UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Orangtua Cemas Anak Mereka Terpapar Paham Radikal di Sekolah

Juli 28, 2017

Orangtua Cemas Anak Mereka Terpapar Paham Radikal di Sekolah

Sejumlah orangtua siswa di beberapa sekolah di Indonesia meminta pemerintah untuk melindungi anak-anak sekolah dari paham radikal.

Orang tua murid menuntut pemerintah untuk mengambil langkah demi mencegah anak-anak terpapar ideologi radikal di sekolah, setelah hampir separuh orang yang menyelesaikan program deradikalisasi baru-baru ini adalah anak-anak.

Orang tua terkejut mengetahui bahwa 75 dari 161 orang yang direhabilitasi dalam program tersebut adalah anak-anak dan remaja usia sekolah.

Program rehabilitasi ini dikelola bersama oleh Kementerian Sosial, Kementerian Agama, Badan Penanggulangan Terorisme Nasional dan Densus 88.

Anak-anak terkena ideologi ekstremis melalui orang tua mereka, yang melakukan perjalanan ke Suriah dan para guru yang berafiliasi dengan kelompok ekstremis, kata kementerian kesejahteraan sosial.

Anastasia Eko Purwandari, seorang ibu dari tiga anak sekolah dasar, mengatakan kepada ucanews.com bahwa salah satu faktor utama adalah bahwa banyak sekolah terlalu fokus untuk menghafal buku teks agama ketimbang membimbing siswa tentang bagaimana menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan mereka sehari-hari.

“Mempelajari agama seharusnya tidak hanya tentang teori tapi bagaimana anak harus berhubungan dengan masyarakat,” kata Purwandari, seorang umat paroki St. Albertus Agung, Bekasi, Jawa Barat.

Delia Wahtikasari, seorang Muslim dan ibu dari dua anak sekolah dasar, mengatakan bahwa pengajaran radikal akan mempengaruhi cara berpikir dan perbuatan anak.

“Ini bahkan bisa mengubah tujuan masa depan anak,” tambahnya.

Menurut Pastor Vinsensius Darmin Mbula Fransiskan, ketua Dewan Pendidikan Katolik Nasional, pemerintah perlu mengubah cara agama diajarkan di sekolah,

“Pemerintah perlu fokus pada aspek logika, artinya sekolah harus mengarahkan anak-anak untuk merenung dan tidak hanya memberi tahu mereka apa yang harus dilakukan dan yang tidak harus dilakukan,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi