Wartawan Vatikan protes mahalnya tiket untuk terbang bersama Paus

29/03/2017

Wartawan Vatikan protes mahalnya tiket untuk terbang bersama Paus thumbnail

Sejumlah wartawan yang meliput kegiatan di Vatikan menyampaikan protes atas mahalnya biaya tiket pesawat untuk terbang bersama Paus Fransiskus dalam perjalanan ke negara lain.

Dalam surat yang dikirim kepada pejabat Vatikan, 30 orang jurnalis yang mewakili media internasional mengeluhkan harga tiket sebesar €1.738 ($1.877) yang diumumkan Vatikan bagi reporter yang hendak terbang bersama paus ke Fatima di Portugal pada bulan Mei mendatang, demikian laporan Catholic Culture. org.

Para jurnalis ini mengatakan bahwa harga tiket tersebut sama sekali tidak proporsional, jika dibandingkan dengan penerbangan komersial yang harganya sekitar $250.

Vatikan biasanya menyediakan beberapa kursi untuk para jurnalis dalam penerbangan paus ke luar negeri. Biaya dikenakan kepada wartawan untuk membantu menekan biaya yang dikeluarkan Vatikan.

Protes para jurnalis itu disampaikan kepada tiga pejabat Vatikan, yaitu Uskup Agung Angelo Becciu, yang menjabat sebagai sostituto atau Wakil Perdana Menteri Vatikan, Greg Burke, Direktur Media Vatikan, dan Msgr. Mauricio Rueda Beltz, koordinator penerbangan paus.

Meskipun demikian, mereka juga berharap agar Paus Fransiskus menunjukkan rasa simpati kepada para wartawan, karena ia sudah mengingatkan agar tidak ada komersialiasi jabatan gereja.

Baca juga: Vatican press




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  2. Menciptakan peradaban cinta di Keuskupan Agung Semarang
  3. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  4. Umat ​​Katolik Laos siap mengikuti AYD di Yogyakarta
  5. Tidak ada perdamaian di Kashmir, bahkan selama Ramadan
  6. Kardinal Quevedo mengaitkan konflik dengan kemiskinan
  7. HRW tuduh polisi Filipina memalsukan data ‘pembunuhan perang narkoba’
  8. Gereja dan LSM di NTT membantu orang dengan HIV
  9. Uskup Macau bertemu dengan uskup China yang tidak diakui Vatikan
  10. Biarawati China mogok makan menuntut kompensasi setelah tarekat dibubarkan
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online