UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Pendukung Mgr Hubertus Leteng Meminta Umat Membela Uskup

Juli 25, 2017

Pendukung Mgr Hubertus Leteng Meminta Umat Membela Uskup

Uskup Ruteng Mgr Hubertus Leteng Pr

Beberapa imam di Keuskupan Ruteng mendesak umat untuk mendukung Uskup Hubetus Leteng dalam gejolak yang terjadi belakangan ini, karena perpecahan muncul atas tuduhan bahwa prelatus tersebut menyalahgunakan dana gereja.

Sedikitnya 69 dari 167 imam diosesan menyatakan mengundurkan diri dari jabatan mereka pada bulan Juni lalu. Bersama dengan kelompok awam mereka telah mendesak Uskup Leteng untuk mengundurkan diri karena diduga menyalahgunakan uang gereja sekitar 1,6 milar rupiah dan telah meminta Vatikan untuk memecatnya.

Tapi, dalam beberapa pekan terakhir ini, beberapa imam di keuskupan itu telah menggunakan mimbar untuk membela Uskup Leteng.

Pastor John Mustaram, Pastor Kepala Paroki St. Gregorius Borong, membela prelatus tersebut dalam sebuah pernyataan dalam misa pernikahan yang sejak itu menjadi viral di media sosial.

Dia menilai tuduhan terhadap Uskup Leteng – termasuk dia berselingkuh- adalah fitnah dan memperingatkan pastor lain dan umat awam untuk tidak berbicara melawan uskup.

Dia juga memperingatkan umat paroki agar tidak berbicara buruk tentang sang uskup.

“Jika suami menghina uskup, istri dan anak-anaknya akan dikutuk,” katanya.

Seorang uskup yang ditunjuk oleh Vatikan hanya bisa dipecat oleh Vatikan, tambahnya.

Seorang imam yang mendukung uskup Leteng menuduh media lokal ikut terlibat dalam barisan penentang.

Menurut situs berita lokal Floresa.co, seorang imam yang menyebut dirinya sendiri Pastor Rustam Effendy menuduh media tersebut sebagai sebuah persekongkolan antara orang-orang non-Katolik untuk menghancurkan gereja. 

Pastor itu dikabarkan sudah meminta maaf atas pernyataannya tersebut.

Pastor Rober Pelita, vikep Labuan Bajo dan salah satu imam yang menentang Uskup Leteng, mengatakan tuduhan penyimpangan keuangan itu benar adanya.

“Uskup Leteng mengaku pada sebuah pertemuan bahwa dia menggunakan uang dari keuskupan itu,” katanya.

Pastor Pelita menambahkan bahwa para imam yang masih mendukungnya juga menghadiri pertemuan itu.

“Saya terkejut bahwa mereka mengatakan tuduhan itu bohong, saya menduga mereka mengatakannya karena ada kepentingan tertentu,” katanya.

Pastor Simon Nama, vikep Borong, mengatakan bahwa tuduhan mereka terhadap Uskup Leteng didasarkan pada fakta.

“Mengapa kita harus menanggung banyak kebohongan bersama sang uskup,” katanya.

Perselisihan itu terjadi pada 12 Juni, ketika beberapa imam menuduh uskup secara diam-diam meminjam 1,25 miliar rupiah dari Konferensi Wali Gereja Indonesia dan 400 juta dari keuskupan tanpa memberikan laporan pertanggungjawaban.

Menurut para imam, Uskup Leteng mengatakan kepada mereka pada pertemuan yang dihadiri oleh Pastor Pelita bahwa uang-uang itu digunakan untuk membiayai seorang pemuda dari keluarga miskin yang sedang belajar menjadi pilot di Amerika Serikat. Namun uskup menolak memberikan rincian tentang pemuda itu dan mengatakan bahwa itu bukan urusan mereka.

Para imam menduga uang itu dikirim kepada seorang wanita yang mereka percaya sebagai selingkuhan sang uskup. Perselingkuhan itu muncul pada tahun 2014 setelah seorang imam yang memilih untuk meninggalkan imamat membuka kasus itu ke publik.

Kasus itu telah dilaporkan ke Vatikan, setelah para imam penentang bertemu dengan nuncio Indonesia, Uskup Agung Antonio Guido Filipazzi, di Jakarta.

Sebuah sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada ucanews.com bahwa Vatikan akan membuat keputusan mengenai masalah itu setelah bertemu dengan Uskup Leteng pada tanggal 7 Juli.

Namun, sumber itu mengatakan pada 19 Juli, bahwa Vatikan belum membuat keputusan dan keluhan terhadap uskup harus melalui jalur yang benar.

Uskup Leteng belum menanggapi beberapa permintaan untuk berkomentar.

7 responses to “Pendukung Mgr Hubertus Leteng Meminta Umat Membela Uskup”

  1. Bernardus Wato Ole says:

    Sebagai awam Katolik saya sangat prihati dengan kemelut yang tengah terjadi di Keuskupan Ruteng. Saya berharap persolan ini bisa terselesaikan dengan baik oleh takhta suci. Para Pastor di Keuskupan Ruteng dan juga para tokoh awam jangan banyak berkomentar yang menambah kesimpangsiuran. Dan lagi bukan jamannya menakut-nakuti umat dengan kutukan.

  2. meldy says:

    Semoga masalah ini cepat selesai.

  3. Awam says:

    Sy sbg awam pernah mendengar istilah “Anak Deo” apa ya artinya itu??? Istilah ini populer dlm masyarakat NTT. Trimaksh kpd Tahta Suci yg sudah ‘Mbuka’ hal ini k publik. Gereja selalu punya cara mnyelesaikan mslah spt ini. Deo Gratias.

  4. ignasius says:

    Sbagai Imam seharusnya mengajak umat utk berdoa terkait dgn poemik di keuskupan rtg,agar segera keluar dari kemelut yg sdh menjadi perhatian dunia,bukan malah menakuti umat akan kutukan,baik klo ini fitna belaka,tp klo trnyata ini fakta?

  5. kendri says:

    Aneh juga statement dr pastor pendukung uskup bermasalah…..pke kutukan segala….dia pikir ini jaman pra-konsili…..klu salah ya salah, sekalipun uskup….kan ada aturan2 Gereja…..sbg umat Katolik saya sangat respek para klerus apalagi uskup….tapi mendiamkan “sesuatu yg salah” adalah kekeliruan besar…..cukuplah Gereja pernah mengalami masa kegelapan…..itu harus jadi pembelajaran bersama….jgan sampai noda2 itu kembali mengotori Gereja yg tengah membenah diri….

  6. angela rianti says:

    Hal yang terbaik adalah berani mengakui kesalahan
    bersedia mundur dari jabatan
    sehingga tidak merusak dan mencemari gereja dan umat untuk dapat dekat dengan atau menuju jalan Tuhan dengan baik dan benar.
    Masalah perempuan dan uang, masih terjadi pada imam2, tapi belum tersingkap secara benderang, karena perkronian

  7. afra maria futwembun says:

    Saya salah satu kaum awam katolik…terharu dgn membaca peristiwa di keuskupan ruteng… mengapa harus ada ke 69 Pastor yang menentang dan bahkan memfitnah pemimpin mereka…. bukankah itu Dosa besar dan akan mendapatkan kutukan jika kita memfitnah Uskup kita…
    Ya Tuhan…mengapa hal ini harus terjadi
    Tolonglah curahkan cahaya Roh KudusMu untuk menerangi Uskup Hubertus agar beliau dikuatkan dan biarlah Roh Kudus yang sama itu juga menerangi hati dan pikiran ke 69 Pastor agar mereka menyesali semua perlakuan mereka terhadap pimpinan mereka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi