Gereja mengupayakan akhir dari hukuman mati di Korea

30/06/2017

Gereja mengupayakan akhir dari hukuman mati di Korea thumbnail

Para pemimpin dari empat agama besar dan aktivis hak asasi manusia mengadakan diskusi tentang upaya mengakhiri hukuman mati di Korea, 22 Juni. (The Catholic Times of Korea)

Di bawah pemerintahan yang baru di Korea, Gereja Katolik saat ini mengupayakan penghentian secara total hukuman mati di negara tersebut.

Sub-komite Penghapusan Hukuman Mati yang berada di bawah Komisi Keadilan dan Perdamaian waligereja Korea, mengadakan sesi diskusi bersama  anggota parlemen Fidelis Lee Sang-min dari partai berkuasa Partai Minjoo.

Anggota parlemen dan para pemimpin dari empat agama besar, aktivis HAM ikut serta dalam diskusi tersebut.

“Kita harus berusaha keras untuk menghentikan hukuman mati. Apa yang kita bahas adalah tentang manusia membunuh manusia lain,” kata Uskup Lazzaro You Heung-sik dari Daejeon, ketua Komisi Keadilan dan Perdamaian.

“Saya berharap Dewan Nasional  akan menghapus total untuk mencegah pembunuhan terhadap ciptaan Tuhan,” kata uskup itu.

Selama sesi tersebut, para pemimpin agama memutuskan untuk mengumpulkan tandatangan untuk mendorong parlemen untuk membuat rancangan undang-undang mengakhiri hukuman mati.

Disepakati pula bahwa even khusus untuk merayakan 20 tahun moratorium hukuman mati di Korea yang diadakan pada 10 Oktober, Hari Menentang Hukuman Mati Dunia.

Ada 61 orang dalam daftar hukuman mati di Korea. Eksekusi atas terpidana mati yang terakhir dilaksanakan tahun 1997.

 

Baca juga: Church aims for full end of death penalty in Korea




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup Militer Ajak Anggota TNI/POLRI Katolik Wujudkan Nilai-nilai Kristen
  2. Uskup: Rencana Keterlibatan Amerika Memperburuk Konflik Mindanao
  3. Uskup Korea Mendorong Pihak yang Bertikai Menahan Diri
  4. Renungan Hari Minggu XX Tahun A – 20 Agustus 2017
  5. Caritas Memberi Bantuan kepada Korban Banjir
  6. Timor-Leste Berjuang Membentuk Pemerintahan Baru
  7. Demo Menuntut Keadilan bagi Papua Berujung Penangkapan
  8. PBB Berlaku Tidak Adil Terhadap Pengungsi Kristen di Bangkok
  9. HUT RI Ke-72, Ormas Katolik Ajak Masyarakat Mengamalkan Pancasila
  10. Gereja dan Aktivis Indonesia Prihatin dengan PRT di Bawah Umur
  1. Saya ingin dapatkan versi Bahasa Indonesia buku panduan Legionis Maria( Legion o...
    Said Maria Ithaya Rasan on 2017-08-15 14:22:31
  2. Visitator Apostolik itu tugasnya adalah mengunjungi pihak-pihak yang dianggap me...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-14 11:40:48
  3. Ada asap PASTI karna ada api... Tontonlah film 'Spotlight' yg brdasarkn kisah n...
    Said RESI Kurniajaya on 2017-08-12 22:38:30
  4. Teman-teman saudara-saudariku yang ada di dan berasal dari Keuskupan Ruteng. Saa...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-12 15:12:04
  5. Berita menggembirakan, shg para imam tak memberi eks komunikasi bagi yang berce...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 20:10:43
  6. Permasalahan di Keuskupan Ruteng sampai mencuat seperti ini, tentu tidak main ma...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 16:19:26
  7. Keberadaan uskup bukan seperti presiden hingga kepala desa, yang dilakukan melal...
    Said aloysius on 2017-08-11 10:53:19
  8. sebaiknya umat bersabar dan berdoa agar kemelut ini segera berakhir. kendatipun...
    Said yohanes on 2017-08-11 10:21:16
  9. Pembuktian kebenaran jika ada proses pengadilan/tribunal. Sebagai pemimpin Gerej...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-11 06:54:24
  10. Umat Katholik dimana saja. Jangan bicara tentang uang di Gereja yang anda telah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-11 06:48:21
UCAN India Books Online