagi kesehatan mereka,” Kata Pastor Peter C. Aman, direktur Komisi Keadilan, Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan Ordo Fransiskan Indonesia, kepada ucanews.com.

“Saya mendukung larangan ini karena distribusi ilegal merkuri antara penambang emas rakyat tidak dapat dikontrol dan tidak ada faktor keamanan yang terlibat sebagai penambang hanya menggunakan alat-alat sederhana,” katanya.

Pemerintah harus menindak distribusi bahan berbahaya termasuk merkuri “karena pemerintah sering gagal dalam hal ini.”

Konsumsi merkuri memiliki efek yang merusak saraf, pencernaan dan sistem kekebalan tubuh, paru-paru dan ginjal, dan bisa berakibat fatal, demikian menurut Organisasi Kesehatan Dunia.

Gejalanya bisa berupa keterbelakangan mental, kejang, kehilangan penglihatan dan pendengaran, pertumbuhan yang lambat, gangguan bahasa dan kehilangan memori.

Melky Nahar dari Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), sebuah kelompok anti-pertambangan juga menyambut larangan tersebut namun ia berpikir tidak cukup hanya sampai disitu.

“Larangan ini seharusnya  berlaku untuk para penambang dan perusahaan tambang emas. Mereka juga menggunakan merkuri dalam operasi pertambangan mereka,” katanya.

Meski tahu risiko, penambang rakyat tidak bahagia dengan larangan tersebut. “Saya tahu betapa berbahayanya merkuri. Tapi saya tidak punya pilihan. Saya harus memberi makan keluarga saya. Akan lebih berbahaya jika kami tidak bisa makan,” kata Muhammad Mukhtar dari Cisarua, di Provinsi Jawa Barat.

Ayah dua anak ini menghasilkan sekitar Rp 400.000  (sekitar US $ 31) per bulan, hampir tidak cukup untuk menutupi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

“Jika presiden ingin kita menjadi makmur, ia harus membantu kami dengan program-program pembangunan sehingga kita dapat menghentikan pertambangan,” katanya.

Link: Ban of mercury in mining




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  2. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  3. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  4. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  5. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  6. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  7. Gereja dibakar, darurat militer diumumkan di Mindanao
  8. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  9. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  10. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  1. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  2. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  3. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  4. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  5. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  6. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  7. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  8. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  9. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  10. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
UCAN India Books Online