UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Di Tahun Anjing, Pecinta  ​​Bunda Maria Diajak untuk Belajar Setia

Pebruari 22, 2018

Di Tahun Anjing, Pecinta  ​​Bunda Maria Diajak untuk Belajar Setia

Umat Katolik berdoa untuk tahun baru di Biara Redemptoris di Kota Ho Chi Minh pada 16 Februari. (Foto: ucanews.com)

Para devosan  Bunda Maria di Vietnam diajak untuk menghayati contoh kesetiaan, kesopanan, dan kewaspadaan anjing yang terus melindungi keluarga mereka.

Ribuan orang melakukan ziarah ke Gereja Bunda Maria Penolong Abadi pada tiga hari pertama Tet atau Tahun Baru Imlek, yang dimulai pada 16 Februari. Gereja yang dipimpin Kongregasi  Redemptoris itu berada di Ho Chi Minh City.

Uskup Lang Son Cao Bang Mgr Joseph Chau Ngoc Tri meminta para peziarah “untuk menunjukkan kesetiaan, keramahan dan perhatian  anda satu sama lain di Tahun Anjing ini.”

Anjing adalah contoh  terpenting binatang kesayangan yang melindungi keluarga, tambahnya.

Uskup Tri, ketua Komisi Keluarga  Konferensi Waligereja Vietnam, mengatakan bahwa dia diberi tiga foto – seekor anjing yang tergeletak di dekat makam pemiliknya, seekor anjing memeluk seekor kucing, dan seekor anjing lagi mengawasi setumpuk uang.

Prelatus tersebut mengatakan bahwa peserta ziarah harus mengungkapkan kesetiaan kepada pasangan mereka, anak-anak, tradisi keluarga, nenek moyang dan kehendak Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Dia mengatakan semua orang ingin mencapai ketenaran, kesuksesan dan kenikmatan  duniawi, yang juga bisa merusaknya.

“Kita harus selalu  berjaga dan berdoa kepada Tuhan untuk menggunakan bakat dan talenta yang Tuhan berikan kepada kita untuk membangun keluarga kita,” tambahnya.

Dia mengingatkan bahwa ketenaran, kehormatan dan kekayaan tidak membawa kebahagiaan.

Uskup Tri, yang memimpin  Misa dalam rangka mengenang  arwah para  leluhur, meminta anggota keluarga untuk meluangkan waktu untuk peduli, saling berbagi cerita satu sama lain dan mempererat hubungan.  Manusia jaman ini  terus menerus bekerja dan menikmati kesenangan mereka sendiri, tapi mengancam ikatan keluarga.

Uskup Agung Paul Bui Van Doc dari keuskupan agung Ho Chi Minh City memimpin sebuah Misa untuk perdamaian dan kemakmuran bangsa, sementara Uskup Auksilier  Joseph Do Manh Hung dari Ho Chi Minh City memimpin  Misa untuk memohon berkat atas pekerjaan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi