UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Paus: Saya Terluka Melihat Mereka Gunakan HP Saat Misa

Nopember 9, 2017

Paus: Saya Terluka Melihat Mereka Gunakan HP Saat Misa

Paus Fransiskus memimpin Misa saat kunjungan ke paroki San Pier Damiani di Roma pada 21 Mei 2017. (AFP PHOTO / Andreas SOLARO

Paus Fransiskus mengatakan bahwa sangat mengganggu ketika orang memotret dirinya dengan telepon genggam selama Misa, terutama jika orang itu adalah seorang imam atau uskup.

“Ini mengganggu saya saat saya merayakan Misa di lapangan atau di basilika dan saya melihat begitu banyak ponsel di udara, tidak hanya dari umat, tapi juga dari beberapa imam dan uskup … Tolong … Misa bukan sebuah pertunjukkan, tapi sebuah perjumpaan dengan kisah Sengsara dan Kebangkitan Tuhan.”

Paus mengatakan dalam beberapa bulan ke depan dia akan berbicara tentang Ekaristi pada katekese hari Rabu untuk menjelaskan makna Misa.

“Sudahkah Anda melihat bagaimana anak-anak membuat tanda salib? Anda tidak tahu apa yang mereka lakukan, apakah itu membuat tanda salib atau menggambar. Mereka melakukannya seperti ini dan tidak tahu bagaimana …,” kata paus.

“Kita perlu belajar dan mengajar anak-anak untuk melakukannya dengan benar. Begitulah Misa dimulai, kehidupan dimulai, hari dimulai. Itu berarti kita telah diselamatkan oleh Salib Tuhan. Lihatlah anak-anak dan ajarkan mereka untuk membuat tanda salib dengan benar,” lanjut Paus Fransikus seperti dilaporkan Romereports.com

Paus Fransiskus mengingatkan bahwa, sama seperti para martir menyerahkan hidup mereka untuk membela Ekaristi, ada banyak orang Kristen saat ini yang menghadapai berbagai jenis penganiayaan untuk pergi Misa. Dia meminta umat Katolik untuk berhenti sejenak dan merenungkan makna Misa.

“Pikirkan … Saat Anda pergi Misa, Tuhan ada di sana. Anda terganggu, melamun … tapi Tuhan ada di sana. Mari pikirkan ini … ,” kata paus.

“[Tapi] Romo, Misa membosankan. Apa? Tuhan tidak mengatakan Misa membosankan?” ‘Tidak, tidak, bukan Misanya, tapi para imam. Para pastor harus berubah! Tuhan ada di sana. Mengerti? Jangan lupakan itu. ”

Ini adalah seri katekese ketujuh dari Paus Fransiskus. Selain menyelesaikan seri Year of the Faith yang dimulai oleh Benediktus XVI, paus telah mendedikasikan katekese tentang sakramen, karunia Roh Kudus, Gereja, keluarga, sukacita belas kasihan dan pengharapan.

 

SELANGKAPNYA klik video berikut ini

9 responses to “Paus: Saya Terluka Melihat Mereka Gunakan HP Saat Misa”

  1. krist says:

    kalau sedang kolekte atau pengumuman itu boleh menggunakan hp tidak?

  2. Tony says:

    Mohon maaf sebelumnya, saya katolik 100 persen namun bolehlah saya memberi masukan untuk para imam. Pertama ktika khotbah biasanya mat3ri kotbahnya melenceng dari isi bacaan kitab sucinya, kedua isi kotbah tidak membahas ayat ayat dalam kitab suci bagi kehidupan pribadi dan sosial umat. Mereka imam dg p3ndidikan setara Doktor S3 sudah seharusnya kotbah yg mengulas isi kitab suci. Oleh karena jarang membahas kitab suci makanya umat pun malas membawa Alkitab ke gereja. Jadi Alkitab buat apa di rumah karena bukan kebiasaan di rumahpun tidak pernah di baca. Mohon Bapak Paus membuat kebijakan yang baik bagi umat. Soal Hp saya setuju dengan anda.

  3. beteemesce says:

    Dalam satu kesempatan, Paus menganjurkan agar homili (kotbah dan Misa) singkat dan jelas (lihat : http://www.catholicherald.co.uk/news/2015/11/10/makes-homilies-short-and-simple-says-pope/ ).

    Nah, homili yang singkat dan jelas, adalah SARI dari 3 Bacaan dan mengkontekstualkan pesan itu dalam realitas hidup beriman. Dibutuhkan kemampuan untuk “menangkap pesan utama” dari bacaan-bacaan itu dan mengundang umat untuk mengaplikasikannya dalam konteks real (realitas yang terjadi). Karena itu, homili bukan ulasan panjang lebar dari perikop SAJA.

  4. Bernardus Wato Ole says:

    Kalau orang Katolik yang menghadiri perayaan misa tetapi asyik dengan kegiatan lain, tidak hanya mengganggu tetapi sendiri tidak mengalami kehadiran Tuhan.

  5. fyan says:

    Paus fransiskus terluka saat melihat orang bermain hp ketika misa.
    Tapi
    “Apaka dia terluka saat menghancurkan tradisi gereja?
    “Apaka dia akan merasa terluka jika gereja sampai terpeca akibat tindakannya?
    “Dan apaka dia terluka jika situasi di abad 15 terulang dlm tubu gereja.
    “Dan apaka dia terluka, dgn dara para martir di inggris saat gereja menolak keinginan raja henri utk menceraikan istrinya dan kawin dgn ana bolein.
    Sehingga terbentuk komonitas anglikan, yg membenci katolik dan hampir memusnakan seluru biarawan biarawati juga umat katolik yg tegu dan patu pda gereja?
    -dan apaka dia menangis, menyamakan iman dgan keinginan dan nafsu? Hingga ingin meruba aturan gereja yg sakral? Utk kepentingan nafsu.
    ‘-siapaka mereka hingga ia harus tunduk pda perbuatan dosa dan kuasa setan demi kehancuran gereja yg adala tubuh kristus yg keliatan?

    Apaka ia berpikir akan tertulis dlm sejara gereja dan dunia kemudian dikenang sepanjang masa dlm tindakannya yg zesat?
    PAUS FRANSISKUS
    itula tujuannya.

    Jika ada kehancuran dlm tubu gereja, sampai pda titik yg tidak diinginkan. Pembunuhan dan tindakan anarkisme antar pendukung.

    Jika bukan setan siapa lagi yg menginginkan kehanancuran itu.

  6. A. Baye JBPr says:

    Komentar saudara Fyan menunjukkan bahwa dia bukan seorang pengikut Katolik (Roma) atau seorang yang kecewa kepada Gereja Katolik, karena tersirat kebencian terhadap Paus Fransiskus dan Gereja.
    Mengenai penggunaan telepon genggam (hp) saat perayaan Misa dan khotbah/Homili, saya setuju dengan Paus Fransiskus….

  7. kons says:

    Mengikuti misa dengan durasi satu setengah jam itu sangat membosankan umat tp kalau ke diskotik atau pesta atau nonton berjam2 atau main fb berjam2, tidak membosankan. Akhirnya pastor disalahkan karena kotbah lama, misa tak menarik, dll.

  8. Beny says:

    saudara Fyan ini sok tau sembarangan dan punya potensi memecah belah gereja katolik. Anda itu berkomentar diluar konteks.

  9. Keith says:

    Orang Katholik sejati tidak akan pernah murtad. Gereja Katholik itu Apostolik. Paus penerus St. Petrus.. Sampai kapanpun akan tetap Katholik..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi