OMK Asia Mengadakan Eksposur untuk Belajar Budaya Lokal

05/08/2017

OMK Asia Mengadakan Eksposur untuk Belajar Budaya Lokal thumbnail

Orang muda Katolik, peserta AYD 2017 membuat gunungan, berlatih tarian, dan musik gamelan yang biasa digunakan umau Katolik lokal untuk syukuran panen yang dipersembahkan dalam Misa.

 

Para orang muda Katolik (OMK), yang menghadiri Asian Youth Day (AYD) di Yogyakarta mengadakan kunjungan di 26 destinasi berbeda di wilayah keuskupan agung Semarang.

Para peserta AYD tersebut mengunjungi tempat-tempat yang dipilih karena sering mengadakan pelayanan pada sesama dan bersifat gerejawi seperti gereja, sekolah dan komumitas.

Acara, yang bertemakan “Joyful Asian Youth! Living the Gospel in Multicultural Asia” itu adalah bagian dari kegiatan AYD 2017, yang dihadiri lebih dari 2.000 OMK dari 21 negara di Asia Timur, Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Para peserta AYD membawa misi ketika mereka mengunjungi tempat-tempat tersebut dan belajar serta berdiskusi tentang multikulturalisme.

Exposure tersebut bertujuan menemukan inspirasi untuk menjadi pribadi yang semakin peka, terlibat dan menjadi bagian dari masyarakat.

Kepekaan rasa, pikiran dan jiwa raga ini menjadi daya dorong bagi manusia untuk mau terlibat, menyatu dengan kenyataan yang ada seperti gereja menghidupkan semangat Gaudium et Spes, sebuah dokumen Konsili Vatikan II.

AYD 2017 turut melibatkan saudara-saudara Muslim untuk berbagi cerita mengenai Islam di Indonesia dalam aktivitas exposur. Momen ini sekaligus menjadi perjumpaan dan dialog untuk membuat kaum muda Asia memahami agama, yang menjadi agama mayoritas di Indonesia.

Di Paroki Hati Kudus Yesus Ganjuran, Yoyakarta, para peserta belajar menari dan menyanyi lagu tradisional lokal, main musik gamelan, dan membuat gunungan.

Di Gua Maria Sendangsono, OMK mengadakan  jalan salib, refleksi, sedangkan di Seminari, mereka melihat lebih dekat tentang kehidupan seminari tersebut.

Sejumlah peserta dari Banglades, Korea Selatan, Filipina, dan Myanmar,  yang berkunjung ke gereja Ganjuran sangat senang bisa memahami budaya lokal karena mereka bisa bermain gamelan, menari mengiringi persembahan dalam Misa, dan menyanyi.

“Saya senang karena saya bisa bermain gamelan. Awalnya sulit, tapi setelah berlatih serius selama satu jam akhirnya bisa,” kata Payel Christina Das, usai acara tersebut.

Gereja Katolik Gancuran hancur total setelah gempah dahsyat menghantam Yogyakarta pada Mei 2006. Namun dalam dua tahun gereja itu dibangun kembali dalam dua tahun bernuansa budaya Jawa.

Konradus Epa/Katharina R. Lestari, Yogyakarta

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup Militer Ajak Anggota TNI/POLRI Katolik Wujudkan Nilai-nilai Kristen
  2. Uskup: Rencana Keterlibatan Amerika Memperburuk Konflik Mindanao
  3. Uskup Korea Mendorong Pihak yang Bertikai Menahan Diri
  4. Renungan Hari Minggu XX Tahun A – 20 Agustus 2017
  5. Caritas Memberi Bantuan kepada Korban Banjir
  6. Timor-Leste Berjuang Membentuk Pemerintahan Baru
  7. Demo Menuntut Keadilan bagi Papua Berujung Penangkapan
  8. PBB Berlaku Tidak Adil Terhadap Pengungsi Kristen di Bangkok
  9. HUT RI Ke-72, Ormas Katolik Ajak Masyarakat Mengamalkan Pancasila
  10. Gereja dan Aktivis Indonesia Prihatin dengan PRT di Bawah Umur
  1. Saya ingin dapatkan versi Bahasa Indonesia buku panduan Legionis Maria( Legion o...
    Said Maria Ithaya Rasan on 2017-08-15 14:22:31
  2. Visitator Apostolik itu tugasnya adalah mengunjungi pihak-pihak yang dianggap me...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-14 11:40:48
  3. Ada asap PASTI karna ada api... Tontonlah film 'Spotlight' yg brdasarkn kisah n...
    Said RESI Kurniajaya on 2017-08-12 22:38:30
  4. Teman-teman saudara-saudariku yang ada di dan berasal dari Keuskupan Ruteng. Saa...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-12 15:12:04
  5. Berita menggembirakan, shg para imam tak memberi eks komunikasi bagi yang berce...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 20:10:43
  6. Permasalahan di Keuskupan Ruteng sampai mencuat seperti ini, tentu tidak main ma...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 16:19:26
  7. Keberadaan uskup bukan seperti presiden hingga kepala desa, yang dilakukan melal...
    Said aloysius on 2017-08-11 10:53:19
  8. sebaiknya umat bersabar dan berdoa agar kemelut ini segera berakhir. kendatipun...
    Said yohanes on 2017-08-11 10:21:16
  9. Pembuktian kebenaran jika ada proses pengadilan/tribunal. Sebagai pemimpin Gerej...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-11 06:54:24
  10. Umat Katholik dimana saja. Jangan bicara tentang uang di Gereja yang anda telah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-11 06:48:21
UCAN India Books Online