UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Kardinal Kolombo Ingin Pemerintah Larang Kelas Tutorial pada Hari Minggu

Nopember 9, 2017

Kardinal Kolombo Ingin Pemerintah Larang Kelas Tutorial pada Hari Minggu

Sejumlah siswa di Sri Lankan menggunakan sepeda saat pergi ke sekolah di Jaffna in this file photo. (AFP)

Kardinal Malcolm Ranjith dari Colombo telah meminta pemerintah Sri Lanka untuk melarang kelas tutorial pada hari Minggu.

“Saya sudah menulis surat kepada presiden untuk melarang ada kelas dari pukul 6.00 pagi sampai pukul 2.00 sore pada hari Minggu,” kata Kardinal Ranjith ketika menghadiri program Hari Guru Katolik di Kolese St. Yosep Kolombo pada akhir pekan lalu.

Kardinal mengatakan bahwa anak-anak Kristen juga perlu menghadiri sekolah Minggu.

“Anak-anak tidak punya waktu untuk bermain atau menikmati masa kecil mereka saat ini karena mereka mengikuti pelajaran,” katanya.

Kardinal mengatakan bahwa anak-anak dari keluarga Budha juga tidak bisa pergi ke kuil pada hari-hari suci umat Buddha karena mengikuti kelas tutorial.

Seorang guru agama Buddha, Ananda Rashown, yang berjuang untuk melarang kelas tutorial mengatakan bahwa semua pemimpin agama harus menekan pihak berwenang untuk menghentikan kelas semacam itu pada hari Minggu dan hari-hari suci agama.

“Siapa pun yang melakukan kelas pada hari Minggu harus dihukum,” katanya.

Kelas tutorial pada hari Minggu mendapat kritikan keras dari para guru dan beberapa orang tua yang mengaku bahwa itu berdampak buruk pada anak-anak.

Namun, yang lain berpendapat bahwa pelarangan kelas tutorial menghilangkan hak orang untuk bekerja pada hari Minggu dan bahwa pemerintah tidak memiliki hak untuk menerapkan larangan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi