UCAN Indonesia Catholic Church News

Krisis Rohingya Menjadi Agenda Utama Kunjungan Paus

13/09/2017

Krisis Rohingya Menjadi Agenda Utama Kunjungan Paus thumbnail

Pengungsi Rohingya terdampar di perbatasan Bangladesh di distrik Bandarban setelah melarikan diri dari kekerasan mematikan di negara bagian Rakhine di Myanmar 25 Agustus.

Masalah pengungsi Muslim Rohingya yang melarikan diri ke Bangladesh meningkat dengan cepat. Pejabat gereja mengatakan bahwa krisis tersebut akan menjadi bagian dari agenda utama saat Paus Fransiskus mengunjungi Myanmar dan Bangladesh akhir tahun ini.

Pejabat gereja percaya bahwa krisis itu tidak sepenuhnya menjadi yang hal utama yang membayangiperjalanan paus, meskipun media global dengan tegas menghubungkan kunjungan tersebut dengan krisis kelompok minoritas Muslim yang berjumlah sekitar 1,3 juta, hampir separuhnya mungkin telah melarikan diri dari Negara Bagian Rakhine, Myanmar, ke negara tetangga Bangladesh.

Laporan terbaru menyebutkan sekitar 123.000 orang melarikan diri hanya dalam 12 hari.

Beberapa pejabat yang ditemui ucanews.com berbicara tentang perjalanan paus karena pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi memilih untuk mengabaikan Rohingya dan fokus pada kekerasan teroris.

Suu Kyi membantah banyak laporan dari organisasi bantuan bahwa militer Myanmar telah menyapu habis desa dan membunuh orang. Dia menyangkal bahwa apa yang terjadi adalah kampanye pembersihan etnis.

“Saya pikir istilah pembersihan etnis terlalu keras,” kata Suu Kyi kepada BBC.

Beberapa pemenang Hadiah Nobel termasuk Malala Yusafzai dari Pakistan dan negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim seperti Bangladesh, Indonesia, Turki, Malaysia, Maladewa dan Iran telah dengan keras mengecam kekerasan tersebut dan mengkritik Suu Kyi karena telah gagal untuk menghentikan kekerasan tersebut.
Paus dan Rohingya

Paus Fransiskus akan mengunjungi Myanmar dan Bangladesh pada 27 November- 2 Desember dan para uskup Myanmar sudah mengingatkan agar paus tidak menggunakan istilah Rohingya karena sensitif di negara mereka.

Pemerintah Myanmar dan militer – dan banyak warga Myanmar – sebaliknya merujuk pada Rohingya sebagai “orang Bengali” yang mengklaim bahwa mereka berasal dari negara tetangga Bangladesh.

Uskup Gervas Rozario dari Rajshahi, ketua Komisi Keadilan dan Perdamaian para uskup Katolik Bangladesh, mengatakan kepada ucanews.com bahwa krisis Rohingya pasti akan didiskusikan dengan para pemimpin pemerintahan secara pribadi, lebih dari sekadar membuat sebuah isu publik.

“Saya pikir isu Rohingya akan disorot tapi tidak akan menjadi hal utama yang membayangi perjalanan paus,” kata Uskup Rozario.

“Paus Fransiskus benar tentang Rohingya, dan saya kira para uskup Myanmar berada di bawah tekanan, jadi mereka meminta agar paus tidak menggunakan istilah ‘Rohingya’,” kata Uskup Rozario.

“Vatikan memiliki hubungan yang efektif dengan pemerintah dan saya pikir kedutaan Vatikan akan memberi tahu apa yang paus atau tidak bisa katakan,” katanya.

 

SELENGKAPNYA: Rohingya crisis top of pope’s agenda during upcoming visit




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. VIDEO: Memahami Masyarakat China Modern
  2. Aung San Suu Kyi Lamban, Warga Muslim di Asia Kecewa
  3. Paus Akui Gereja Terlambat Menangani Pelecehan Seksual
  4. Menjadi Gembala “Berbau Ikan Asin”
  5. Pastor China Dipenjara Kasus Pencurian, Umat Mengatakan Dia Dijebak
  6. Diduga Karena Tekanan, Pemerintah Menutup Sebuah Misi Katolik di India
  7. Gempa Meksiko Menewaskan 11 Orang Saat Acara Pembaptisan
  8. Renungan Hari Minggu XXV Tahun A – 24 Sept 2017
  9. Partai Khunto Mundur, Timor-Leste Dipimpin Koalisi Minoritas
  10. Mgr Adrianus Sunarko Ditahbiskan Uskup Pangkalpinang Akhir Pekan Ini
  1. Pengertian radikal adalah konsep kebersamaan dlm Al-Quran dan hadist TDK boleh m...
    Said Ali Hanafiah on 2017-09-25 10:39:31
  2. Terima kasih atas masukannya Romo. Salam hangat...
    Said cnindonewsletter on 2017-09-18 16:37:16
  3. Koreksi: Sejak Oktober 2016, Superior Generale CDD bukan lagi R.P. Jhon Cia, ...
    Said Yustinus CDD on 2017-09-18 11:19:22
  4. Suster, perkenalkan saya Dame. Saya berumur 25 tahun dan saya sudah baptis katol...
    Said Parningotanna Dameria Siahaan on 2017-09-15 14:17:52
  5. kalau ada pohon yang tumbang sebab angin kencang, maka jangan salahkan angin yan...
    Said mursyid hasan on 2017-09-13 00:02:54
  6. Salam Kenal Sahabat seiman, Nama sy Antonius, tinggal di Jakarta Indonesia. Sy...
    Said Antonius on 2017-09-10 21:25:14
  7. Selamat siang Romo Indra Sanjaya. Di Wahyu 13:1 kitab deuterokanonik ada salah t...
    Said agus eko on 2017-09-10 14:04:11
  8. Infonya sangat bermanfaat. Semoga umat Katolik makin mencintai kitab suci.......
    Said Deo Reiki on 2017-09-07 08:31:09
  9. Selamat siang, Jika boleh saya meminta nomer telp ibu Angelic Dolly Pudjowati...
    Said Cornellia on 2017-09-04 15:26:00
  10. sejarah masa lalu, yang masih belum jelas keputusan dari Pemerintah, dan belum j...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:16:52
UCAN India Books Online