UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Di Cina, Banyak Salib di Gereja Katolik Dibongkar

Maret 14, 2018

Di Cina, Banyak Salib di Gereja Katolik Dibongkar

Katedral Shangqiu di provinsi Henan Sebelum salib dibongkar.

Salib-salib besar di gereja-gereja termasuk Katedral Hati Kudus Yesus di Shangqiu, Cina selatan telah diturunkan  oleh pemerintah kabupaten itu.

Ini adalah gereja Katolik pertama di provinsi Henan yang salibnya  diturunkan. Pejabat pemerintahan  kemudian memasang salib  baru tapi ukurannya jauh lebih kecil.

Sebuah sumber yang meminta untuk tidak disebutkan namanya mengatakan kepada ucanews.com bahwa petugas  lapangan dan pejabat distrik itu pada  8 Maret meminta gereja tersebut untuk menurunkan salibnya.

“Pejabat pemerintah daerah mengatakan salib  besar di puncak  katedral itu harus diturunkan tapi petugas  gereja tidak menyetujuinya,” kata sumber tersebut.

Petugas  gereja melaporkan kejadian tersebut ke kantor urusan agama kota dan kabupaten.  Mereka juga tidak setuju dengan penurunan salib tapi petugas lapangan dan pejabat  kabupaten itu berkeras meminta salib harus  diturunkan.

Pejabat dari kedua instansi  tersebut mengunjungi pejabat distrik, yang menolak untuk  menurunkan salib pada  9 Maret.

Gereja Selatan terdiri dari satu gereja kecil tua, satu  katedral dan satu menara di gerbang.  Sebanyak 10 salib sudah diturunkan – enam di atas gereja katedral, satu di atas pintu katedral, dan tiga di atas gereja tua di sebelah katedral.

Setelah penurunan  salib-salib itu, beberapa orang Katolik pergi ke katedral dan berdoa di luar gereja. Seorang wanita tua terlihat menangis.

Sumber tersebut mengatakan seseorang melaporkan kejadian tersebut ke Kongres Rakyat Nasional (NPC) provinsi dan Konferensi Konsultasi Politik Rakyat Cina (CPPCC).

Di bawah tekanan kedua organisasi tersebut, petugas lapangan mengganti dengan salib-salib baru pada 10 Maret.

Hanya tiga salib, bukan enam yang ditempatkan di atas katedral, sementara yang satu diletakkan di atas pintu katedral dan satu lagi  di gereja tua.

Salib besar di atas katedral setinggi tiga meter diganti dengan salib baru yang  hanya setinggi satu setengah meter.

Pastor John dari provinsi Henan mengatakan tindakan kader itu “brutal” dan salah memahami peraturan  baru ini mengenai urusan keagamaan.

Seorang Katolik yang bekerja di NPC  dan CPPCC provinsi itu mengatakan katedral tersebut legal, namun penghilangan salib itu ilegal dan harus dihentikan. Dia bertanya mengapa salib warisan asli tidak dipasang kembali.

Beberapa insiden  menargetkan  kelompok Kristen Henan baru-baru ini, termasuk penghilangan salib dan postingan tanda-tanda yang melarang anak-anak di bawah umur  memasuki gereja-gereja, namun Pastor John meyakini Henan bukanlah target utama.

“Karena peraturan perundangan agama yang baru direvisi akan terus diberlakukan, insiden semacam itu  akan terjadi secara nasional,” katanya.

Tindakan keras terhadap kelompok agama seperti Cahaya Bagian Timur  dimulai di Henan dan kemudian berdampak pada agama Kristen, katanya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi