Uskup Filipina Menolak Intervensi Amerika di Marawi

11/08/2017

Uskup Filipina Menolak Intervensi Amerika di Marawi thumbnail

Asap mengepul dari kota Marawi setelah Angkatan Udara Filipina menggempur kota yang dikuasai kelompok teroris yang terafiliasi dengan ISIS.

Setidaknya tiga uskup Katolik dari Filipina selatan menyatakan tidak setuju atas rencana Amerika Serikat melakukan serangan udara terhadap sasaran teroris di Mindanao.

Hal itu disampaikan sebagai reaksi terhadap sebuah laporan NBC News minggu ini, yang mengatakan bahwa Pentagon sedang mempertimbangkan sebuah rencana yang memungkinkan militer A.S. melakukan serangan udara terhadap kelompok teroris yang berafiliasi dengan ISIS di Filipina.

Pejabat militer dan pertahanan Filipina mengatakan bahwa tidak dibutuhkan serangan udara A.S. terhadap kelompok teroris lokal yang terkait dengan Negara Islam di kota Marawi yang sedang terkepung.

Panglima militer Jenderal Eduardo Ano juga membantah bahwa ada opsi semacam itu yang dipertimbangkan, ia mengatakan bahwa perjanjian militer dengan A.S. tindakan militer langsung hanya diperbolehkan selama ada invasi ke Filipina.

Uskup Edwin de la Pena dari Marawi mengatakan bahwa konflik di Mindanao “adalah perang yang bisa diselesaikan dengan mudah oleh negara kita jika saja kita menggunakan tradisi Filipina untuk menyelesaikan konflik.”

Prelatus itu mengatakan persuasi dan penggunaan cara tradisional untuk menyelesaiakan persoalan dapat mengakhiri bentrokan yang sudah memasuki bulan ketiga itu.

“Seperti yang kita lihat, semua inisiatif lokal lainnya telah ditolak,” kata Uskup De La Pena.

Uskup Agung Martin Jumoad dari Keuskupan Agung Ozamiz mengatakan bahwa tidak perlu campur tangan Amerika Serikat karena konflik di Marawi adalah “masalah dalam negeri”.

Uskup Dinualdo Gutierrez dari Keuskupan Marbel mengungkapkan keyakinannya bahwa pasukan keamanan negara itu mampu menghadapi situasi itu.

Dia mengatakan bahwa intervensi militer A.S. di Marawi hanya akan menghasilkan “lebih banyak kekerasan.”

Pemerintah A.S. melatih dan memperlengkapi pasukan Filipina sebagai bagian dari kesepakatan pertahanan bersama antara kedua negara.

Dalam operasi militer yang sedang berlangsung di Marawi, Amerika telah mengerahkan pesawat pengintai Orion P3

Hampir 400.000 orang telah mengungsi akibat pertempuran tersebut, yang dimulai pada tanggal 23 Mei ketika orang-orang bersenjata yang terinspirasi oleh Negara Islam menyerang kota Marawi. Konflik tersebut telah mengakibatkan kematian sedikitnya 122 tentara, 45 warga sipil, dan 539 tersangka teroris.

ucanews.com




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup Militer Ajak Anggota TNI/POLRI Katolik Wujudkan Nilai-nilai Kristen
  2. Uskup: Rencana Keterlibatan Amerika Memperburuk Konflik Mindanao
  3. Uskup Korea Mendorong Pihak yang Bertikai Menahan Diri
  4. Renungan Hari Minggu XX Tahun A – 20 Agustus 2017
  5. Caritas Memberi Bantuan kepada Korban Banjir
  6. Timor-Leste Berjuang Membentuk Pemerintahan Baru
  7. Demo Menuntut Keadilan bagi Papua Berujung Penangkapan
  8. PBB Berlaku Tidak Adil Terhadap Pengungsi Kristen di Bangkok
  9. HUT RI Ke-72, Ormas Katolik Ajak Masyarakat Mengamalkan Pancasila
  10. Gereja dan Aktivis Indonesia Prihatin dengan PRT di Bawah Umur
  1. Saya ingin dapatkan versi Bahasa Indonesia buku panduan Legionis Maria( Legion o...
    Said Maria Ithaya Rasan on 2017-08-15 14:22:31
  2. Visitator Apostolik itu tugasnya adalah mengunjungi pihak-pihak yang dianggap me...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-14 11:40:48
  3. Ada asap PASTI karna ada api... Tontonlah film 'Spotlight' yg brdasarkn kisah n...
    Said RESI Kurniajaya on 2017-08-12 22:38:30
  4. Teman-teman saudara-saudariku yang ada di dan berasal dari Keuskupan Ruteng. Saa...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-12 15:12:04
  5. Berita menggembirakan, shg para imam tak memberi eks komunikasi bagi yang berce...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 20:10:43
  6. Permasalahan di Keuskupan Ruteng sampai mencuat seperti ini, tentu tidak main ma...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 16:19:26
  7. Keberadaan uskup bukan seperti presiden hingga kepala desa, yang dilakukan melal...
    Said aloysius on 2017-08-11 10:53:19
  8. sebaiknya umat bersabar dan berdoa agar kemelut ini segera berakhir. kendatipun...
    Said yohanes on 2017-08-11 10:21:16
  9. Pembuktian kebenaran jika ada proses pengadilan/tribunal. Sebagai pemimpin Gerej...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-11 06:54:24
  10. Umat Katholik dimana saja. Jangan bicara tentang uang di Gereja yang anda telah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-11 06:48:21
UCAN India Books Online