UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Imam Yesuit Asal Australia Buka Pikiran untuk Dunia Muslim

Desember 14, 2017

Imam Yesuit Asal Australia Buka Pikiran untuk Dunia Muslim

Pastor Oaul Jackson SJ duduk di ruangannya di rumah untuk para imam Yesuit purnakarya in Patna, Negara Bagian Bihar. (Foto: Julian S. Das)

Pastor Paul Jackson SJ asal Australia cukup terkenal atas upayanya dalam membangun dialog Kristen-Islam di India.

Ia pernah ditanya oleh seorang biarawati, apakah ia bisa bernyanyi lagu-lagu Islami Sufi atau tidak. Namun nampaknya ia tidak bisa.

Lalu ia mendekati biarawati itu dan berkata: “Saudariku, saya Paul Jackson, bukan Michael Jackson.”

Mereka pun tertawa.

Kisah ini diceritakan oleh Pastor Patrick Pradhan dari Serikat Yesus Provinsi Darjeeling. Ia bertemu Pastor Jackson di New Delhi sekitar 35 tahun lalu.

Ketika Pastor Jackson bercerita tentang Sufi, “matanya bersinar,” kata Pastor Pradhan.

Pastor Jackson tiba di Hazaribag, Negara Bagian Jharkhand, pada tahun 1963 untuk bergabung dengan sebuah perkumpulan imam-imam Yesuit asal Australia. Namun ia tinggal di Patna, ibukota Negara Bagian Bihar.

Tahun 1960-an, ia mencari cara untuk menanggapi panggilan Konsili Vatikan II untuk umat Katolik “untuk membuka jendela” agama mereka.

“Salah satu momen paling penting dalam hidup saya adalah ketika saya mengatakan kepada diri saya sendiri: biarkan saya mencoba melakukan sesuatu untuk umat Islam,” kata Pastor Jackson.

Ia kemudian mulai belajar Bahasa Urdu dan Hindi.

Tahun 1976, ia mulai menempuh studi doktoral tentang Serafuddin Maneri, mistikus Sufi terkenal abad ke-14 dari Negara Bagian Bihar.

Setelah meraih gelar doktor, Pastor Jackson mulai mengadakan kursus “Menjelajahi Islam” untuk para murid teologi di Patna.

Ia mengirim muridnya dua-dua untuk meluangkan 10 hari bersama umat Islam yang miskin dan dari kalangan menengah serta kaum Sufi.

Ia masih menerjemahkan sejumlah dokumen Islam, menulis artikel dengan tema Islam dan menjadi pembicara dalam konferensi dan seminar untuk umat Islam.

Pastor Jackson mengakui bahwa para imam Yesuit kini lebih terbuka akan dialog lintas-iman dibanding beberapa dekade lalu.

Apakah mimpinya untuk membantu umat Islam terpenuhi? “Tentu saja iya!” jawabnya sambil tersenyum.

Pastor Victor Edwin SJ, dosen mata kuliah Islam dan Hubungan Kristen-Islam di Kolese Teologi Vidyajyoti yang dikelola Serikat Yesus di Delhi, mengatakan Pastor Jackson menyadari bahwa “keterbukaan untuk menerima” adalah inti dari dialog.

Salah satunya adalah meniru Manerin yang bertekun dalam studi, mengajar dan melakukan pelayanan tiada henti, kata Pastor Edwin.

 

3 responses to “Imam Yesuit Asal Australia Buka Pikiran untuk Dunia Muslim”

  1. jamin says:

    congrat Pastor PJ. Spero Spera.. Sola Gratia

  2. Beatrix tapoona says:

    Luar biasaaaa… Semoga akan muncul imam jesuit yg seperti ini lebih banyak lagi.

  3. Mantap pater semoga bisa menjadi contoh bagi pastor lainnya di dunia saat, kita jalin dialog dengan muslim bukan sekedar harmonisasi tapi lebih dari itu, membangun hubungan iman untuk Tuhan yang sama, ESA dan kekal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi