UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Paus Minta Orang Katolik untuk Tanpa Ragu Mengaku Dosa

Januari 11, 2018

Paus Minta Orang Katolik untuk Tanpa Ragu Mengaku Dosa

Paus Fransiskus menyalami umat pada audiensi umum mingguannya di Aula Paulus VI, 3 Januari di Vatikan. (Foto: Alberto Pizzoli / AFP)

Ketakutan dan rasa malu untuk mengakui dosa yang kita lakukan menyebabkan kita menunjuk jari dan menuduh orang lain daripada mengakui kesalahan sendiri, kata Paus Fransiskus.

“Sulit untuk mengaku bersalah, tapi sangat bagus untuk mengaku dengan tulus. Tapi kita harus mengaku dosa kita sendiri,” kata paus saat audiensi awal tahun.

Mengakui dosa yang dilakukan mempersiapkan seseorang untuk memberi ruang di dalam hatinya untuk Kristus, kata paus. Tapi seseorang yang memiliki hati “penuh dengan dirinya sendiri, penuh dengan kesuksesannya sendiri” tidak menerima apapun karena dia sudah kenyang oleh “keadilan yang diberikan dirinya sendiri.”

“Mendengarkan suara hati nurani dalam keheningan memungkinkan kita menyadari bahwa pikiran kita jauh dari pikiran ilahi, bahwa kata-kata dan tindakan kita seringkali bersifat duniawi, dipandu oleh pilihan yang bertentangan dengan Injil,” kata paus.

Mengakui dosa seseorang kepada Tuhan dan gereja membantu orang memahami bahwa dosa tidak hanya memisahkan kita dari Tuhan tetapi juga dari saudara dan saudari kita, kata paus seperti dikutip Catholic News Service.

“Dosa memutuskan hubungan kita dengan Tuhan dan dengan saudara dan saudari kita, di keluarga kita, di masyarakat, di komunitas,” kata paus. “Dosa selalu memutuskan, memisahkan, memecahbelah.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi