Uskup bersumpah melawan serangan terhadap keyakinan Kristiani

10/04/2017

Uskup bersumpah melawan serangan terhadap keyakinan Kristiani thumbnail

Ketua Konferensi Waligereja Fipina Uskup Agung Socrates Villegas dari Keuskupan Agung Lingayen-Dagupan (ucanews.com)

Seorang uskup terkemuka di Filipina mengatakan Gereja Katolik akan terus melawan penganiayaan terhadap keyakinan Kristiani, apapun rintangannya.

“Umat Kristiani terbiasa dengan penganiayaan,” kata Uskup Agung Socrates Villegas dari Lingayen-Dagupan, ketua Konferensi Waligereja Filipina.

Dia mengatakan bahwa meskipun orang Kristen tidak dianiaya di Filipina, tapi keyakinan Kristiani sudah mulai dianiaya.

“Prinsip-prinsip kekristenan sedang dipertanyakan dan diserang,” kata uskup yang sering bersuara lantang itu dalam pernyataan melawan pembunuhan terkait narkoba di negara itu.

Uskup Agung Villegas mengatakan penganiayaan terjadi ketika prinsip-prinsip Kristiani diserang.

Kelompok hak asasi manusia telah melaporkan bahwa hampir 8.000 yang diduga pengguna dan pengedar narkoba  telah dibunuh dalam sembilan bulan oleh pemerintah dalam rangka perang terhadap narkotika.

Para pemimpin Katolik dan Protestan di Filipina bergerak menentang gerakan pemerintah untuk menghidupkan kembali hukuman mati terhadap pelanggaran yang berhubungan dengan narkoba.

Uskup Agung Villegas mengatakan para pemimpin gereja harus menghadapi berbagai tantangan dengan menggunakan pendekatan yang berbeda, termasuk berdoa.

“Kita tahu bahwa [menentang isu-isu anti-kehidupan] adalah pekerjaan Tuhan,” kata prelatus itu. “Ini bukan hanya pekerjaan kami,” tambahnya.

Tanpa menyebut nama, pemimpin gereja itu mengatakan ia juga berdoa bagi “mereka yang membuat misi gereja lebih sulit.”

Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah berulang kali menyerang para pemimpin Gereja Katolik, mengatakan bahwa Katolik akan ketinggalan jaman dalam 30 tahun ke depan karena dugaan pelanggaran para imam dan uskup.

Uskup Agung Villegas, mengatakan bagaimanapun pada akhirnya bukan kita yang akan mengubah pikiran mereka, tetapi anugerah Allah.

Prelatus itu mengatakan para pemimpin gereja telah menjajaki jalan kolaborasi dengan pemerintah Filipina.

“Kami telah mendengar hal itu, telah menjadi klise, kita tidak bisa melihat mata ke mata tapi kita bisa bekerja bergandengan tangan,” katanya.

“Kami tidak ingin menutup pintu. Akan selalu ada perbedaan pendapat tapi kami pikir dan kami percaya bahwa ada lebih banyak alasan untuk menyepakati dan untuk bekerjasama,” kata Uskup Agung Villegas.

Pada bulan November tahun lalu, prelatus itu mengatakan Gereja Katolik di Filipina mengalami berbagai bentuk penganiayaan.

Ia mencontohkan tamparan di media sosial “di mana kebenaran ditampakkan sebagai kebohongan dan kebohongan muncul sebagai kebenaran” sebagai bentuk penganiayaan.

Uskup mengatakan gereja sedang diserang karena menjadi petunjuk moral masyarakat. Dia mengatakan para pemimpin dan umat Katolik untuk tidak berhenti mengatakan kebenaran dan tentang apa yang moral.

 

Baca juga: Bishop vows

One Comment on "Uskup bersumpah melawan serangan terhadap keyakinan Kristiani"

  1. Bernardus Wato Ole on Mon, 10th Apr 2017 4:48 pm 

    Kami salut dengan prinsip gereja yang dipertahankan oleh para Uskup di Filipina, namun gereja juga dituntut punya solusi konkrit untuk menangkal penyakit sosial seperti penyebaran narkoba.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Misionaris lansia di India terancam dideportasi
  2. Uskup Korea bandingkan janji kampanye presiden dengan ajaran Gereja
  3. Pendeta asal Taiwan ditangkap karena nyanyikan lagu kebaktian
  4. Renungan Minggu Paskah III, 30 April 2017
  5. Cina melarang bayi Muslim menggunakan nama-nama berikut
  6. Pemimpin Muslim berusaha agar pejuang Abu Sayyaf menyerahkan diri
  7. Salib di Kerala dihancurkan pemerintah Komunis
  8. Hati yang tertutup sulit menemukan arti kebangkitan
  9. Kelompok militan desak agar Asia Bibi segera digantung
  10. Pemerintah di Mindanao adopsi program rehabilitasi narkoba Gereja
  1. Wajar saja kalau timbul kekhawatiran di kalangan minoritas karena kelompok radik...
    Said Aan Monterado on 2017-04-21 12:14:35
  2. Salut tuk kerja keras tim, tapi kritik utk peran pastor/suster, tetep aja yg kat...
    Said andreas jacob on 2017-04-17 14:16:16
  3. Menurut saya jika kita melihat dengan kondisi bangsa saat ini lebih bagus waktu ...
    Said Nick on 2017-04-15 10:04:04
  4. Saya harap juga setiap gereja di Jakarta dipersiapkan keamanannya.....
    Said Jenny Marisa on 2017-04-12 13:14:03
  5. Artikel ini bisa membantu para mahasiswa/i yang sedang membuat tugas....
    Said Natalino de Araujo Salsinha on 2017-04-11 15:21:13
  6. Kami salut dengan prinsip gereja yang dipertahankan oleh para Uskup di Filipina,...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-04-10 16:48:31
  7. salam saja...
    Said njlajahweb on 2017-04-10 00:17:06
  8. Sangat membanggkan akhirnya ada pulah Perhatian Pemerintah yang sangat besar bag...
    Said Beby on 2017-04-08 20:13:11
  9. Luar biasa n profisiat Mgr. Agust Agus Pr. untuk keputusan ini. Terima kasih bua...
    Said Bius Galmin on 2017-04-07 19:22:15
  10. Puji dan sukur kepada Tuhan yang maha esa telah ada sekolah tinggi katolik nege...
    Said mbah kung on 2017-04-07 14:26:01
UCAN India Books Online