UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Perppu Ormas Diharapkan Mampu Perkuat Ideologi Bangsa

Oktober 17, 2017

Perppu Ormas Diharapkan Mampu Perkuat Ideologi Bangsa

Polisi menjaga demonstran dari kelompok Hizbut Tahrir yang mengadakan protes di luar kedutaan Prancis di Jakarta, 20 Januar, 2015. Mereka mengecam karikatur Nabi Muhammad yang dimuat majalah Charlie Hebdo. (AFP PHOTO / BAY ISMOYO)

Pemikiran dan gerakan fundamentalisme, radikalisme, intoleransi dan kekerasan, baik itu secara fisik maupun verbal di Indonesia telah menghawatirkan banyak pihak, termasuk tokoh masyarakat. Istri Presiden RI keempat, Shinta Nuriyah Wahid, berpendapat  bahwa  saat ini gerakan kelompok intoleran dan radikal sudah menguasai pemikiran sebagian besar masyarakat Indonesia. Pendapat itu berdasarkan survey yang dilakukan oleh The Wahid Foundation.

Mereka menyebarkan kebencian secara masif, intensif dan berlanjut dengan berkedok agama.  Menurut mantan  Ibu negara ini, beberapa temuan dari survei Wahid Institute cukup menghawatirkan. Pertama, hanya belasan persen yang tidak setuju mengganti ideologi negara. Kedua, 59 persen memiliki kebencian terhadap non-Muslim dan Etnis lain. Ketiga, kelompok-kelompok radikal saat ini juga secara intens masuk ke dalam lembaga-lembaga pendidikan.

Dikarenakan berbalut kegiatan agama, kebanyakan pengelola kampus tidak curiga. Wahid Foundation melaporkan hasil survei bahwa sedikitnya ada 11,5 juta orang yang berpotensi melakukan tindakan-tindakan radikal. Keempat, temuan survei yang dilakukan Pew Research Center pada 2015  menyebutkan  bahwa ada 10 juta warga Indonesia berpaham radikal.

Dengan temuan riset di atas, maka tidaklah heran kalau sebagian masyarakat menganggap Indonesia sudah memasuki darurat radikalisme bangsa. Indonesia tentu tidak menghendaki tragedi seperti negara-negara di Timur Tengah tersebut.  Radikalisme , fundamentalisme, intoleransi, dan kekerasan sosial atas nama apa pun, termasuk agama, bisa membawa bangsa Indonesia ke arah jurang perpecahan sebagaimana yang terjadi di belahan dunia lain, seperti Afghanistan, Irak, Suriah ,Tunisia, Yaman , Libya, dan juga Mesir.

 

SELENGKAPNYA: Perppu Ormas Diharapkan Mampu Perkuat Ideologi Bangsa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi