Perempuan Katolik didorong terlibat dalam politik Indonesia

05/04/2017

Perempuan Katolik didorong terlibat dalam politik Indonesia thumbnail

Beberapa perempuan Katolik menghadiri Misa Natal di Gereja Katedral Jakarta (Adek Berry/AFP)

Para Uskup Indonesia telah mendorong perempuan Katolik untuk berpartisipasi dalam politik sehingga bisa memberikan dampak yang lebih besar pada kesetaraan gender.

Romo Guido Suprapto, sekretaris eksekutif Komisi Waligereja untuk Awam, mengatakan ada banyak hal yang wanita bisa lakukan ketika mereka berpartisipasi dalam politik. Untuk alasan ini, komisi terus mendorong perempuan awam Katolik untuk masuk politik.

“Kami telah mendorong organisasi Katolik seperti Wanita Katolik Republik Indonesia, Sarjana Katolik dan intelektual Indonesia, Forum Masyarakat Katolik Indonesia, untuk lebih mempersiapkan  anggota perempuan mereka untuk masuk ke dalam politik,” kata Pastor Suprapto.

Gereja menyelenggarakan pertemuan tahunan dengan anggota partai politik yang katolik dan organisasi Katolik, namun orang awam Katolik harus lebih aktif dalam politik, katanya.

Masruchah, ketua Komisi Nasional Anti-Kekerasan terhadap Perempuan, mengatakan bahwa rendahnya keterwakilan perempuan dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk kurangnya kemauan politik dari partai politik untuk mendukung perempuan.

Dia mengatakan bahwa budaya, orang masih lebih suka pemimpin laki-laki daripada perempuan, dan kadang-kadang keyakinan agama mencegah perempuan mengambil peran kepemimpinan, termasuk sebagai anggota legislatif.

Kurangnya pendidikan politik yang tepat dalam masyarakat dan masyarakat lebih memilih calon yang punya uang lebih banyak juga menjadi tantangan tambahan bagi perempuan.

Yohanes Handoyo Budhisejati, ketua Vox point Indonesia, sebuah organisasi awam Katolik, mengatakan bahwa perempuan Indonesia menyadari ketidakadilan gender, tetapi mereka tidak serta-merta  untuk berpartisipasi dalam politik.

Dia mengatakan Vox point sedang mempersiapkan kader, meskipun jumlah perempuan masih lebih kecil dari jumlah laki-laki.

“Saat ini banyak perempuan lebih memilih untuk bekerja untuk keluarga mereka daripada terjun ke politik,” kata Handoyo ucanews.com.

Kuota untuk perempuan

Meskipun 2003 Indonesia mewajibkan kuota 30 persen bagi perempuan, partisipasi mereka dalam politik masih rendah, terutama di parlemen dan partai politik.

Menurut laporan terbaru oleh Program Pembangunan PBB, ketidaksetaraan gender di Indonesia telah menjadi halangan utama untuk pembangunan berkelanjutan.

Laporan itu mengatakan bahwa keanggotaan perempuan di DPR RI 17,1 persen; dewan perwakilan daerah di tingkat provinsi adalah 16,14 persen; dan dewan perwakilan daerah di tingkat kabupaten/kota adalah 14 persen.

Jumlah legislator perempuan di tingkat nasional adalah 97 dari 560 untuk 2014-2019, turun sedikit dari 103 pada periode sebelumnya.

One Comment on "Perempuan Katolik didorong terlibat dalam politik Indonesia"

  1. Matheus Krivo on Thu, 6th Apr 2017 2:59 pm 

    Memang benar Perempuan harus juga terlibat dalam urusan politik. Hanya saja jika dominasi lelaki masih kuat dan kaum perempuan hanya menunggu untuk diberi kesempatan maka sampai kapan pun masih akan seperti saat ini. Prinsip dalam dunia politik adalah merebut kekuasaan demi kemashalatan orang banyak. Saya sebetulnya menunggu ada sekelompok perempuan yang berani mendeklarisasi partai Pejuang Kesetaraan gender Indonesia (PKGI. Jika ada partai maka ruang untuk kekuasaan terbuka. Jangan pernah berharap banyak dari kaum adam karena mereka juga memiliki nafsu untuk berkuasa




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Sri Lanka batal mengikuti Asian Youth Day di Indonesia
  2. Uskup Pakistan menuntut tindakan tegas pada teroris
  3. Ratusan katekis belajar cara berbicara tentang seks kepada remaja
  4. Perempuan Katolik Bangladesh akhirnya mendapat jabatan tinggi
  5. Delegasi India ingin berbagi pengalaman iman di AYD Yogyakarta
  6. Surat Dari Roma: Pemecatan prefek Kongregasi Ajaran Iman
  7. Aktivis kecam Jokowi terkait perintah menembak penyelundup norkoba
  8. PM Singapura ingatkan ancaman kelompok ekstrimis
  9. Warga Timor-Leste inginkan koalisi pemerintahan yang pro-rakyat
  10. Kardinal Zen kritik pengadilan yang mendiskualifikasi anggota parlemen
  1. Semoga masalah ini cepat selesai....
    Said meldy on 2017-07-27 08:51:19
  2. Setuju Aurel....Gereja semestinya menjadi teladan dalam transparansi dan akuntab...
    Said puji astuti on 2017-07-26 15:28:50
  3. Biarin aja dah bapak pastor terhormat. Gk usa ikut campur. Langakh yang bagus ka...
    Said Narfin on 2017-07-26 15:12:19
  4. Sebagai awam Katolik saya sangat prihati dengan kemelut yang tengah terjadi di ...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-07-26 07:00:27
  5. Syalom, semua saudara. Tolong baca baik-baik, Pal Alex Marwata tidak mengatakan ...
    Said Aurel on 2017-07-24 16:04:09
  6. KPK ingin audit Gereja ? Gak salah, ada udang dibalik batu, ada unsur politik bs...
    Said Bonbon on 2017-07-23 21:19:37
  7. KPK tentunya tak berwenang mengaudit keuangan lembaga agama seperti gereja karen...
    Said Willy Nggadas on 2017-07-23 16:22:59
  8. Apapun undang-undangnya, soal perbuatan baik dalam hal ini gereja bebas korupsi...
    Said Alexander on 2017-07-23 07:02:14
  9. Good morning...
    Said Bienvenhu on 2017-07-23 05:19:23
  10. Pandangan yg rasional bila keterbukaan itu di mulai dari Gereja Katolik seperti ...
    Said Matias on 2017-07-22 21:51:12
UCAN India Books Online