Katolik di Korea Selatan ikut kampanye anti nuklir

17/04/2017

Katolik di Korea Selatan ikut kampanye anti nuklir thumbnail

Kelompok gereja mendukung petisi anti nuklir di Korea (The Catholic Times of Korea)

Konferensi Waligereja Korea ikut bergabung dalam kampanye untuk mengumpulkan tandatangan untuk menjadikan Korea Selatan bebas energi nuklir.

Solidaritas Katolik Menentang Energi Nuklir menyelenggarakan konferensi pers pekan lalu di Gwanghwamun Plaza untuk mengumumkan upaya bergabung dalam kampanye Selamat Tinggal Pembangkit Listrik Nuklir yang pertama kali diluncurkan pada September 2016.

“Kami, dengan mengakui iman kepada Tuhan, pencipta langit dan bumi, secara tegas menolak teknologi nuklir yang tidak bermoral dan melawan kehidupan. Kami menghendaki Korea yang bebas nuklir dan mengajak masyarakat untuk bergabung dalam kampanye ini,” demikian pernyataan deklarasi mereka.

Deklarasi itu ditandatangani oleh Konferensi Waligereja Korea, komisi keadilan dan perdamaian keuskupan, lembaga gereja, gerakanĀ Woorinong Saligi (Selamatkan Tanah Pertanian) dan lembaga-lembaga gereja lainnya.

Tandatangan yang dikumpulkan akan dikirim ke para calon presiden.

Kampanye itu dimulai oleh kelompok agama dan sosial, meminta masyarakat untuk mendukung penggunaan energi terbarukan dan menolak penggunaan energi nuklir.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Misionaris lansia di India terancam dideportasi
  2. Uskup Korea bandingkan janji kampanye presiden dengan ajaran Gereja
  3. Pendeta asal Taiwan ditangkap karena nyanyikan lagu kebaktian
  4. Renungan Minggu Paskah III, 30 April 2017
  5. Cina melarang bayi Muslim menggunakan nama-nama berikut
  6. Pemimpin Muslim berusaha agar pejuang Abu Sayyaf menyerahkan diri
  7. Salib di Kerala dihancurkan pemerintah Komunis
  8. Hati yang tertutup sulit menemukan arti kebangkitan
  9. Kelompok militan desak agar Asia Bibi segera digantung
  10. Pemerintah di Mindanao adopsi program rehabilitasi narkoba Gereja
  1. Wajar saja kalau timbul kekhawatiran di kalangan minoritas karena kelompok radik...
    Said Aan Monterado on 2017-04-21 12:14:35
  2. Salut tuk kerja keras tim, tapi kritik utk peran pastor/suster, tetep aja yg kat...
    Said andreas jacob on 2017-04-17 14:16:16
  3. Menurut saya jika kita melihat dengan kondisi bangsa saat ini lebih bagus waktu ...
    Said Nick on 2017-04-15 10:04:04
  4. Saya harap juga setiap gereja di Jakarta dipersiapkan keamanannya.....
    Said Jenny Marisa on 2017-04-12 13:14:03
  5. Artikel ini bisa membantu para mahasiswa/i yang sedang membuat tugas....
    Said Natalino de Araujo Salsinha on 2017-04-11 15:21:13
  6. Kami salut dengan prinsip gereja yang dipertahankan oleh para Uskup di Filipina,...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-04-10 16:48:31
  7. salam saja...
    Said njlajahweb on 2017-04-10 00:17:06
  8. Sangat membanggkan akhirnya ada pulah Perhatian Pemerintah yang sangat besar bag...
    Said Beby on 2017-04-08 20:13:11
  9. Luar biasa n profisiat Mgr. Agust Agus Pr. untuk keputusan ini. Terima kasih bua...
    Said Bius Galmin on 2017-04-07 19:22:15
  10. Puji dan sukur kepada Tuhan yang maha esa telah ada sekolah tinggi katolik nege...
    Said mbah kung on 2017-04-07 14:26:01
UCAN India Books Online