UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Mahasiswa Jepang ngobrol dengan Paus Fransiskus melalui video

Desember 22, 2017

Mahasiswa Jepang ngobrol dengan Paus Fransiskus melalui video

Seorang wanita menyentuh wajah Paus Fransiskus pada audiensi umum mingguan di Vatikan. (Foto: Andreas Solaro/AFP)

Para mahasiswa di sekolah-sekolah yang dikelola Yesuit di Jepang menikmati beberapa saat berbicara dengan Paus Fransiskus  melalui video conference di antara Vatikan dan Jepang.

Obrolan selama satu jam diadakan pada 18 Desember lalu  di Universitas Sophia, yang didirikan tahun 1913 oleh para Yesuit di Tokyo.

Paus berbicara dalam bahasa Spanyol, yang diterjemahkan ke bahasa Jepang, dan menjawab delapan pertanyaan yang dipilih dari sekitar 100 pertanyaan yang diajukan oleh para mahasiswa.

Diskusi melalui video itu disiarkan langsung dan tersedia di Saluran Universitas Sophia di YouTube.

“Pendidikan yang tidak memberikan pelayanan kepada orang lain adalah pendidikan yang menuju pada kegagalan,” kata Paus Fransiskus kepada para mahasiswa.

Bapa Suci mengatakan, “Ini adalah pendidikan referensi diri yang hanya berpusat pada dirinya sendiri, dan ini sangat berbahaya.”

Ketika ditanya apa yang menjadi perhatian dan harapan utamanya bagi pemuda masa kini, Bapa Suci menjawab, “untuk menemukan kembali ingatan, yaitu akar, tapi tidak menyimpannya di lemari, tapi untuk membuat mereka saling berdialog satu sama lain saat ini, serta mampu melihat ke masa depan.”

Dengan memberikan dorongan kepada para mahasiswa, Paus Fransiskus mengatakan, “Dalam menghadapi tantangan masa kini, akar-akar itu akan berbuah, dan ke depan mereka akan berkembang.”

Pertanyaan lain berkisar: “Apa sukacita terbesar Anda sejak menjadi Paus?” Tentu saja bagaimana  mengatasi masalah lingkungan, pengungsi, dan agama.

Dua Yesuit Argentina, Pastor Renzo De Luca SJ,  Provinsial Yesuit, dan  Pastor Juan Carlos Haidar SJ, profesor Fakultas Teologi Universitas Sophia, ikut serta dalam pertemuan tersebut. Mereka adalah mahasiswa seminaris ketika Paus Fransiskus, saat itu sebagai Jorge Mario Bergoglio, adalah Rektor Fakultas Filsafat dan Teologi Universitas San Miguel di Buenos Aires, Argentina.

Pertanyaan terakhir datang dari seorang mahasiswa dari Kota Kobe. Dia bertanya apa kesan Sri Paus dari bangsa Jepang. He menjawab bahwa dia memiliki gambaran tentang “orang Jepang adalah orang-orang yang penuh dengan cita-cita, dengan kekuatan  religius yang mendalam, yang bekerja keras, yang telah banyak melewati masa-masa kelam.”

 

One response to “Mahasiswa Jepang ngobrol dengan Paus Fransiskus melalui video”

  1. Emirensiana Nipu says:

    Very good to hear about this event….
    Thank you for your sharing

    Timor lests

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Vietnam
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi