UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Ketidakhadiran Uskup Dalam Misa Pembukaan Kembali Katedral Shanghai Muncul Spekulasi

Desember 22, 2017

Ketidakhadiran Uskup Dalam Misa Pembukaan Kembali  Katedral Shanghai Muncul Spekulasi

Pastor Thaddeus Ma Daqin mempersembahkan Misa pada Hari Doa Sedunia untuk Tiongkok pada 24 Mei di Shanghai. Foto ini diambil tahun 2012. (Foto: ucanews.com)

Ketidakhadiran Uskup Auksilier Thaddaeus Ma Daqin dari Keuskupan Shanghai, yang  menjalani tahanan rumah sejak tahun 2012,  saat Misa di katedral Shanghai memunculkan spekulasi mengenai statusnya.
Uskup tersebut  sangat diharapkan akan memimpin Misa pada 16 Desember untuk merayakan pembukaan kembali katedral Shanghai yang berusia 112 tahun setelah dua tahun direnovasi.
Tahun 2016, Uskup Ma, melalui sebuah surat terbuka, menyesali keputusannya untuk meninggalkan Asosiasi Patriotik Katolik (CPA), yang diakui pemerintah. Dia diangkat sebagai uskup oleh asosiasi itu tahun 2012, namun tiba-tiba ia mengundurkan diri dari CPA. Setelah dia mengundurkan diri, dia ditempatkan di dalam tahanan rumah di seminari Sheshan, keuskupan Shanghai, dan pihak berwewenang Tiongkok mencabut gelar uskupnya.
Sejak dia ditahan dia telah merayakan Misa secara publik, pengamat terkemuka percaya bahwa kondisi di sekitar tahanan rumahnya sudah tenang.
Uskup Ma menambahkan intrik lebih lanjut untuk tidak menunjukkannya dengan memasang gambar di akun Wechat-nya yang menunjukkan semangkuk bubur dengan seutas biji fermentasi dan kata-kata “Saya di sini di seminari Sheshan.”
Seorang Katolik Shanghai yang menyebut dirinya bernama John melaporkan kepada ucanews.com bahwa banyak umat Katolik mengharapkan Uskup Ma hadir atau bahkan memimpin Misa pada 16 Desember.
“Kami berharap dapat melanjutkan tugas kegembalaannya, walaupun pihak berwenang sekarang hanya mengakuinya sebagai imam,”katanya.
Katedral tersebut, Gereja Katolik terbesar di Shanghai, dibangun tahun 1905 dan ditunjuk oleh Dewan Negara Tiongkok sebagai bangunan warisan resmi tahun 2013. Namun, kebocoran dan masalah struktur bangunan  yang parah sangat nampak terlihat saat dua tahun renovasi yang selesai pada awal Desember ini.
Misa pembukaan kembali merupakan peristiwa besar, yang dipimpin secara konselebrasi  dengan  konselebran utama Pastor  Wu Jianlin dengan sekitar 50 imam lokal dan juga para pastor tamu  dari Shanghai dan keuskupan lainnya. Lebih dari 2.000 umat Katolik bergabung dalam Misa tersebut.
Ketika dia bertobat tahun 2016, kata Uskup Ma dalam sebuah artikel online bahwa dia “ditawari” untuk berbicara melawan CPA.
Tiga bulan kemudian, dia diterima kembali sebagai wakil direktur CPA Distrik Songjiang di Barat Daya kota Shanghai, yang tampaknya sebagai pratanda dimulainya pemulihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi