UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Dua Universitas Katolik Dipilih Jadi Pengasuh Perguruan Tinggi Berkembang

April 13, 2018

Dua  Universitas Katolik  Dipilih Jadi Pengasuh Perguruan Tinggi Berkembang

Kampus Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta.

Dua universitas Katolik dengan akreditasi A   di Indonesia dipilih oleh pemerintah untuk membantu Perguruan Tinggi (PT) berkembang demi meningkatkan mutu mereka.

Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya  Jakarta dan Unika  Soegijapranata Semarang termasuk  29 universitas  terkemuka di Indonesia yang dipilih oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Natsir untuk manjadi pengasuh.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah  meningkatkan standar perguruan  tinggi di dalam negeri dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Pemerintah menginginkan 29 universitas tersebut untuk mengasuh perguruan tinggi yang masih berkembang, tidak hanya di bagian akademik, tetapi juga berkaitan dengan administrasi dan manajemen.

Indonesia memiliki lebih dari 4.600 perguruan tinggi negeri dan swasta, tapi banyak di antara mereka belum menembus  akreditasi A.

Ada lebih dari 20 perguruan tinggi  Katolik di Indonesia dan empat universitas Katolik memperoleh akreditasi A dari Kemenristekdikti  tersebut.

Elisabeth Rukmini, Wakil Rektor untuk Kerjasama, Penelitian & Perencanaan Strategis di Unika  Atma Jaya, mengatakan Unika  Atma Jaya menganggap tugas itu sebagai suatu kehormatan, yang menunjukkan pemerintah mengakui Atma Jaya sebagai salah satu universitas  terbaik di Indonesia.

Dia mengatakan Atma Jaya akan mengasuh  empat perguruan  tinggi  Katolik dan Protestan di provinsi Nusa Tenggara Timur di mana kualitas pendidikan menjadi masalah besar di sana.

“Tugas kami adalah membantu meningkatkan akreditasi mereka,” kata Rukmini kepada ucanews.com.

Menurut Rukmini, program ini akan berlangsung setahun. Sebelumnya Unika Atma Jaya juga mengasuh tiga perguruan tinggi di Nusa Tenggara Timur  dan sebuah perguruan tinggi di Palembang, Sumatra Selatan.

“Kami juga akan mengundang dosen mereka  untuk magang di kampus Atma Jaya,” katanya.

Sementara itu, Unika  Soegijapranata telah diberikan tugas untuk mengasuh  lima perguruan tinggi di bawah akreditasi C.

“Pemerintah telah menugaskan kepada kami lima universitas di Medan, Sumatra Utara, dua di antaranya milik Gereja Katolik dan tiga lainnya milik Gereja Protestan,” kata Agustinus Liwu Handoko, salah satu anggota tim pengasuh dari Unika Soegijapranata.

“kami akan mengadakan lokakarya guna  membantu mereka memperbaiki administrasi, manajemen dan proses akreditasi mereka dan kami juga akan mengundang dosen mereka untuk melihat bagaimana cara kerja kami  di Unika Soegijapranata,” tambahnya.

Sebelumnya Unika Atma Jaya juga mengasuh dua perguruan tinggi di Manado, Sulawesi Utara, dan dua perguruan tinggi di Pontianak, Kalimantan Barat.

Pastor Vincentius Darmian Mbula OFM, pakar pendidikan dan ketua Dewan Nasional Majelis Pendidikan  Katolik, menyambut baik inisiatif ini.

Dia mengatakan banyak universitas – termasuk universitas Katolik – berjuang untuk memberikan yang terbaik.

“Saya berharap program ini dapat meningkatkan perguruan tinggi Katolik di Indonesia sehingga mereka dapat memberikan lebih banyak lulusan yang berkualitas,” katanya.

Pejabat Kemenristekdikti Aris Junaidi, mengatakan setiap universitas pengasuh  akan menerima dana Rp 300 juta karena terlibat dalam program tersebut.

 

One response to “Dua Universitas Katolik Dipilih Jadi Pengasuh Perguruan Tinggi Berkembang”

  1. Hendrikus Clement says:

    I am very proud of the fact that two Catholic Universities have been given responsibily to assist other private universities. As one of a Catholic university’s alumnus, namely Sanata Dharma University, I appreciate government’s efforts and commitment to quality higher learning. I hope I can also get involved in this programs to meet their mission.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi