UCAN Indonesia Catholic Church News

Kardinal Bo Minta Agar Umat Siap Secara Rohani Menyambut Kunjungan Paus

08/09/2017

Kardinal Bo Minta Agar Umat Siap Secara Rohani Menyambut Kunjungan Paus thumbnail

Kardinal Charles Maung Bo (kiri) saat konsistori 14 Februari, 2015 di basilika St. Petrus, Vatikan. (AFP)

Kardinal Charles Bo dari Yangon meminta umat Katolik Myanmar untuk mempersiapkan diri secara rohani untuk membantu memastikan keberhasilan kunjungan paus yang pertama ke negara mereka.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Keuskupan Agung Yangon pada 6 September, Kardinal Bo menuntun 700.000 umat Katolik di negara itu bagaimana mereka dapat mempersiapkan diri secara rohani untuk menyambut kunjungan Paus Fransiskus 27-30 November.

“Ucapkan doa khusus untuk kunjungan paus setiap hari, buat niat sambil mengucapkan doa rosario setiap hari, doakan juga saat Misa,” kata Kardinal Bo.

Paus akan tiba pertama di ibukota bisnis Yangon pada 27 November di mana dia akan ikut serta dalam beberapa pertemuan. Dia kemudian akan melakukan perjalanan ke ibu kota Naypyidaw untuk menemui Presiden Htin Kyaw dan Penasihat Negara Aung San Suu Kyi pada 28 November.

Sedikitnya 300.000 umat Katolik dan agama lainnya di seluruh Myanmar dan negara-negara tetangga diperkirakan akan bergabung dengan Paus Fransiskus untuk menghadiri Misa terbuka di Yangon pada 29 November.

Keesokan harinya, paus akan berdoa bersama orang-orang muda di Katedral St. Maria di Yangon. Kemudian hari itu dia akan berangkat ke negara tetangga Bangladesh.

Kunjungan paus terjadi setelah Myanmar dan Vatikan membentuk hubungan diplomatik penuh pada 4 Mei, tidak lama setelah Paus Fransiskus bertemu secara pribadi dengan Suu Kyi di Vatikan.

Umat Katolik adalah minoritas di negara mayoritas Budha yang berjumlah 51 juta orang. Umat Katolik Myanmar dilayani oleh 16 uskup, lebih dari 700 imam dan 2.200 orang religius.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. VIDEO: Memahami Masyarakat China Modern
  2. Aung San Suu Kyi Lamban, Warga Muslim di Asia Kecewa
  3. Paus Akui Gereja Terlambat Menangani Pelecehan Seksual
  4. Menjadi Gembala “Berbau Ikan Asin”
  5. Pastor China Dipenjara Kasus Pencurian, Umat Mengatakan Dia Dijebak
  6. Diduga Karena Tekanan, Pemerintah Menutup Sebuah Misi Katolik di India
  7. Gempa Meksiko Menewaskan 11 Orang Saat Acara Pembaptisan
  8. Renungan Hari Minggu XXV Tahun A – 24 Sept 2017
  9. Partai Khunto Mundur, Timor-Leste Dipimpin Koalisi Minoritas
  10. Mgr Adrianus Sunarko Ditahbiskan Uskup Pangkalpinang Akhir Pekan Ini
  1. Pengertian radikal adalah konsep kebersamaan dlm Al-Quran dan hadist TDK boleh m...
    Said Ali Hanafiah on 2017-09-25 10:39:31
  2. Terima kasih atas masukannya Romo. Salam hangat...
    Said cnindonewsletter on 2017-09-18 16:37:16
  3. Koreksi: Sejak Oktober 2016, Superior Generale CDD bukan lagi R.P. Jhon Cia, ...
    Said Yustinus CDD on 2017-09-18 11:19:22
  4. Suster, perkenalkan saya Dame. Saya berumur 25 tahun dan saya sudah baptis katol...
    Said Parningotanna Dameria Siahaan on 2017-09-15 14:17:52
  5. kalau ada pohon yang tumbang sebab angin kencang, maka jangan salahkan angin yan...
    Said mursyid hasan on 2017-09-13 00:02:54
  6. Salam Kenal Sahabat seiman, Nama sy Antonius, tinggal di Jakarta Indonesia. Sy...
    Said Antonius on 2017-09-10 21:25:14
  7. Selamat siang Romo Indra Sanjaya. Di Wahyu 13:1 kitab deuterokanonik ada salah t...
    Said agus eko on 2017-09-10 14:04:11
  8. Infonya sangat bermanfaat. Semoga umat Katolik makin mencintai kitab suci.......
    Said Deo Reiki on 2017-09-07 08:31:09
  9. Selamat siang, Jika boleh saya meminta nomer telp ibu Angelic Dolly Pudjowati...
    Said Cornellia on 2017-09-04 15:26:00
  10. sejarah masa lalu, yang masih belum jelas keputusan dari Pemerintah, dan belum j...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:16:52
UCAN India Books Online