UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Demi Nilai Kebangsaan, VPI Kembangkan Sayapnya ke NTT

Pebruari 6, 2018

Demi Nilai  Kebangsaan, VPI Kembangkan Sayapnya ke NTT

Dewan Pimpinan Nasional Vox Point Indonesia dan Dewan Pimpinan Daerah Vox Point Indonesia NTT foto bersama usai pelantikan.

Demi memperkuat nilai-nilai kebangsaan, Vox Point Indonesia (VPI) mengembangkan sayapnya di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Vox Point Indonesia.

“Pengukuhan DPD NTT merupakan bentuk komitmen dan keseriusan DPN Vox Point Indonesia agar bendera Vox Point Indonesia terus berkibar demi terwujudnya misi mengembangkan nilai-nilai kebangsaan di seluruh tanah air,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional  VPI  Yohanes Handojo Budhisedjati.

Handojo mengatakan VPI  hanya fokus pada tiga hal yakni sebagai lembaga kajian, lembaga kader dan lembaga edukasi.

“Sebagai lembaga kajian. Kita harus melihat apa yang menjadi permasalahn di daerah ini. Silahkan dikaji, kemudian dicarikan solusinya. Kemudian sebagai lembaga kader. Vox harus bisa menjadikan orang yang tidak tau apa-apa tentang politik sampai tahu tentang politik. Dari sisi pembelajaran dan pengkaderan seperti Rekoleksi Politik (Rekpol) yang berisi tentang ajaran sosial Gereja dan pengetahuan politik. Kemudian pengkaderan Bela Negara,” ujarnya.

“Ketiga sebagai lembaga edukasi. Kita wajib meberikan dan membagi pengetahuan melalui seminar dan dialog politik. Di NTT banyak tokoh politik. Kami ingin program-program itu bisa dijalankan di NTT,” ujar Handojo.

Acara pengukuhan ini berlangsung dalam perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pastor Moderator  DPN VPI  RD. Rofinus Neto Wuli dan Ketua Komisi Kerawam Keuskupan Agung Kupang, RD. Maxi Un Bria, di aula Biara Susteran RVM, Kupang, NTT, belum lama ini.

Dalam sambutannya, Ketua DPD  VPI  NTT, Dominikus Minggu Mere, menceritakan bahwa ia dan rekannya (dokter Hyron Fernandez) diminta oleh DPN VPI  untuk memfasilitasi pembentukan DPD VPI NTT usai mengikuti Rekoleksi Politik (Rekpol) yang diselenggarakan oleh DPN VIP  pada 9-10 Desember 2017 yang lalu.

“Setelah Rekpol (Rekoleksi Politik) itu, kami berdiskusi dengan perwakilan DPN, untuk mengetahui gambaran serta tugas apa saja yang harus dikerjakan, dikembangkan berkaitan dengan implementasi pelaksanaan Vox Point Indonesia. Setelah itu, kami dapat mandat untuk memfasilitasi pembentukan DPD NTT. Puji Tuhan, pada hari ini kita bisa menyaksikan pelantikan DPD dan beberapa DPW di NTT,” kata dokter Domi.

Ia mengatakan, dalam rangka menjalankan visi misi Vox Point Indonesia di daerah NTT, dirinya telah berdiskusi dengan beberapa teman-teman penggagas dan para tokoh senior NTT. Dalam waktu dekat, lanjut Domi, akan diselenggarakan kembali Rekoleksi Kebangsaan seperti yang telah dilakukan pada hari Sabtu 27 Januari 2017 menjelang prosesi pelantikan.

“Kami merancang dalam jangka pendek dan panjang. Dalam jangka pendek, tiga bulan ke depan secara bersama-sama kita ingin mengadakan sekali lagi Rekoleksi Kebangsaan. Hal ini untuk menghimpun kembali para saudara semua yang sudah masuk di dalam kepengurusan DPD maupun DPW, tapi belum mengikuti Rekoleksi Kebangsaan,” kata dokter Domi.

“Kami akan melakukan identifikasi berbagai masalah, mendengar berbagai masukan. Kita ingin mendengar apa saja isu-isu strategis yang terus kita rincikan bersama dan melakukan prioritas masalah, kemudian kita susun program dan kegiatan,” sambungnya.

Program yang akan dikerjakan, kata Domi sesuai dengan program yang sudah digariskan oleh Dewan Pimpinan Nasional Vox Point Indonesia.

“Kita akan bersama-sama mendengar masukan dari teman-teman. Kita juga bersinergi dengan Ormas Katolik yang lain, Pemuda Katolik, PMKRI, ISKA, FMKI, WKRI. Kita akan sama-sama mendiskusikan hal-hal mana saja yang belum dilaksanakan oleh organisasi tersebut,” ungkapnya.

Ia juga berharap kerja sama pengurus dan senior Katolik yang bergabung dalam kepengurusan. “Kita punya banyak senior dan tokoh Katolik yang bergabung di DPD NTT, tentu mendengar apa kata mereka,” ujar dgr Domi Mere yang adalah Direktur RSUD Prof. Dr WZ Johannes Kupang.

Vox Point Indonesia sudah berada di sembilan provinsi, diantaranya DKI Jakarta, Banten, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Lampung, Yogyakarta, Jawa Barat, dan Papua. Sementara Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi yang kesepuluh.

Selain melantik pengurus Vox Point Indonesia DPD NTT, ikut dilantik juga DPW VPI Ngada, Timor Tengah Utara, Malaka, Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Eman Dapa Loka, Kupang

One response to “Demi Nilai Kebangsaan, VPI Kembangkan Sayapnya ke NTT”

  1. Tonny says:

    Proviciat, semoga menghasilkan buah berlimpah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi