UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Evangelisasi Baru Menarik Perhatian Ribuan Orang Filipina

Juli 31, 2017

Evangelisasi Baru Menarik Perhatian Ribuan Orang Filipina

Kardinal Luis Antonio Tagle memimpin prosesi pada Konferensi Evangelisasi Baru yang pertama tahun 2013.

Ribuan umat Katolik Filipina menerjang jalan-jalan yang dilanda banjir dan badai di Manila untuk menghadiri Konferensi Evangelisasi Baru yang dibuka pada 28 Juli.

“Tidak ada yang bisa menghentikan kita,” kata Kardinal Luis Antonio Tagle dari Manila saat dia mengenang konferensi pertama di tahun 2013 dimana sebuah gempa besar melanda provinsi Bohol.

Biro cuaca melaporkan bahwa “badai tropis yang parah” mengintensifkan dan meningkatkan hujan monsun yang menyebabkan banjir di ibu kota Filipina.

Cuaca buruk menyebabkan sekolah dan kantor ditutup untuk sementara di Metro Manila dan provinsi-provinsi sekitarnya.

“Selalu ada tragedi namun itu membuat kita semakin berpegang pada firman Tuhan dan berpegang pada misi kita untuk mewartakan Injil,” kata prelatus Manila tersebut.

Penyelenggara acara tersebut mengatakan bahwa peserta kegiatan yang berlangsung tiga hari pada tahun ini adalah awam, pelajar, katekis, imam, biarawati, dan religius dan telah melewati angka 5.000 pada tanggal 28 Juli.

Kardinal Tagle menginisiasi konferensi ini pada tahun 2013 sebagai tanggapan atas seruan Gereja Katolik untuk evangelisasi baru.

Selama homili pada pertemuan tahun ini, dia mengingatkan orang-orang Filipina untuk rendah hati dalam lebih melayani orang lain.

Dia mengingatkan para peserta untuk menghindari “ilusi keagungan … kebohongan demi menjadi superior” dan untuk memelihara “kebiasaan untuk menolong.”

“Ketika kita melihat orang lapar, mereka yang ditolak aksesnya terhadap kebutuhan dan layanan dasar … saya berharap hati kita terbuka,” kata Tagle.

Dia mengatakan bahwa dia merasa sedih dengan “situasi kelemahan dan ketergantungan” di masyarakat di mana orang-orang lemah dilecehkan, ia menambahkan bahwa “pemahaman akan kebesaran di masyarakat mengganggu komunitas.”

“Jika kita melihat perpecahan, kebencian dan perang di dunia, salah satu penyebabnya adalah pengertian, pemahaman tentang kebesaran,” kata kardinal tersebut.

Pertemuan tahun ini di Manila mengusung tema “satu hati dan satu jiwa” untuk merayakan ulang tahun gereja di Filipina, “Year of the Parish as a Communion of Communities.”

Konferensi evangelisasi baru yang pertama pada tahun 2013 difokuskan pada “menghidupkan kembali semangat evangelisasi” dan pembaharuan pengalaman iman dalam konteks Asia.

Pertemuan tahun lalu merayakan Tahun rahmat dengan tema “Mercy, Understanding, Work: The Filipino Experience of Mercy.”

Setidaknya dua pejabat Vatikan dijadwalkan menghadiri konferensi tersebut, yang diadakan di Universitas Kepausan Santo Tomas.

Uskup Agung Salvatore Rino Fisichella, presiden Dewan Kepausan untuk Evangelisasi Baru, akan berbicara tentang “Menjadi Kristen di zaman ketidakpedulian” pada 29 Juli.

Uskup Agung Bernardito Auza, Pengamat Tetap Tahta Suci untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, akan berbicara tentang “Peran Gereja di antara komunitas bangsa-bangsa” pada 30 Juli.

Selain sesi pleno, akan ada sepuluh sesi mengenai isu-isu tentang sekolah Katolik, katekis, keluarga, pemuda, media baru dan evangelisasi, keadilan sosial, gerakan baru, ekologi, dialog antaragama dan Komunitas Ecclesial Dasar.

ucanews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi