Ketua Waligereja Filipina yang baru menekankan pentingnya dialog

17/07/2017

Ketua Waligereja Filipina yang baru menekankan pentingnya dialog thumbnail

Uskup Agung Davao Romulo Valles, ketua Konferensi Waligereja Filipina (CBCP)

Ketua konferensi Waligereja Filipina yang baru mengatakan bahwa dia akan mempromosikan dialog aktif selama masa jabatannya sebagai ketua waligereja Filipina, selama dua tahun ke depan.

Uskup Agung Romulo Valles dari Davao mengatakan bahwa visi para pemimpin gereja di negara tersebut adalah terus melakukan dialog.

Dia mengatakan bahwa terpilihnya sebagai presiden konferensi para uskup adalah “kehendak Tuhan” yang harus dia terima.

“Saya melihatnya dengan keyakinan bahkan dengan semua keterbatasan saya, Tuhan masih mengizinkan saya terpilih sebagai Ketua Koferensi Waligereja,” kata prelatus tersebut dalam sebuah wawancara di Radio Veritas yang dikelola gereja.

Uskup Agung Valles mengatakan bahwa berangkat dari keterbatasannya, ia akan melakukan pekerjaannya dan urusan konferensi demi kemuliaan Allah.

Prelatus tersebut mengatakan bahwa penting untuk melakukan dialog, terutama di tengah konflik di bagian selatan negara di mana pasukan keamanan pemerintah terus memerangi orang-orang bersenjata.

Dia mengatakan bahwa pernyataan yang dikeluarkan oleh para uskup pada akhir pertemuan mereka pada tanggal 10 Juli adalah “mendorong kita untuk terlibat dan melakukan upaya untuk mempromosikan dialog.”

Uskup Agung Valles terpilih sebagai presiden konferensi Wali Gereja dalam sidang majelis pleno ke-115 pada 8 Juli.

Para pemimpin gereja di negara itu mengikuti tradisi ketika mereka memilih prelatus Davao, sebelumnya wakil ketua Konferensi Waligereja Filipina, sebagai pemimpin baru mereka.

Uskup Agung berusia 66 tahun itu merupakan teman dekat Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Ia telah menjabat sebagai wakil presiden konferensi tersebut sejak Desember 2013.

Dalam sebuah wawancara pada tahun 2016, Uskup Agung Valles mengatakan, “berbagi gagasan yang baik akan bagus” untuk melibatkan Duterte yang baru terpilih.

Prelatus tersebut mengatakan bahwa dia percaya bahwa presiden, yang telah mengutuk Gereja Katolik sebagai “institusi paling munafik” akan berubah.

Paus Benediktus XVI menabiskannya menjadi uskup agung Davao itu pada tahun 2012.

Lahir di Maribojoc, Bohol, Uskup Agung Valles adalah lulusan terbaik dari SMA Maryknoll di Lupon, Davao Oriental pada tahun 1968.

Dia mengikuti kuliah Filsafat dan Teologi di Seminari Tinggi St. Francis Xavier di kota Davao, di mana dia berada di peringkat pertama di kelasnya.

Ditahbiskan sebagai imam di Keuskupan Tagum pada tanggal 6 April 1976, dia diangkat menjadi Uskup Kidapawan pada bulan Juni 1997, dan Uskup Agung Zamboanga pada bulan November 2006.

Uskup Agung Valles akan menjadi ketua ke-20 dari badan kolegial  yang berumur 72 tahun tersebut, dari 83 uskup yang aktif, lima administrator keuskupan, dan 43 anggota kehormatan konferensi tersebut.

Pejabat konferensi memiliki masa jabatan dua tahun, atau total empat tahun jika terpilih untuk kedua kalinya. Jika mengikuti tradisi, pejabat petahana terpilih kembali untuk masa jabatan kedua dan terakhir.

Baca juga: New Philippine bishops’ conference head wants ‘active dialogue’




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Delegasi India ingin berbagi pengalaman iman di AYD Yogyakarta
  2. Surat Dari Roma: Pemecatan prefek Kongregasi Ajaran Iman
  3. Aktivis kecam Jokowi terkait perintah menembak penyelundup norkoba
  4. PM Singapura ingatkan ancaman kelompok ekstrimis
  5. Warga Timor-Leste inginkan koalisi pemerintahan yang pro-rakyat
  6. Kardinal Zen kritik pengadilan yang mendiskualifikasi anggota parlemen
  7. Pendukung Mgr Hubertus Leteng meminta umat membela uskup
  8. Paus sumbang €25.000 untuk membantu warga di Afrika Timur
  9. Setelah kelompok teroris, ini target serangan Duterte berikutnya
  10. India memberikan pelatihan bagi jutaan PRT
  1. Setuju Aurel....Gereja semestinya menjadi teladan dalam transparansi dan akuntab...
    Said puji astuti on 2017-07-26 15:28:50
  2. Biarin aja dah bapak pastor terhormat. Gk usa ikut campur. Langakh yang bagus ka...
    Said Narfin on 2017-07-26 15:12:19
  3. Sebagai awam Katolik saya sangat prihati dengan kemelut yang tengah terjadi di ...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-07-26 07:00:27
  4. Syalom, semua saudara. Tolong baca baik-baik, Pal Alex Marwata tidak mengatakan ...
    Said Aurel on 2017-07-24 16:04:09
  5. KPK ingin audit Gereja ? Gak salah, ada udang dibalik batu, ada unsur politik bs...
    Said Bonbon on 2017-07-23 21:19:37
  6. KPK tentunya tak berwenang mengaudit keuangan lembaga agama seperti gereja karen...
    Said Willy Nggadas on 2017-07-23 16:22:59
  7. Apapun undang-undangnya, soal perbuatan baik dalam hal ini gereja bebas korupsi...
    Said Alexander on 2017-07-23 07:02:14
  8. Good morning...
    Said Bienvenhu on 2017-07-23 05:19:23
  9. Pandangan yg rasional bila keterbukaan itu di mulai dari Gereja Katolik seperti ...
    Said Matias on 2017-07-22 21:51:12
  10. Sudah saatnya gereja accountable. https://www.naulinovation.com:8443/onebody/...
    Said Leonard on 2017-07-22 17:15:48
UCAN India Books Online