UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

KA Chittagong Rayakan 500 Tahun Masuknya Agama Katolik

Desember 12, 2017

KA Chittagong Rayakan 500 Tahun Masuknya Agama Katolik

Uskup Agung Chittagong Mgr Moses M. Costa CSC memulai perayaan “Tahun Misi 2018” yang dirancang untuk memperingati 500 tahun masuknya agama Katolik di wilayah Bengal Timur (sekarang Banglades) di Katedral Santa Maria Rosario Suci di Chittagong, Banglades, pada 10 Desember. (Kredit foto: KA Chittagong)

Keuskupan Agung (KA) Chittagong di Banglades bagian tenggara baru-baru ini memulai perayaan yang berlangsung selama setahun untuk memperingati 500 tahun masuknya agama Katolik di negara itu.

Uskup Agung Chittagong Mgr Moses M. Costa CSC meluncurkan “Tahun Misi 2018” pada Misa Minggu (10/12) di Katedral Santa Maria Rosario Suci.

Sebelas paroki dan dua stasi merayakan pembukaan tahun khusus itu pada hari yang sama.

“Hari ini kita mengenang kontribusi terbesar dari para misionaris perdana, Pastor Francesco Fernandez dan Pastor Dominico D’Souza. Selama 500 tahun perjalanan iman kita, Gereja telah diberkati oleh pelayanan dari 18 uskup, ratusan imam dan biarawati dari 27 kongregasi serta banyak misionaris awam dan katekis,” kata prelatus itu.

“Kita juga mengenang para misionaris – Pastor Francesco Fernandez, Pastor Andre Bovis dan lebih dari 600 umat Kristiani – yang menjadi martir pada tahun 1602 dan 1625 di Chittagong. Kita adalah buah dari kehidupan misionaris mereka,” lanjutnya.

Mgr Moses juga mengeluarkan surat gembala untuk semua paroki dan stasi di wilayah keuskupannya. Ia meminta adanya “renungan, diskusi dan katekese bagi umat Katolik demi pembaruan iman mereka” sepanjang tahun itu.

Dalam surat gembalanya, ia juga menyebut tujuh prioritas pastoral sepanjang tahun itu: katekese dan peneguhan iman, pendidikan dan kebudayaan, pengembangan organisasi, keberlangsungan ekonomi, pelayanan kesehatan, dan evangelisasi.

Chittaging berperan besar dalam pertumbuhan agama Katolik di Banglades.

Tahun 1517, para pedagang Kristiani asal Portugis berlabuh di pelabuhan Chittagong di Bengal Timur (sekarang Banglades). Pada periode 1518-1597, Chittagong menjadi bagian dari Keuskupan Goa di India.

Tahun 1845, Chittagong menjadi Vikariat Bengal Timur. Wilayah ini kemudian dipercayakan kepada Keuskupan Dhaka pada tahun 1886. Keuskupan Chittagong berdiri tahun 1950 dan diangkat menjadi keuskupan agung pada 2 Februari 2017. Mgr Moses adalah uskup pertama.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi