UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Investigasi Skandal di Keuskupan Ruteng Rampung, Tunggu Hasilnya

Agustus 28, 2017

Investigasi Skandal di Keuskupan Ruteng Rampung, Tunggu Hasilnya

Uskup Bandung Mgr Antonius Subianto Bunjamin OSC diutus Vatikan untuk menyelesaikan kemelut di Keuskupan Ruteng. (ucanews.com)

Penyidik atau visitator apostolik ​​yang ditunjuk Vatikan telah menyelesaikan penyelidikan atas tuduhan yang diajukan oleh para imam terhadap Uskup Ruteng.

Uskup Antonius Subianto Bunjamin, OSC dari Bandung ditunjuk oleh Vatikan sebagai  apostolik visitator untuk menginvestigasi tuduhan bahwa Uskup Ruteng Mgr Hubertus Leteng telah menyalahgunakan dana gereja dan dugaan hubungan dengan seorang wanita.

Uskup Anton mengatakan kepada ucanews.com bahwa dia telah mengumpulkan cukup bukti selama kunjungan 15-18 Agustus ke Keuskupan Ruteng di Pulau Flores, di mana dia mewawancarai sekitar 30 imam dan umat awam, dan akan mengirimkan laporan terperinci ke Vatikan.

“Mudah-mudahan laporan akan selesai selambat-lambatnya awal September,” katanya. Namun Uskup Anton mengatakan bahwa dia tidak dapat memastikan kapan Vatikan akan mengambil keputusan.

Para imam di Keuskupan Ruteng yang menyampaikan tuduhan tersebut mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Uskup Hubertus Leteng sangat melukai gereja dan mereka yakin Vatikan pada akhirnya akan mengambil keputusan yang tepat.

“Saya yakin visitator apostolik telah melakukan yang terbaik untuk menyembuhkan luka ini,” kata Pastor Laurensius Sopang, rektor Seminari Menengah St. Yohanes Paulus II di Labuan Bajo.

“Saya juga percaya bahwa ini adalah intervensi Tuhan sendiri untuk memperbaiki gerejaNya yang terluka,” katanya.

Skandal tersebut meletus pada bulan Juni ketika 69 imam – termasuk Pastor Sopang – keluar dari jabatan mereka dan meminta agar Uskup Leteng mengubah cara mengelola keuskupan tersebut.

Mereka menuduh Uskup Leteng diam-diam meminjam sekitar 1.6 miliar dari KWI dan sekitar 400 juta dari keuskupan tanpa memberikan laporan pertanggungjawaban.

Uskup berusia 58 tahun itu pada sebuah pertemuan mengatakan bahwa uang itu digunakan untuk pendidikan seorang pemuda dari keluarga miskin yang sedang belajar menjadi pilot di Amerika Serikat, namun menolak memberikan rincian tentang pemuda tersebut.

Namun, para imam menduga uang itu masuk ke seorang wanita yang mereka tuduh sebagai selingkuhan uskup. Perselingkuhan tersebut muncul pada tahun 2014 setelah seorang imam yang memilih untuk meninggalkan imamat ‘go public’ dengan tuduhan tersebut.

Onesimus Jaman, seorang pemimpin awam yang diwawancarai oleh pastor apostolik, mengatakan bahwa dia optimis penyelidikan tersebut akan menghasilkan hasil yang tepat.

“Berbicara kepada Uskup Anton, saya merasa dia jujur ​​dan merasa dia tulus dalam upaya menyelesaikan masalah ini,” katanya.

“Situasinya kritis dan ada banyak hal yang harus ditangani di keuskupan, tapi untuk saat ini yang terpenting adalah pembaharuan di bagian atas keuskupan,” katanya.

Sirilus Belen, seorang awam lain yang bertemu dengan Uskup Antonius di Jakarta mengatakan bahwa dia yakin Vatikan akan memberikan penyelesaian yang tepat atas masalah ini.

“Keyakinan itu dikonfirmasi setelah bertemu dengan pastor apostolik,” kata Sirilus.

ucanews.com

2 responses to “Investigasi Skandal di Keuskupan Ruteng Rampung, Tunggu Hasilnya”

  1. Bernardus Wato Ole says:

    Syukurlah……

  2. oktaf klau says:

    selamat untuk umat katolik manggarai memdapat uskup yg baru.semoga Tuhan memberkati..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi