UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Nuncius Baru Tiba di Korea Selatan

Mei 28, 2018

Nuncius Baru Tiba di Korea Selatan

Uskup Agung Alfred Xuereb, Duta Besar Vatikan untuk Korea Selatan dan Mongolia (keempat dari kiri), nampak bersama para uskup Korea dan sejumlah perwakilan Konferensi Waligereja Korea saat kedatangannya di Bandara Internasional Incheon pada 27 Mei. (Foto: The Catholic Times)

Duta Besar Vatikan untuk Korea Selatan dan Mongolia yang baru, Uskup Agung Alfred Xuereb, tiba di Seoul pada Minggu (27/5) untuk memulai misinya sebagai perwakilan Tahta Suci di sana.

“Peran utama dari seorang nuncius adalah membantu umat dan imam di gereja setempat. Saya akan bertemu para uskup di Korea sesegera mungkin dan mendengarkan apa yang akan mereka sampaikan,” kata prelatus keturunan Malta itu pada konferensi pers saat kedatangannya di Bandara Internasional Incheon.

“Saya juga akan berusaha lebih mendekatkan Tahta Suci dan Gereja Korea,” lanjutnya.

Mantan sekjen Sekretariat Ekonomi itu diangkat oleh Paus Fransiskus sebagai duta besar Vatikan untuk Korea Selatan dan Mongolia pada 26 Februari.

Dulu ia berkarya sebagai sekretaris pribadi kedua Paus Benediktus XVI dan sekretaris pribadi pertama Paus Fransiskus hingga Maret 2014.

Lahir pada 14 Oktober 1958, Uskup Agung Xuereb ditahbiskan sebagai imam pada 1984. Ia menempuh studi di Fakultas Teologi Kepausan Teresianum di Roma di mana ia memperoleh gelar PhD bidang teologi, jurusan spiritualitas.

“Paus Fransiskus meminta saya untuk menyampaikan berkat apostoliknya kepada para uskup dan umat Katolik di Korea pada Misa perpisahan saya bersama Paus pada 26 Mei,” katanya.

“Paus berharap proses perdamaian yang dimulai dengan pertemuan tingkat tinggi intra-Korea pada 27 April terus berlanjut dan akan sukses,” lanjutnya.

“Sebagai seorang wakil Paus di Korea Selatan, saya akan menyampaikan pandangan dan harapannya kepada otoritas di Korea,“ katanya.

Masyarakat Korea Selatan memilih seorang Katolik liberal, Moon Jae-in dari Partai Demokrasi Korea, pada Mei 2017. Ia telah bertemu pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, dua kali tahun ini termasuk pertemuan pada akhir Mei.

Pertemuan bilateral diadakan di tengah meningkatnya penyesuaian dan rencana “on-again” dan “off-again” terkait pertemuan antara Kim Jong-un dan President Amerika Serikat Donald Trump di Singapura Juni mendatang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

UCAN Indonesia
Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi