UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Xanana Gusmao Menangi Pemilu di Timor-Leste

Mei 15, 2018

Xanana Gusmao Menangi Pemilu di Timor-Leste

Tokoh Kemerdekaan Timor-Leste Xanana Gusmao memasukan surat suara pada pemilu di Dili pada 12 Mei. (Foto: Valentino Dariell de Sousa/AFP)

Tokoh kemerdekaan Timor-Leste Xanana Gusmao telah memimpin Aliansi Perubahan dan Kemajuan (AMP) untuk meraih kemenangan yang menentukan dalam pemilihan kedua negara itu dalam 10 bulan ini.

Tetapi kesempatannya  merebut mayoritas mutlak dalam koalisi dengan dua partai lain mungkin telah terhalang karena dukungan Uskup Baucau Mgr Basilio do Nascimento terhadap  lawan-lawannya.

Pemungutan suara dilakukan secara damai dan hanya ada sedikit keluhan  berkaitan dengan ketidakberesan pemilu dan para pengamat internasional secara luas menganggapnya sebagai kemenangan lain untuk demokrasi yang masih muda di negara ini.

Timor-Leste, sebelumnya dikenal sebagai Timor Timur, memperoleh kemerdekaan  tahun 2002.

“Apa yang benar-benar mengesankan adalah proses penghitungan yang dilakukan bersama  seluruh masyarakat berkumpul di sekitar TPS,” kata Sara Niner, dosen Antropologi di Universitas Monash Melbourne.

“Prosesnya sangat gaya Timor: penghitungan terbuka dan transparan dengan pengawasan dari setiap komunitas,” kata Niner.

Dia juga memuji organisasi pemerintah yang menjalankan pemilu.

Partai oposisi utama Fretelin, dipimpin oleh perdana menteri pemerintah  berkuasa, Mari Alkatiri, memperoleh 23 kursi dari 65 kursi parlemen, mendapat tambahan 4,5 persen suara   sebagian besar berasal bagian timur negara itu.

Ada ketidakcocokan  di antara para klerus karena keterlibatan Uskup Nascimento dalam politik praktis.

Pastor Martinho Gusmao, rektor Seminari Santo Petrus dan Paulus di Dili,  mengatakan dia sedih dengan keterlibatan  uskup itu.

Namun, kemenangan itu memungkinkan AMP, kombinasi CNRT Gusmao (Partai Rekonstruksi Timor-Leste), Partai Pembebasan Rakyat dari mantan Presiden Tuar Matan Ruak dan kelompok seni bela diri yang berubah menjadi partai politik KHUNTO untuk membentuk pemerintahan sendiri.

AMP memenangkan 34 kursi, Fretelin  23, Partai Demokrat 5, dan Forum Pembangunan Demokratis (kumpulan partai kecil) 3 kursi.

“Sebagai orang muda, suara saya akan membantu menentukan masa depan negara ini,” kata Simao Correa, 24, dari  Railaco kepada ucanews.com.

Dia menyatakan keyakinannya bahwa pemerintah yang akan datang akan melakukan segala upaya  meningkatkan pendidikan, layanan kesehatan, pertanian dan infrastruktur.

Tetapi, orang dalam AMP berhati-hati terhadap Presiden Timor-Leste, Francisco Guterres Lu’olo, yang juga presiden Fretelin  dan didukung dalam pemilu  Maret 2017 oleh Gusmao.

Lu’olo memilih mengadakan  pemilu kedua daripada mengukuhkan AMP sebagai pemerintah pada saat itu.

Setelah memberikan suaranya pada 12 Mei, Lu’olo mendesak semua pemilih “menerima hasil pemilihan.”

Tetapi, sehari setelah pemilu, Alkatiri mengatakan, setelah ia mendesak para pendukungnya pada hari pemungutan suara menerima hasilnya, sekalipun ia meragukan hasil di Oekusi.

“Kita akan melihat bagaimana kohabitasi antara seorang presiden Fretelin dan seorang perdana menteri AMP ke depan,” kata Michael Leach, Profesor Politik di Universitas Swinburne Australia, yang berada di Dili sebagai pengamat pemilu resmi.

Leach mencatat bahwa Lu’olo adalah orang pertama yang terpilih sebagai presiden negara saat berafiliasi dengan partai politik.

“Pemilihan Fretelin naik 4,5 persen, pertama kali naik secara signifikan sejak 2007,” katanya. Penambahan suara itu berasal pemilih partai kecil.

“Fakta bahwa ada hasil yang jelas dan menentukan adalah baik untuk negara yang telah dilanda periode ketidakpastian politik yang berlarut-larut sejak Juli lalu.”

Leach menunjukkan bahwa mayoritas mutlak akan memungkinkan AMP  membalikkan veto presiden mana pun.

Di Timor-Leste, presiden dapat memveto RUU parlemen, tetapi ini bisa dibalik.

“Kami mengharapkan masalah dari Lu’olo, meskipun mungkin tidak langsung: kami mengharapkan pertandingan, tapi semoga itu tidak akan mengarah pada pemilu  lebih awal,” kata seorang politikus

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi