UCAN Indonesia Catholic Church News

Masyarakat Adat di Asia Menjerit, Hidup Mereka Terancam

11/08/2017

Masyarakat Adat di Asia Menjerit, Hidup Mereka Terancam thumbnail

Seorang anggota komunitas masyarakat adat di Mindanao, Filipina, mengikuti demonstrasi di Manila pada 24 Juli menentang penerapan darurat militer di wilayah itu. (ucanews.com)

Cara hidup tradisional masyarakat adat di Asia terus mengalami ancam karena banyak pemerintah di wilayah ini masih enggan mengakui hak mereka atas tanah leluhur.

“Kesinambungan keberadaan kita tetap terancam oleh militerisasi, agresi pembangunan, pemindahan dan dominasi budaya,” demikian dikatakan Pakta Masyarakat Adat Asia.

Kelompok tersebut memperingati Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia pada 9 Agustus dengan meminta pemerintah di seluruh Asia “untuk memperkuat dialog dan kemitraan dengan masyarakat adat.”

Organisasi kelompok adat Asia yang berusia 25 tahun tersebut mengatakan bahwa institusi tradisional mereka “sangat dilemahkan oleh pengenaan struktur negara dan sistem hukum eksternal.”

Namun, terlepas dari itu, kelompok tersebut mengatakan bahwa masyarakat adat telah membuat kemajuan di beberapa negara.

Setidaknya lima negara di kawasan ini – Nepal, Kamboja, Jepang, Taiwan dan Filipina – telah mengeluarkan undang-undang yang mengakui hak-hak masyarakat adat.

Di Myanmar, pemerintah telah mengadopsi kebijakan penggunaan lahan baru yang mengakui kepemilikan tanah adat untuk masyarakat adat.

Dalam beberapa bulan terakhir Indonesia juga telah mengadopsi panduan untuk mengidentifikasi Orang adat dan pengakuan atas wilayah adat mereka.

Organisasi Kelompok adat tersebut mengatakan bahwa pelaksanaan kebijakan negara ini “berpotensi mengubah kehidupan saudara dan saudari kita secara signifikan.”

Tapi ancaman, terutama dari “proyek pembangunan” yang disponsori pemerintah, terus berlanjut di banyak wilayah.

Di Filipina, masyarakat adat di bagian selatan negara tersebut telah mengungsi akibat operasi penambangan, menurut Komisi Anti-Kemiskinan pemerintah.

Komisi tersebut mencatat bahwa kepentingan pertambangan di Mindanao berada di belakang “perusakan lingkungan yang sangat besar, pelanggaran hak asasi manusia, dan pemindahan komunitas adat yang meluas.”

Dalam perayaan untuk memperingati Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia pada 9 Agustus, kelompok adat Filipina mengulangi seruan untuk mengakhiri serangan terhadap masyarakat mereka.

Pya Macliing Malayao dari aliansi masyarakat adat Katribu mengatakan bahwa dalam 12 bulan terakhir setidaknya 23 orang adat telah menjadi korban eksekusi singkat.

Dia mengatakan bahwa sejak tahun lalu, operasi militer di Mindanao telah mengakibatkan perpindahan sekitar 17.500 masyarakat adat, termasuk penutupan paksa 27 sekolah kesukuan. -ucanews.com




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pastor China Dipenjara Kasus Pencurian, Umat Mengatakan Dia Dijebak
  2. Diduga Karena Tekanan, Pemerintah Menutup Sebuah Misi Katolik di India
  3. Gempa Meksiko Menewaskan 11 Orang Saat Acara Pembaptisan
  4. Renungan Hari Minggu XXV Tahun A – 24 Sept 2017
  5. Partai Khunto Mundur, Timor-Leste Dipimpin Koalisi Minoritas
  6. Mgr Adrianus Sunarko Ditahbiskan Uskup Pangkalpinang Akhir Pekan Ini
  7. Paus Ingatkan Uskup Jepang agar Tidak Melupakan Martir
  8. Tidak Diperhatikan, Milisi Ancam Tutup Perbatasan RI-Timor Leste
  9. Uskup Hong Kong Beberkan Cara Menghadapi China
  10. Pastor Salesian Ini Mengisahkan Penangkapan dan Pembebasannya
  1. Terima kasih atas masukannya Romo. Salam hangat...
    Said cnindonewsletter on 2017-09-18 16:37:16
  2. Koreksi: Sejak Oktober 2016, Superior Generale CDD bukan lagi R.P. Jhon Cia, ...
    Said Yustinus CDD on 2017-09-18 11:19:22
  3. Suster, perkenalkan saya Dame. Saya berumur 25 tahun dan saya sudah baptis katol...
    Said Parningotanna Dameria Siahaan on 2017-09-15 14:17:52
  4. kalau ada pohon yang tumbang sebab angin kencang, maka jangan salahkan angin yan...
    Said mursyid hasan on 2017-09-13 00:02:54
  5. Salam Kenal Sahabat seiman, Nama sy Antonius, tinggal di Jakarta Indonesia. Sy...
    Said Antonius on 2017-09-10 21:25:14
  6. Selamat siang Romo Indra Sanjaya. Di Wahyu 13:1 kitab deuterokanonik ada salah t...
    Said agus eko on 2017-09-10 14:04:11
  7. Infonya sangat bermanfaat. Semoga umat Katolik makin mencintai kitab suci.......
    Said Deo Reiki on 2017-09-07 08:31:09
  8. Selamat siang, Jika boleh saya meminta nomer telp ibu Angelic Dolly Pudjowati...
    Said Cornellia on 2017-09-04 15:26:00
  9. sejarah masa lalu, yang masih belum jelas keputusan dari Pemerintah, dan belum j...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:16:52
  10. religius sendiri sangat erat kaitannya kepada seluruh kegiatan umat termasuk lin...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:04:35
UCAN India Books Online