UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Pemda DKI Mengkaji Aturan Ornamen Natal di Pusat Keramaian

Desember 5, 2017

Pemda DKI Mengkaji Aturan Ornamen Natal di Pusat Keramaian

Beberapa ornamen dan dekorasi Natal di Papua (ucanews.com/Benny Mawel)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan pihaknya tengah mengkaji kebijakan tentang pemasangan ornamen Natal di pusat keramaian.

Sandiaga tak menjelaskan detail apakah kebijakan Pemerintah Provinsi DKI nanti akan dalam bentuk surat edaran atau instruksi Gubernur. Dia hanya memastikan bahwa aturan tersebut akan dibuat sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan gejolak atau gesekan di masyarakat.

“Yang penting mempersatukan warga. Itu yang penting,” kata Sandiaga seperti dikutip Viva.co.id 3 Desember 2017.

Seperti diketahui, menjelang hari raya Natal, kerap timbul perdebatan mengenai larangan pemasangan ornamen atau atribut Natal di pusat perbelanjaan dan tempat usaha hiburan lainnya.

Bahkan tahun lalu, Majelis Ulama Indonesia atau MUI mengeluarkan fatwa yang dituangkan dalam tujuh poin. Salah satunya ialah perlu menghormati antarumat beragama dan meminta karyawan muslim tidak harus mengenakan atribut Natal.

 

Polisi akan libatkan Muslim mengamankan Natal

Sebelumnya Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian mengatakan akan melakukan pendekatan secara persuasif kepada kelompok atau organisasi kemasyarakatan (ormas) agar tak melakukan sweeping atribut Natal.

“Tekniknya kami lakukan langkah pendekatan kepada mereka, sosialisasi. Di grassroot banyak enggak paham,” kata Tito di Mabes Polri, Jakarta.

Tito mengatakan, Polri dan TNI dan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait akan secara bersama-sama melakukan pengamanan agar hari besar umat Kristiani bisa berjalan lancar. Tak hanya itu, selain Natal, pengamanan ini juga dilakukan untuk perayaan tahun baru 2018.

“Semua antisipasi potensi gangguan. Tapi semua kembali pada masyarakat agar mendukung untuk tertib. Soal pengamanan akan kami libatkan kelompok Islam, NU, Anshor, untuk bantu amankan gereja,” ujarnya.

Mantan kapolda Metro Jaya ini mengatakan, selain pengamanan, Polri bersama kementerian dan lembaga terkait juga memastikan agar harga kebutuhan bahan pokok tetap stabil dan tidak mengalami lonjakan. Lalu, mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas karena libur panjang dan antisipasi aksi teror.

“Saya pikir jangan khawatir, yang besar seperti Lebaran saja kami tangani. Insya Allah kami bisa tangani dengan kerja sama, kekompakan, sinergi di lingkungan pemerintah, didukung masyarakat,” ujarnya.

Sumber: Viva.co.id

One response to “Pemda DKI Mengkaji Aturan Ornamen Natal di Pusat Keramaian”

  1. Aloysius K.Ruslim, drg, Mkes says:

    heran, katanya mempersatukan, tapi malah mempersoalkan yang selama ini tidak masalah. yaqng selalu diperhatikan tudinga dari mereka yabg anti keberagaman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi